KETIK, BONDOWOSO – Penyegaran besar-besaran dilakukan Polres Bondowoso melalui rotasi dan pengukuhan sejumlah pejabat utama serta Kapolsek di wilayah hukumnya. Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan profesionalisme, sekaligus mendorong kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab), pengambilan sumpah/janji jabatan, dan pengukuhan pejabat dipimpin langsung Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., di halaman Mapolres Bondowoso, Sabtu pagi, 7 November 2026.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, perwira, bintara, ASN/PPPK Polri, serta seluruh personel yang terlibat dalam prosesi pergantian dan pengukuhan jabatan.

Dalam amanatnya, AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa mutasi jabatan bukan sekadar pergantian personel maupun formalitas organisasi. Lebih dari itu, rotasi merupakan instrumen pembinaan karier, penyegaran institusi, sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurutnya, setiap jabatan mengandung amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, loyalitas, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga:
Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor, Kapolres Bondowoso Kerahkan Pasukan Gabungan Siaga Bencana

"Keberhasilan tugas Polri tidak hanya diukur dari aspek operasional, tetapi dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan keamanan, kenyamanan, dan kepercayaan terhadap institusi Polri," tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tidak terjebak pada rutinitas kedinasan. Polisi dituntut hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi, mendengar keluhan warga, serta memberikan solusi terhadap persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat, lanjutnya, harus diwujudkan melalui penguatan peran Bhabinkamtibmas dan kolaborasi lintas sektor. Sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya harus terus diperkuat.

Tak hanya menuntut peningkatan kinerja, Kapolres juga mengeluarkan peringatan keras terkait kedisiplinan dan integritas anggota. Ia menegaskan tidak boleh ada personel yang mencoreng nama baik institusi melalui tindakan arogan, penyalahgunaan kewenangan, pungutan liar, penyalahgunaan narkoba, maupun keterlibatan dalam judi online.

Baca Juga:
Cangkrukan Bareng Ojol, Kapolres Bondowoso Ajak Perkuat Garda Kamtibmas

Dalam rotasi kali ini, terdapat enam pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan, yakni:

  1. AKP Sajito, S.H., M.H., menjabat Kabag SDM Polres Bondowoso, menggantikan pejabat sebelumnya Kompol Maryatno, S.Sos., dan Iptu Hendri Maulana, S.H., M.H.
  2. AKP Moh. Monir, S.H., menjabat Kapolsek Tegalampel.
  3. AKP Sobingan, S.H., M.H., menjabat Kapolsek Tenggarang.
  4. Iptu Suminar, S.H., menjabat Kapolsek Pakem.
  5. Iptu Nurudin, S.H., menjabat Ps. Kapolsek Pujer.
  6. Ipda Istiqomah, S.H., menjabat Ps. Kapolsek Tlogosari.

Sementara itu, pengukuhan jabatan definitif diberikan kepada empat personel, yaitu:

  1. Iptu Wawan Triono, S.H., M.H., sebagai Kasatreskrim Polres Bondowoso.
  2. Iptu I Nengah Bhawa Darsana, S.H., sebagai Kapolsek Tamanan.
  3. Iptu Muh. Kharidl Syamzuni, S.H., sebagai Kapolsek Klabang.
  4. Iptu Suherdi sebagai Kapolsek Cermee.

Di penghujung upacara, Kapolres menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi serta pengabdian mereka selama menjalankan tugas di lingkungan Polres Bondowoso.

Kepada pejabat yang baru menerima amanah, AKBP Aryo meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami karakteristik wilayah masing-masing. Mereka juga diminta melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis pendahulunya, sekaligus menghadirkan inovasi yang mampu membawa perubahan konstruktif.

Kapolres berharap pergantian dan pengukuhan jabatan ini tidak berhenti pada perubahan struktur organisasi, tetapi benar-benar berdampak terhadap peningkatan kinerja, kualitas penegakan hukum, dan kepercayaan publik.

Sebab, tantangan kepolisian ke depan semakin kompleks. Profesionalisme, integritas, dan kemampuan membangun kedekatan dengan masyarakat menjadi modal utama untuk mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang mendapat amanah baru. (*)