Kasus Combine Harvester Jombang, Pemprov Jatim Ambil Langkah Tegas

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Mustopa

29 Jan 2026 16:23

Thumbnail Kasus Combine Harvester Jombang, Pemprov Jatim Ambil Langkah Tegas
Ilustrasi bantuan combine harvester (Foto: Kementan)

KETIK, JOMBANG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah cepat menyikapi persoalan hilangnya bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa combine harvester yang seharusnya dimanfaatkan kelompok tani di Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. 

Melalui surat resmi, Pemprov Jatim meminta agar alat pertanian tersebut segera dikembalikan kepada kelompok tani penerima.

Surat tersebut disampaikan kepada sejumlah pihak, mulai dari Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa setempat. Langkah ini diambil sebagai bentuk pengamanan aset bantuan daerah yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, M Ronny, membenarkan adanya surat dari Pemprov Jatim yang diterima pekan lalu. 

Baca Juga:
Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

Ia menyebut, isi surat menegaskan kewajiban pengembalian combine harvester kepada kelompok tani Sumbersari,.Kecamatan Megaluh Jombang, sesuai peruntukan awal bantuan.

“Provinsi meminta agar alsintan itu dikembalikan kepada kelompok tani penerima manfaat. Suratnya ditujukan ke beberapa level pemerintahan,” ujar Ronny, Kamis 29 Januari 2026.

Meski demikian, Ronny mengaku belum mendapatkan kejelasan terkait batas waktu pengembalian sebagaimana dimaksud dalam surat tersebut. Saat ini, Dinas Pertanian Jombang masih menunggu arahan lanjutan dari Pemprov Jawa Timur.

Di sisi lain, kasus dugaan pengalihan bantuan alsintan tersebut masih bergulir di ranah hukum. Combine harvester bernilai lebih dari Rp400 juta itu diduga telah digadaikan oleh oknum perangkat desa dan kini tengah ditangani Satreskrim Polres Jombang.

Baca Juga:
PKB Dukung Kinerja Positif Pemprov Jatim, Dinilai Berdampak pada Masyarakat

Ronny berharap persoalan ini dapat diselesaikan tanpa memperpanjang konflik, namun ia tidak menampik bahwa situasi menjadi lebih kompleks jika alat pertanian tersebut telah terlibat dalam transaksi tertentu.

“Harapannya tentu bisa diselesaikan dengan baik. Tapi jika sudah ada transaksi, tentu ada konsekuensi hukum yang harus diperhatikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Disperta Jombang, Eko Purwanto, mengungkapkan bahwa hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan combine harvester bantuan APBD Provinsi Jawa Timur tersebut tidak lagi dikuasai oleh kelompok tani penerima.

“Setelah dilakukan monev, alat itu dinyatakan tidak ada dan tidak berada di tangan gapoktan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, bantuan combine harvester dari DPRD Jawa Timur tersebut diduga diperjualbelikan sejak September 2024 dan tidak pernah diterima kelompok tani sebagaimana tercantum dalam proposal bantuan.

Bantuan combine harvester yang diperuntukkan bagi kelompok tani di Desa Sumbersari diduga diperjualbelikan oleh Kepala Desa Sumbersari, Harianto, kepada almarhum H. Iskandar, warga Dusun Paceng, Desa Sumbersari, pada September 2024.

Combine harvester jenis MAXXI Bimo 110 tersebut merupakan bantuan aspirasi anggota DPRD Jawa Timur.

Salah satu anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) berinisial W mengungkapkan, sebelum bantuan turun, pihak desa sempat meminta data kelompok tani sebagai kelengkapan administrasi proposal.

Namun, setelah bantuan tiba, alat pertanian tersebut tidak diserahkan kepada kelompok tani sebagaimana mestinya.

“Justru kami diminta uang Rp 200 juta oleh pihak desa,” kata W, Kamis, 25 Desember 2025.(*)

Baca Sebelumnya

DPRD Kota Malang Usul Pembebasan Lahan untuk Relokasi PKL Alun-Alun Merdeka

Baca Selanjutnya

Timbunan Sampah Pasar Among Tani Kota Batu Capai 80 Ton, DLH Targetkan Tuntas 3 Hari

Tags:

Pemprov Jatim Combine harvester berita jombang polres jombang sumbersari megaluh Alsintan bantuan alsintan hilang Dinas Pertanian Jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

4 April 2026 06:20

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar