Kasus Truk BBM Catut Nama PT APE di Tulungagung Selesai lewat Restorative Justice

Jurnalis: Sugeng Hariyadi
Editor: Al Ahmadi

15 Mar 2026 21:05

Thumbnail Kasus Truk BBM Catut Nama PT APE di Tulungagung Selesai lewat Restorative Justice
Pemilik armada truk BBM non-subsidi, Tama menunjukkan surat pernyataan permohonan maaf terkait pencatutan nama PT APE di Mapolres Tulungagung, Jumat, 13 Maret 2026. Kasus tersebut diselesaikan secara damai melalui mekanisme Restorative Justice. (Foto: Dok. Polres Tulungagung)

KETIK, TULUNGAGUNG – Kasus pencatutan identitas perusahaan pada armada truk BBM yang sempat memicu ketegangan akhirnya menemui titik terang.

Tama, pemilik armada yang diduga menyalahgunakan nama PT APE, secara resmi menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf terbuka di Mapolres Tulungagung pada Jumat 13 Maret 2026.

Langkah ini diambil menyusul terungkapnya penggunaan logo dan nama PT APE tanpa izin pada lambung truk niaga BBM non-subsidi milik Tama pada Selasa, 10 Maret 2026 lalu. 

Di hadapan awak media dan perwakilan PT APE wilayah Jawa Timur, Tama mengakui kekeliruannya dan menyatakan penyesalan mendalam.

Baca Juga:
Kombes Pol Roedy Kupas Perlindungan Hukum Disabilitas di UAJY, Soroti KUHP Baru

"Saya, Tama, dengan ini memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak PT APE atas pencatutan nama perusahaan tanpa izin. Kami telah sepakat menempuh jalan damai melalui mekanisme Restorative Justice (RJ)," ujar Tama tegas.

Komitmen dan Pencabutan Laporan

Proses mediasi yang berlangsung khidmat di Mapolres Tulungagung tersebut juga membuahkan kesepakatan tertulis.

Tama berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan siap menanggung konsekuensi hukum jika di kemudian hari melanggar perjanjian tersebut.

Baca Juga:
Kejari Sleman Terbitkan SKP2 Kasus Hogi Minaya, Begini keterangan Pengacaranya

Pihak PT APE, yang sebelumnya melayangkan laporan resmi atas dugaan pelanggaran Pasal 264 KUHP terkait pemalsuan surat-surat, akhirnya sepakat untuk mencabut aduan mereka.

"Semalam kami sudah mencapai kesepakatan damai yang dimediasi oleh Polres Tulungagung. Kami sepakat untuk tidak saling menuntut di kemudian hari, baik secara hukum maupun material," ungkap Kris, perwakilan dari PT APE.

Landasan Hukum Restorative Justice

Penyelesaian perkara ini bersandar pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. 

Mengingat kasus ini merupakan delik aduan yang tidak menimbulkan keresahan sosial yang luas, Polri memfasilitasi jalur mediasi untuk mencapai pemulihan bagi kedua belah pihak.

Dengan tercapainya kesepakatan ganti rugi dan perdamaian ini, kasus pencatutan nama tersebut dinyatakan selesai di luar jalur pengadilan, mengedepankan asas kekeluargaan dan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat.(*)

Baca Sebelumnya

Mudik Lebaran 2026, Bojonegoro Sediakan Rest Area dengan WiFi dan Cek Kesehatan

Baca Selanjutnya

Memori Masa Kecil dalam Semangkuk Opor, Kisah Nova Arianto dan Tradisi Lebaran

Tags:

Restorative Justice Polres Tulungagung Sengketa

Berita lainnya oleh Sugeng Hariyadi

Tuntut Klarifikasi Berita Tempo, Puluhan Kader NasDem Geruduk Kantor DPD Tulungagung

15 April 2026 21:39

Tuntut Klarifikasi Berita Tempo, Puluhan Kader NasDem Geruduk Kantor DPD Tulungagung

Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif, Pemdes Trenceng Tulungagung Gelar Posyandu Rutin

15 April 2026 21:05

Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif, Pemdes Trenceng Tulungagung Gelar Posyandu Rutin

RSUD dr. Iskak Tulungagung Akselerasi Transformasi Layanan Tipe A melalui Internalisasi Budaya “SEHATI”

15 April 2026 19:45

RSUD dr. Iskak Tulungagung Akselerasi Transformasi Layanan Tipe A melalui Internalisasi Budaya “SEHATI”

Pasca OTT KPK Kemendagri Turun Gunung ke Tulungagung, Pastikan Pelayanan Tak Lumpuh

14 April 2026 19:17

Pasca OTT KPK Kemendagri Turun Gunung ke Tulungagung, Pastikan Pelayanan Tak Lumpuh

Wabup Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung

13 April 2026 13:39

Wabup Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung

Tak Mau Kalah! Ketika Kejagung Pamer Rp11,4 Triliun Depan Prabowo, KPK OTT Bupati Tulungagung saat Jumat Keramat

11 April 2026 06:04

Tak Mau Kalah! Ketika Kejagung Pamer Rp11,4 Triliun Depan Prabowo, KPK OTT Bupati Tulungagung saat Jumat Keramat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H