Kasus Penembakan di MUI, Polisi Tangkap Pemasok Senjata

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Naufal Ardiansyah

6 Mei 2023 01:08

Thumbnail Kasus Penembakan di MUI, Polisi Tangkap Pemasok Senjata
Ilusfrasi.. Kantor MUI, tempat kasus penembakan terjadi. (Foto Dok.MUI)

KETIK, JAKARTA – Kasus penembakan di Kantor MUI Pusat Jakarta pada Selasa (2/5/2023) memasuki babak baru. Sejumlah pihak  telah mengungkapkan temuan baru terkait kasus tersebut, termasuk informasi seputar pelaku yang tewas tak lama setelah penembakan.

Salah satu kesimpulan tim forensik, pelaku bernama Mustopa itu tewas karena serangan jantung dan infeksi. Pihak kepolisian pun turut mengungkap hasil penyelidikan terkini hingga tindakan lanjutan seperti dugaan frustasi di balik aksi penembakan dan juga menangkap pemasok senjata air gun yang digunakan oleh pelaku.

Tim kedokteran forensik menyimpulkan kematian pelaku disebabkan serangan jantung. Pelaku juga disebut menderita penyakit infeksi pada bagian paru-paru.

Perwakilan tim dokter forensik Arfiani Ika Kusumawati menyebut kesimpulan itu didapatkan usai mereka melakukan pemeriksaan tubuh bagian dalam saat proses autopsi.

Baca Juga:
Silaturahmi ke MUI, Dubes Iran Ajak Umat Islam Indonesia Waspadai Provokasi Isu Syiah-Sunni

"Kami menemukan adanya gambaran penyakit infeksi pada paru, dan ada gambaran serangan jantung," kata Arfiani dalam konferensi pers, Jumat (5/5/2023).

"Jadi, kami dari tim dokter forensik itu menyimpulkan korban memang mati karena serangan jantung yang diperberat oleh penyakit infeksi pada parunya," lanjut Arfiani.

Ahli forensik duga pelaku frustrasi

Ketua Asosiasi Psikologi Forensik Nathanael E.J Sumampouw menduga pelaku mengalami frustasi lantaran tak kunjung mendapat pengakuan dari MUI.

Baca Juga:
MUI Minta KPI Beri Sanksi Artis Anwar BAB: Body Shaming hingga Erotis di Program Ramadan

Nathanael mengungkapkan pelaku sangat ingin mendapat pengakuan dari MUI. Namun, pelaku menganggap dirinya gagal hingga berujung frustrasi dan memutuskan melakukan penembakan.

"Sehingga yang bersangkutan secara gigih terus menerus mengupayakan bertemu dengan pihak MUI dalam rangka mendapat pengakuan. Dalam upaya tersebut yang bersangkutan menemukan adanya kegagalan," tutur Nael di dalam Konferensi Pers di Polda Metro Jaya, Jumat (5/5/2023).

"Secara psikologis, hal ini menyebabkan frustrasi pada dirinya yang menyebabkan dirinya bertindak agresif dengan melakukan penembakan sebagai wujud kebutuhan eksistensi diri," tambahnya.

Polisi Tangkap Pemasok Senjata

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menyatakan kepolisian telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam pembelian senjata air gun oleh Mustopa.

Hengki mengatakan senjata yang dimiliki Mustopa diperoleh dari seseorang berinisial H yang berasal dari Lampung.

Ia juga menyebut ketiga orang yang diamankan itu berpotensi menjadi tersangka. Menurutnya, mereka diduga melanggar Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

"Terhadap senjata ini deliknya berbeda. Kami sudah amankan tiga orang dari Lampung, sekarang dalam proses pemeriksaan," kata Hengki Haryadi dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/5/2023).

"Senjata ini ternyata dibeli di Lampung dari seseorang yang berinisial H yang profesinya jual-beli air soft gun dan air gun," ujarnya. (*)

Baca Sebelumnya

Hari ke-5, Tak Satu pun Bacaleg Mendaftar ke KPU Lumajang

Baca Selanjutnya

Delapan Pemimpin Negara Konfirmasi Hadiri KTT ASEAN, Thailand Absen, Myanmar Tak Diundang

Tags:

MUI pemasok senjata Mustopa

Berita lainnya oleh S. Widodo

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

24 Juni 2023 21:02

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

23 Juni 2023 21:45

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

23 Juni 2023 13:42

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

22 Juni 2023 20:20

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

21 Juni 2023 21:35

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

21 Juni 2023 15:55

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar