Kasus Hipertensi di Gondowangi Malang Tinggi, Mahasiswa Unitri Berikan Program Pelatihan Kader

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

6 Agt 2025 20:29

Thumbnail Kasus Hipertensi di Gondowangi Malang Tinggi, Mahasiswa Unitri Berikan Program Pelatihan Kader
Tim Pengabdian Masyarakat Fikes Unitri memberikan program Pelatihan Kader untuk menjawab masalah hipertensi di Malang. (Foto: Humas Unitri)

KETIK, MALANG – Kasus Hipertensi (HT) di Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Malang cukup tinggi di sepanjang 2025. Mengetahui kondisi tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat dari Prodi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang memberikan program pelatihan kader.

Prevalensi kasus tersebut mencapai 264 orang pada Januari-Juni 2025, dan 85 orang pada Juli 2025. Pengabdian masyarakat berbasis komunitas yang digelar pada 21 Juli hingga 10 Agustsu 2025 mendatang itu diharapkan mampu memberikan solusi pada kasus tersebut.

"Program ini untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat. Mulai rendahnya pengetahuan tentang hipertensi, minimnya deteksi dini berbasis rumah tangga, dan lainnya," ujar Ketua tim, Girfi Katamba Jangga Meha.

Menurutnya kesadaran masyarakat terhadap penderita hipertensi turut menjadi penyebab tingginya kasus. Begitu pula dengan minimnya keterlibatan kader kesehatan dalam memantau kasus hipertensi di lingkungan sekitar.

Baca Juga:
DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

Nurul Aisyiyah Puspitarini selaku Dosen Fikes Unitri menjelaskan masyarakat mendapatkan pengetahuan untuk deteksi dini dan pencegahan hipertensi. Dengan demikian dapat menjadi salah satu jalan keluar untuk melakukan intervensi terhadap kasus tersebut.

"Masyarakat memperoleh pengetahuan yang lebih baik tentang deteksi dini, pencegahan, dan pengelolaan hipertensi. Selain itu, pengabdian ini juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan dan rutin berolahraga," katanya.

Intervensi juga didukung dengan sistem pre-post pemeriksaan tekanan darah, observasi lapangan, dan mengumpulkan data mikro untuk memastikan keberhasilan program. Tim menargetkan edukasi terhadap 6 RT, hingga pelatihan kader dan juga skrining ke setiap rumah.

Sementara itu, Kader Posyandu yakni Sutini mengaku cukup terbantu dengan program tersebut. Ia menjadi lebih memahami cara mengukur tekanan darah dan mengenali gejala hipertensi terutama pada lansia.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

"Sistem pelibatan kader dalam pemantauan kasus hipertensi belum optimal. Belum memiliki modul Kegiatan edukasi, form pemantauan gejala, atau pelatihan kader penggunaan alat cek tensi. Kegiatan pelatihan ini dilakukan membuat modul yang mampu menjangkau seluruh kalangan masyarakat," terangnya.(*)

Baca Sebelumnya

Misteri Penemuan Bayi Perempuan di Sijeruk, Kapolres Pekalongan Turun Langsung Berikan Bantuan

Baca Selanjutnya

Sambut PBAK 2025, IAIN Kerinci Siap Bertransformasi jadi Kampus Unggul Berbasis Teknologi

Tags:

Hipertensi Unitri Fikes Unitri Prodi Keperawatan malang Pelatihan Kader

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar