Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Lebak, Ajis Suhendi, bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kemenhub meninjau progres pembangunan Stasiun Rangkasbitung pada Jumat, 20 November 2025.
Ia menerima informasi bahwa gedung utama stasiun akan mulai beroperasi terbatas minggu depan.
Baca Juga:
Jalan Longsor di Cijaku Mulai Diperbaiki, Akses Tiga Kecamatan Segera Pulih"Gedung utama stasiun akan beroperasi terbatas, namun proses pembangunan masih berjalan," kata Ajis Suhendi kepada Ketik.com.
Ia juga menyebutkan bahwa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) diharapkan sudah bisa digunakan pada pertengahan Desember 2025.
Ajis Suhendi menambahkan bahwa pembangunan Stasiun Rangkasbitung merupakan salah satu proyek strategis yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat di Kabupaten Lebak.
"Pembangunan stasiun ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kemajuan daerah," katanya.
Baca Juga:
Tinjau Perbaikan Jalan Rangkasbitung–Gajrug, Bupati Lebak Minta Warga Ikut Kawal PembangunanKepala Balai Teknik Perkeretaapian Kementerian Perhubungan juga meninjau pembangunan Stasiun Rangkasbitung dan menyatakan bahwa proyek ini terus dipantau dan dievaluasi untuk memastikan bahwa proyek ini dapat selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar yang diharapkan.
"Pembangunan stasiun ini merupakan prioritas kami, dan kami akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa proyek ini berjalan lancar," katanya. (*)