KETIK, TRENGGALEK – Tim sepak bola Trenggalek gagal cetak sejarah lolos kali pertama semi final sepak bola Porprov IX Jatim 2025. Anak asuh Bimo Romadhani kembali takluk atas Mojokerto 0-1. Pada Porprov VIII Trenggalek juga kalah 1-2 atas Mojokerto.
Manajer tim Trenggalek Nur Effendi tidak terlalu mempermasalahkan kegagalan timnya di babak 8 besar pada Porprov IX Jatim tersebut.
"Anak-anak sudah berjuang maksimal dan menunjukkan permainan terbaiknya dan pantang menyerah," kata Fendi sapaan dia kepada Jurnalis Ketik, Kamis, 26 Juni 2025.
Fendi menyebut sebenarnya Kabupaten Trenggalek bisa mengimbangi permainan Kabupaten Mojokerto. Terbukti gol kemenangannya diciptakan menit akhir babak kedua.
Baca Juga:
2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026"Kita tidak boleh larut dengan kekalahan ini. Kita harus tetap semangat untuk menyongsong Porprov berikutnya. Ini adalah capaian terbaik. Sekali lagi tetap semangat," ungkapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Trenggalek ini juga meminta maaf kepada masyarakat Trenggalek setelah gagal lolos semi final.
"Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung keberhasilan lolos 8 besar. Tak terkecuali kepada masyarakat Trenggalek," terangnya.
Sementara itu, juru taktik Trenggalek Bimo Romadhani tidak terlalu banyak komentar dan hanya bilang Trenggalek kalah 0-1 dari Mojokerto.
Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet"Semoga kedepan bisa lebih baik," pungkasnya (*)