Kampung Warna-Warni Jodipan, Dari Kampung Kumuh Jadi Ikon Wisata Kota Malang

Jurnalis: Zanavia Javasta
Editor: Dendy Ganda Kusumah

24 Des 2025 12:27

Thumbnail Kampung Warna-Warni Jodipan, Dari Kampung Kumuh Jadi Ikon Wisata Kota Malang
Kampung Warna-Warni yang kini menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Malang. (Foto: Meutia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Kampung Warna-Warni Jodipan menjadi salah satu destinasi bagi para wisatawan di Kota Malang. Kampung ini memiliki ciri khas warna-warni, mirip seperti favela di Rio de Janeiro, Brasil. 

Kampung Warna-Warni terdiri dari Kampung Jodipan dan Kampung Tridi, yang terpisahkan Sungai Brantas. Sebagai penghubungnya, terbentang sebuah jembatan kaca, yang disebut Jembatan Ngalam.

"Kampung Warna-Warni digagas oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada awal tahun 2016. Mereka mendapat tugas untuk membenahi kampung kumuh menjadi tempat layak huni," kata pengelola Kampung Warna-Warni, Soni Parin.

"Karena program ini sifatnya positif, kami akhirnya menerima program tersebut," sambungnya.

Baca Juga:
Warga Jodipan berhasil mensejahterakan Kampung Warna Warni

Setelah mendapat persetujuan warga, mahasiswa UMM pun gerak cepat mencari sponsor. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Indana Paint, produsen cat merek Decofresh pun akhirnya setuju untuk bergabung dalam program bertajuk “Decofresh Warnai Jodipan”. Sebanyak dua ton cat yang dihabiskan untuk menyulap kampung kumuh menjadi kampung wisata.  

Konsep warna-warni sendiri tercetus saat perwakilan dari Indana Paint survei ke kampung, untuk menentukan warna cat rumah warga. Karena setiap warga memiliki selera yang berbeda, maka pengelola kampung membebaskan warga mengecat rumah sesuai selera, asal berbeda dengan tetangga sebelahnya.

Para mahasiswa UMM yang sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) pun dikerahkan, untuk membantu membersihkan, membuat mural, dan mengelola kampung. 

"Setelah disulap menjadi Kampung Warna-Warni, di luar perkiraan warga ternyata banyak pengunjung yang datang ke lokasi kami. Ratusan hingga ribuan pengunjung per hari memadati kampung kami. Bahkan, pengunjung mancanegara pun banyak yang datang ke Kampung Warna-Warni ini," kata Soni.

Baca Juga:
Terbuka Untuk Umum, Kampung Warna-Warni Malang Siapkan Perayaan Khusus Malam Pergantian Tahun

Membeludaknya jumlah pengunjung kemudian menimbulkan masalah baru. Sampah pun mulai banyak yang berserakan. Warga akhirnya bergotong royong untuk membersihkan kampung. 

Soni pun mengusulkan agar dibuat kotak amal bagi wisatawan yang berkunjung. Hasil yang terkumpul akan dipergunakan untuk kebersihan kampung," tuturnya.

Seiring berjalannya waktu, hal ini kurang efektif karena pengunjung membayar dengan seikhlasnya, maka dibuatlah tiket masuk bagi pengunjung. Pada saat itu dikenakan tarif Rp2 ribu per orang.

"Pendapatan karcis ini nantinya dikelola dan dikembalikan dalam bentuk lain berupa sembako, dan sebagainya bagi warga Kampung Warna-Warni," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Sosok Agwin Degaf, Kaprodi Nyentrik UIN Malang yang Ubah Stigma Dosen Killer Jadi Sahabat Mahasiswa

Baca Selanjutnya

Tak Kenal Libur, SPPG Sampang Tanggumong Tetap Salurkan MBG untuk Siswa

Tags:

Kampung Warna-Warni KWW Jodipan Indana Paint Kampung Tematik Malang

Berita lainnya oleh Zanavia Javasta

Seratusan Mahasiswa Gelar Aksi Demo di Kayutangan Malang, Protes Kekerasan Aparat di Tual

23 Februari 2026 20:29

Seratusan Mahasiswa Gelar Aksi Demo di Kayutangan Malang, Protes Kekerasan Aparat di Tual

Daftar Lengkap Peserta Lolos Seleksi Jalur Prestasi MTsN 1 Kota Malang, Cek Namamu!

21 Februari 2026 19:41

Daftar Lengkap Peserta Lolos Seleksi Jalur Prestasi MTsN 1 Kota Malang, Cek Namamu!

Jangan Khawatir! MTsN 1 Kota Malang Buka Gelombang 2 PMBM, Catat Jadwalnya

21 Februari 2026 18:41

Jangan Khawatir! MTsN 1 Kota Malang Buka Gelombang 2 PMBM, Catat Jadwalnya

Siswi SDN Sawojajar 5 Kota Malang Sabet Medali Emas di Ajang Internasional AISEEF 2026

20 Februari 2026 20:32

Siswi SDN Sawojajar 5 Kota Malang Sabet Medali Emas di Ajang Internasional AISEEF 2026

Jadi Ketum IKA ITN, Ini Kabinet Inti Wahyu Hidayat Wujudkan Visi Kolaborasi

19 Februari 2026 17:45

Jadi Ketum IKA ITN, Ini Kabinet Inti Wahyu Hidayat Wujudkan Visi Kolaborasi

Masjid FK UB Gelar Cek Kesehatan Gratis, Ajak Masyarakat Sehat Bugar Jalani Puasa

19 Februari 2026 15:34

Masjid FK UB Gelar Cek Kesehatan Gratis, Ajak Masyarakat Sehat Bugar Jalani Puasa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar