Jemaah Masjid Aolia Salat Ied Lebih Awal 5 Hari, Kemenag DIY: Kami Tak Bisa Memaksa Keyakinan

Jurnalis: Abdul Aziz
Editor: Muhammad Faizin

6 Apr 2024 09:10

Headline

Thumbnail Jemaah Masjid Aolia Salat Ied Lebih Awal 5 Hari, Kemenag DIY: Kami Tak Bisa Memaksa Keyakinan
KH R Ibnu Hajar Sholeh Pranowo atau Mbah Benu. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar)

KETIK, YOGYAKARTA – Keberadaan Jemaah Masjid Aolia di Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta kembali menjadi perbincangan khalayak ramai. Sebab, mereka merayakan Idul Fitri dan melaksanakan salat Id, jauh lebih awal ketimbang kebanyakan muslim lainnya. 

Berdasarkan kalender Hijriah yang ditetapkan Kementerian Agama RI, diperkirakan 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri tahun ini jatuh di hari Rabu, 10 April 2024. Begitupun Muhammadiyah -yang menggunakan metode Hisab- juga telah menetapkan tanggal 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

Namun Jemaah Masjid Aolia sudah melaksanakan Salat Ied pada Jumat 5 April 2024 kemarin. Atau berselang 5 hari lebih awal dari ketetapan pemerintah dan ormas Muhammadiyah. 

Menanggapi hal itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Masmin Afif mengaku tidak bisa berbuat banyak. 

"Kami dari Kemenag sudah berusaha berkomunikasi dan melakukan pendekatan. Namun Jemaah Aolia berkeyakinan dan keyakinannya tidak dapat kita paksa. Maka kendati penentuan awal Ramadan dan lebarannya berbeda dengan pemerintah, kami menghormati keberadaan mereka," terangnya.

Masmin Afif juga menyebutkan, selain Kanwil Kemenag DIY dan Kemenag Gunungkidul, MUI serta Ormas Islam lain akan terus melakukan pendekatan dan mencoba berkomunikasi dengan Jemaah Aolia yang tokohnya ada di Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Agar keyakinan mereka bisa di arahkan mengikuti mayoritas Umat Islam secara Umum.

Baca Juga:
Sambang dari Bumi Gunung Kidul! Bangun Kolaborasi Inspiratif, Perumda Air Minum Surya Sembada Tingkatkan Kualitas Layanan

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul Drs H Sa'ban Nuroni, MA  mengungkapkan sebetulnya sudah memprediksi adanya kejadian ini karena pelaksanaan awal puasa Jemaah Masjid Aolia lebih awal 5 hari di awal Ramadan tahun ini. Maka Kemenag melakukan edukasi pada para Jemaah Masjid Aolia yang bisa ditemui melalui masjid - masjid Aolia.

"Edukasinya itu, ya mari kita mengikuti metode penetapan awal bulan Ramadan atau Idul Fitri yang wajar-wajar saja, yang logis. Sebab yang mereka lakukan ini tidak logis," jelasnya.

Ia menambahkan, edukasi tadi untuk mengajak menggunakan akal sehat kita pada para jemaah. Alhasil di beberapa tempat ajakan ini mendapat respon yang baik. Sehingga di beberapa tempat mereka tidak lagi mengikuti keputusan dari pimpinannya, Mbah Benu. Ke depan, sebut Sa'ban Nuroni, akan diupayakan edukasi-edukasi lagi.

Dihimpun dari berbagai sumber, tahun lalu Jemaah Masjid Aolia juga melaksanakan Salat Ied lebih awal yakni pada Kamis (20/4/23). Sementara Pemerintah RI baru sehari berikutnya, atau tanggal 21 April 2023.

Kala itu ratusan Jemaah Masjid Aolia, Panggang, Gunungkidul, DI Yogyakarta menggelar shalat Ied pukul 06.30 WIB di Komplek Masjid Aolia di Panggang III, jalan Panggang-Purwosari, Giriharjo, Panggang, Gunungkidul. Ternyata mereka juga memulai puasa lebih awal yaitu tanggal 22 Maret 2023.

Menurut mereka Majid Aolia merupakan masjidnya orang-orang yang senang kepada para wali. Sehingga jemaah Masjid Aolia diartikan sebagai jemaah para wali.
Kabarnya Jemaah Masjid Aolia menganut aliran Ahlussunah Wal Jamaah. Jemaah Masjid Aolia dipimpin Kiai Haji Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranowo atau lebih dikenal dengan nama Mbah Benu yang disebut sebagai Mursyid atau guru oleh para jemaahnya.

Sedangkan keberadaan Jemaah Masjid Aolia tersebar di berbagai daerah terutama Jawa Tengah dan DIY. Tidak ada sejarah khusus mengenai Masjid Aolia. Mbah Benu
lahir di Pekalongan 13 Desember 1941. Kalau dihitung 82 tahun umurnya saat ini. Terbaru Imam Masjid ini mengaku pernah kuliah di Fakultas Kedokteran UGM dirinya masuk tahun 1962. Namun terhenti atau tidak sampai lulus sebab terkedala biaya.

Baca Juga:
KADO LEBARAN 2026! Veda Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium GP

Mbah Benu pindah ke Padukuhan Panggang III, Kalurahan Giriharjo, kisaran tahun 1972. Selanjutnya pada tahun 1984, dirinya mendirikan Masjid Aolia dan selesai dua tahun kemudian.

Sumber yang sama menyebut keilmuan KH R Ibnu Hajar Sholeh Pranowo atau Mbah Benu secara Laduni yakni tiba-tiba turun ke pribadinya. Mbah Benu tahun lalu berdalih bahwa mereka menyelenggarakan salat Id lebih awal ketimbang dengan penetapan pemerintah karena keyakinan yang selama ini mereka anut. Sebab, di Indonesia masih bebas memilih menentukan hari rayanya sendiri. Namun ia juga senantiasa menekankan pentingnya jaga persatuan dan kesatuan. Serta jangan menyalahkan yang lain.

Tahun ini mbah Benu berujar bahwa penetapan sholat Ied usai ia menelepon Allah SWT. Dalam video yang beredar Mbah Benu mengatakan, "Saya tidak ada perhitungan, saya menelpon langsung kepada Allah Ta'ala, Ya Allah kemarin tanggal 4 ini sudah 29 hari, 1 Syawalnya kapan, Allah Ta'ala bilang Jumat tanggal 5”.

Namun, setelah penyataannya tersebut viral mbah Benu buru-buru mengklarifikasi bahwa istilah menelepon Alloh merupakan kiasan perjalanan spiritualnya dan kontak batinnya dengan Allah SWT. Serta melakukan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa tersinggung dengan ucapannya tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Omzet Pedagang Pasar Induk Kota Batu Naik Jelang Lebaran

Baca Selanjutnya

Ratusan Sopir Truk Protes di Pelabuhan Bakauheni

Tags:

Lebaran 1445 H Kanwil Kemenag DIY Kantor Kemenag Gunungkidul Jemaah Masjid Aolia KH R Ibnu Hajar Sholeh Pranowo Mbah Benu Salat ied Menelepon Allah

Berita lainnya oleh Abdul Aziz

Vonis Ditunda, Nasib Mantan Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Diputus Kamis Pekan Ini

31 Maret 2026 22:22

Vonis Ditunda, Nasib Mantan Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Diputus Kamis Pekan Ini

Bupati Harda Kiswaya di Peringatan Nuzulul Quran: Al-Quran Adalah Benteng Hadapi Ketidakpastian Dunia

7 Maret 2026 09:00

Bupati Harda Kiswaya di Peringatan Nuzulul Quran: Al-Quran Adalah Benteng Hadapi Ketidakpastian Dunia

Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa

7 Maret 2026 07:00

Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa

Menembus Dinding Bangsal: Estafet Ratusan Paket Iftar LKS BIMa, Ketik.com dan Sejoli Bagi Penunggu Pasien RSUP Dr Sardjito

5 Maret 2026 10:50

Menembus Dinding Bangsal: Estafet Ratusan Paket Iftar LKS BIMa, Ketik.com dan Sejoli Bagi Penunggu Pasien RSUP Dr Sardjito

Komunitas Sejoli, Ketik.com, dan LKS BIMa Berbagi Ratusan Nasi Box di RSUP dr Sardjito

22 Februari 2026 19:41

Komunitas Sejoli, Ketik.com, dan LKS BIMa Berbagi Ratusan Nasi Box di RSUP dr Sardjito

Semarak Ramadan 1447 H, Pasar Malam Hadir di Lapangan Denggung Sleman dengan Nuansa Religius

19 Februari 2026 15:10

Semarak Ramadan 1447 H, Pasar Malam Hadir di Lapangan Denggung Sleman dengan Nuansa Religius

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar