KETIK, JAKARTA – Jenazah pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah ditemukan di bawah reruntuhan di lokasi serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, pada Minggu, 29 September 2024. Hal itu diungkapkan sumber medis dan keamanan Lebanon.
Sumber medis dan keamanan mengatakan jenazahnya masih utuh. "Dua sumber mengatakan tubuhnya tidak memiliki luka langsung dan tampaknya penyebab kematiannya adalah trauma tumpul akibat kekuatan ledakan," tulis laman itu dimuat juga oleh media Arab, Alarabiya.
Sebelumnya, Hezbollah pada hari Sabtu, 28 September 2024, mengonfirmasi kematian Nasrallah, namun tidak menjelaskan cara dan waktu pemakamannya.
Namun, dua sumber dari Hezbollah menuturkan tidak terdapat luka langsung di jasad Nasrallah. Dua sumber itu memaparkan hanya terdapat beberapa luka tidak langsung pada jenazah yang kemungkinan disebabkan oleh trauma benda tumpul imbas kekuatan ledakan.
Hassan Nasrallah adalah pemimpin Hezbollah, sebuah kelompok politik dan milisi Syiah yang berbasis di Lebanon. Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Hezbollah sejak tahun 1992, setelah pendahulunya, Abbas al-Musawi, tewas dalam serangan udara Israel.
Di bawah kepemimpinannya, Hezbollah tumbuh menjadi kekuatan politik dan militer yang signifikan di Lebanon, serta memainkan peran utama dalam konflik dengan Israel, termasuk dalam perang Lebanon tahun 2006.
Selain itu, Hezbollah juga terlibat dalam berbagai konflik regional, termasuk di Suriah, di mana mereka mendukung rezim Bashar al-Assad. (*)
Jenazah Hassan Nasrallah Ditemukan di Antara Reruntuhan Bangunan
Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa
30 Sep 2024 14:20
Baca Sebelumnya
Perjuangan Mahasiswa Unesa Menuju Michigan State University Lewat IISMA-Co Funding
Baca Selanjutnya
Paslon Guru Siapkan Smart Infrastruktur Reduksi Banjir di Kota Batu
Tags:
Hassan Nasrallah jenazah pemimpin Hezbollah pemimpin Hezbollah Lebanon HezbollahBerita lainnya oleh Shinta Miranda
Follow Us On:
Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!