Kejahatan Kerah Putih 300 T Kemenkeu, Rizal Ramli Nilai Sri Mulyani Abai

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Moana

14 Mar 2023 04:11

Thumbnail Kejahatan Kerah Putih 300 T Kemenkeu, Rizal Ramli Nilai Sri Mulyani Abai
Ilustrasi aksi kejahatan kerah putih.(Dok.Pixabay)

KETIK, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan transaksi janggal di tubuh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Mahfud bahkan memastikan transaksi jumbo itu adalah tindak pencucian uang bukan korupsi. Berdasarkan laporan, transaksi mencurigakan tersebut melibatkan 476 pegawai kementerian keuangan sejak tahun 2009 sampai 2023.

Tindak lanjut dari pencucian uang tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum, baik itu KPK, Kejaksaan Agung dan Kepolisian.

Pernyataan Mahfud MD terus menjadi sorotan tajam publik. Namun, tanggapan teranyar dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani justru dianggap aneh oleh masyarakat maupun para pengamat. 

Baca Juga:
Crazy Rich OKI Diseret Kasus TPPU Narkotika, Jaksa Tuntut 5 Tahun Penjara dan Sita Aset Puluhan Miliar

Karena dalam tanggapan tersebut, Menkeu Sri Mulyani masih mempertanyakan cara perhitungan transaksi janggal sebesar Rp300 triliun di Kemenkeu. 

Begawan Ekonomi, DR. Rizal Ramli bahkan mengaku tidak habis pikir dengan apa yang ada dalam pikiran Menkeu Sri Mulyani. Apalagi jika mengingat kejanggalan transaksi 'hantu' itu terjadi dalam kurun waktu sangat lama dari tahun 2009 hingga 2023. 

Lebih aneh lagi, kata Rizal, apabila Sri Mulyani selama ini abai dengan perilaku tidak wajar yang terjadi di kementerian yang ia pimpin. 

"Kok bisa Menkeu Sri Mulyani cuek dan tidak melakukan tindakan apa-apa terhadap hal-hal yang tidak wajar dan koruptif selama bertahun-tahun," tuturnya, Selasa (14/3/2023). 

Baca Juga:
Mahfud MD: Kritik Saiful Mujani Harus Jadi Evaluasi, Polemik Bagian dari Demokrasi

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu menilai aneh lantaran selama ini Sri Mulyani lebih getol dalam menaikkan pajak dan menyunat sejumlah subsidi untuk rakyat kecil, ketimbang memperhatikan dugaan korupsi besar yang terjadi di Kemenkeu.

“Memang payah, sementara rakyat diuber-uber,” tandasnya. 

Sementara itu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengaku sudah mengirim sejumlah data kepada Menkeu Sri Mulyani berupa hasil rekap dari ratusan laporan sejak 2009 hingga 2023. Adapun nilai detail mutasi rekening serta dana tindak pidana ada di dokumen individual.

Menanggapi itu, Sri Mulyani mengaku baru menerima surat dari PPATK pada Kamis (9/3/2023) kemarin. Namun dia tidak melihat angka kejanggalan Rp300 triliun tercermin dalam surat yang diterima.

"Jadi saya nggak tahu juga dari mana angkanya," kata Sri Mulyani di kantor pajak KPP Pratama Surakarta saat mendampingi kunjungan kerja Presiden Jokowi.(*)

Baca Sebelumnya

Kapal Tradisional Karya PPNS dan SMKN 3 Sidoarjo Resmi Diluncurkan

Baca Selanjutnya

Gelar Pesta Rakyat di Pujon, Baruna Airlangga Sampaikan Pesan Persatuan

Tags:

Kejahatan Kerah Putih Menkopolhukam Mahfud MD Kemenkeu Tindak Pidana Pencucian Uang Menkeu Sri Mulyani Rizal Ramli

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar