KETIK, JAKARTA – Kebakaran besar melanda sebuah pabrik sepatu di Kota Jinjiang, Provinsi Fujian, China. Kebakaran yang terjadi pada Kamis siang, 9 Juli 2026 itu menelan setidaknya 28 korban jiwa.

Dilansir dari CGTN pada Jumat, 10 Juli 2026, Presiden Xi Jinping menyerukan agar segala upaya dilakukan dalam operasi pencarian dan penyelamatan setelah kebakaran di sebuah pabrik sepatu menyebabkan banyak korban jiwa.

Selain itu, pemimpin China tersebut meminta dilakukannya penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab kebakaran. Xi menegaskan, pihak-pihak yang terbukti harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Seraya mencatat bahwa sejak awal tahun ini telah terjadi beberapa kecelakaan besar terkait keselamatan kerja di berbagai wilayah negara," kata Xi.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh daerah dan departemen terkait untuk mengambil pelajaran mendalam dari insiden-insiden tersebut.

Baca Juga:
Iran Balas Serangan AS! Klaim Hantam 85 Pangkalan Militer Amerika di Bahrain dan Kuwait

Selain itu, ia meminta untuk menyeimbangkan pembangunan dan keamanan dengan lebih baik. Agar risiko serta potensi bahaya keselamatan tidak selalu terjadi.

Hingga berita ini ditulis, jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran tersebut telah mencapai 28 orang.

Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok dikatakan telah mengirimkan tim kerja ke lokasi kejadian untuk memandu upaya penyelamatan.

Sementara pemerintah Provinsi Fujian telah mengerahkan berbagai sumber daya guna memberikan perawatan kepada korban luka serta melaksanakan penanganan di lokasi kejadian. (*)

Baca Juga:
AS Serang Iran Lagi, Teheran Respon Akan Serang Balik