John Caine Centre: Saatnya Indonesia Beri Kesempatan Pemuda Tampil Memimpin

Jurnalis: Tunjung Mulyono
Editor: M. Rifat

24 Agt 2023 00:01

Thumbnail John Caine Centre: Saatnya Indonesia Beri Kesempatan Pemuda Tampil Memimpin
Chairman John Caine Centre, Najib Salim Attamimi. (Foto: John Caine Centre for Ketik.co.id)

KETIK, PROBOLINGGO – Dinamika politik yang hangat saat ini adalah terkait peluang calon wakil presiden bahkan presiden Indonesia mendatang dipercayakan pada generasi muda. Hal itu kini telah menjadi tantangan demokrasi bangsa.

Lembaga Kajian Politik John Caine Centre menyatakan tantangan tersebut harus dijawab secara tepat, bijaksana dan tidak terjebak pada wacana politik formal semata.

Berdasarkan kajian John Caine Centre, setelah 78 tahun merdeka, baru kali ini pemilihan umum didominasi pemilih muda yang tersebar pada Gen X,Y,Z dan milineal.

KPU RI per Juli 2023 mencatat daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 sebesar 204.807.222 jiwa. Dari jumlah tersebut, 52 persen di antaranya atau 106.358.447 jiwa merupakan pemilih muda.

Baca Juga:
Viral Video Ketua Partai di Brebes Nyatakan 'Perang Terbuka' ke Pemkab, Ancam Bikin Chaos

Pemilih berusia 17 tahun terdata sebesar 0,003 persen atau sekitar 6 ribu jiwa. Pemilih dengan rentang usia 17 tahun hingga 30 tahun mencapai 31,23 persen atau sekitar 63,9 juta jiwa.

Disusul pemilih dengan usia 31 tahun hingga 40 tahun sebanyak 20,70 persen atau sekitar 42,395 juta jiwa. Sementara pemilih dengan usia di atas 40 tahun ‘hanya’ mencapai 48,07 persen atau sejumlah 98.448.775 orang.

Maka dapat dipastikan pemilih muda membutuhkan artikulator untuk membangkitkan optimisme, mewakili kepentingan dan menyalurkan aspirasi mereka. Para pemilih muda ini memiliki cara pandang sendiri melihat masalah bangsa dan masa depan adalah milik mereka.

“Pertanyaannya adalah siapkah kepemimpinan nasional diserahkan pada kaum muda? Ternyata kita belum sanggup menjawabnya,” kata Chairman John Caine Centre, Najib Salim Attamimi, (23/8/2023).

Baca Juga:
Siap Menghadapi Agenda Politik, DPW ‎PSI Jateng Gelar Verifikasi Faktual di Kota Tegal

Hingga kurang dari enam bulan menuju pemilihan presiden dan wakil presiden, Indonesia belum memiliki jawaban atas pertanyaan hak dipilih kaum muda menjadi pimpinan nasional. Bangsa Indonesia menanti jawaban Mahkamah Konstitusi atas gugatan uji materi yang diajukan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Juli 2023 terhadap aturan Pasal 169 huruf q Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Pasal ini mengatur persyaratan usia untuk menjadi capres dan cawapres minimal berumur 40 tahun. Sementara tidak ada batas usia maksimal dalam pasal tersebut. Hal ini, menurut Najib, jelas membatasi kesempatan pemuda untuk tampil menjadi pemimpin bangsa.

Berbagai alasan yang mendasari Pasal 169 huruf q UU Pemilu tidak lagi obyektif dan relevan (out of date). “Usia tidak ada kaitannya dengan kualitas kematangan seseorang. Jika kaum muda dinilai masih labil atau belum cakap, tidak ada jaminan mereka yang sudah tua lebih matang,” jelas Najib.

Banyak negara di dunia, seperti Kanada, Perancis dan Arab Saudi, pemimpin muda terpilih mengalahkan tokoh atau politisi senior. Indonesia sendiri memiliki banyak pemimpin muda potensial. Para pemimpin muda yang telah teruji memimpin berbagai posisi dan jabatan publik maupun politik. Ada Puan Maharani yang pernah menjadi Menteri Koordinator dan kini menjabat Ketua DPR. Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Partai Demokrat, Giring Nidji yang mengetuai Partai Solidaritas Indonesia, Anies Baswedan yang pernah menjabat menteri dan gubernur.

Ada pula Sandiaga Uno atau Erick Thohir yang masih duduk dalam Kabinet Presiden Jokowi. Di luar itu ada Yenny Wahid yang aktif dalam gerakan masyarakat sipil, Emil Dardak dan Gibran Rakabuming Raka yang sedang menduduki jabatan pimpinan daerah. Berbagai jabatan dan pengalaman tersebut, tegas Najib, menandakan bahwa para pemimpin muda kompeten, matang dan berpengalaman.

Terlepas dari siapa calon presiden atau calon wakil presiden yang akan memasuki gelanggang pemilihan, para pemimpin muda harus didukung dan diberi ruang. “Bukan malah memasang batasan yang menghambat karir politik mereka. Apakah itu syarat minimal umur, pengalaman atau partai pengusung harus memiliki kursi di DPR,” lanjut Najib.

Faktanya dalam sejarah, tidak ada presiden dan wakil presiden Indonesia yang punya pengalaman sebelumnya.” Kecuali Jusuf Kalla, yang pernah menjabat dua kali wakil presiden,” ungkapnya.

John Caine Centre juga menyoroti kedewasaan sejumlah partai politik anah air. Beberapa partai terlihat kurang akomodatif bahkan melihat bonus demografi semata sebagai peluang pasar atau tenaga kerja. Partai politik yang lebih akomodatif sempat disambut partai lain pada awalnya. Namun dalam perjalanan, ide mereka seperti dihambat.

“Marilah kita sama-sama dewasa. Transisi sudah waktunya dijalankan. Kalau tidak sekarang, kita akan terlambat,” tegasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Kabupaten Probolinggo Punya 21 Desa Mandiri dan 18 Desa Maju Baru

Baca Selanjutnya

BCA Life Buka Loker Systems Officer, Berikut informasi

Tags:

John Caine Centre politik Capres cawapres pilpres2024 pemilu2024 Pemilih muda

Berita lainnya oleh Tunjung Mulyono

PCNU Kota Kraksaan Sertakan 13 Doktor di Kepengurusannya

4 Oktober 2025 17:27

PCNU Kota Kraksaan Sertakan 13 Doktor di Kepengurusannya

Atlet Kick Boxing Kabupaten Probolinggo Sabet Emas di Porprov IX Jatim 2025

29 Juni 2025 08:06

Atlet Kick Boxing Kabupaten Probolinggo Sabet Emas di Porprov IX Jatim 2025

Cabor Khurash Kembali Sumbang Medali Emas  Untuk Kabupaten Probolinggo

28 Juni 2025 19:30

Cabor Khurash Kembali Sumbang Medali Emas Untuk Kabupaten Probolinggo

Pemkab Probolinggo Gerojok Atlet dan Pelatih Peraih Medali PON 2024 Bonus Ratusan Juta

17 Mei 2025 16:55

Pemkab Probolinggo Gerojok Atlet dan Pelatih Peraih Medali PON 2024 Bonus Ratusan Juta

Lebaran, Sat Pamobvit Polres Probolinggo Gelar Patroli Wisata

2 April 2025 18:30

Lebaran, Sat Pamobvit Polres Probolinggo Gelar Patroli Wisata

The Bentar Beach Siap Manjakan Wisatawan di Libur Lebaran

30 Maret 2025 09:45

The Bentar Beach Siap Manjakan Wisatawan di Libur Lebaran

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar