Jelang Tahun Baru 2024, Kembang Api dan Terompet Gas di Surabaya Laris Manis

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Mustopa

30 Des 2023 13:18

Headline

Thumbnail Jelang Tahun Baru 2024, Kembang Api dan Terompet Gas di Surabaya Laris Manis
H. Sumarli siap membawa kembang api yang akan disulut di Ponorogo, menjelang pergantian tahun 2023 (Foto: Ara for Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Antusiasme masyarakat untuk menyambut Tahun Baru 2024 mulai terlihat di Kota Surabaya. Sebab, toko penjual kembang api dan terompet dari gas laris manis. Sementara terompet tiup yang terbuat dari kertas jarang terlihat di jalanan kota Surabaya.

Mereka yang merayakan akhir tahun ini lebih suka meniup terompet gas. Terompet jenis ini sering digunakan oleh para suporter sepak bola. Sementara, warga kota yang enggan keluar rumah, lebih suka menyulut kembang api. 

Toko Kembang Api di Jalan Banyuurip, Surabaya sejak dua lari lalu banyak didatangi pembeli .Mereka yang datang di toko ini menjual berbagai jenis kembang api. Kembang api yang dijual di toko tersebut diimpor dari China.

“Berbagai jenis kembang api kami jual di tempat ini”, kata Han, pemilik toko.  

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Dia mengatakan, omset penjualan kembang api tahun ini cukup lumayan bila dibandingkan dengan tahun lalu. Mereka yang membutuhkan kembang api untuk merayakan penutup tahun 2023 bukan saja warga kota Surabaya. Ada juga peminat dari Lamongan dan Sidoarjo. Pedagang asongan kembang api pun ada yang membeli di toko ini. 

H. Sumrali, salah seorang warga kota Surabaya, pekan lalu lalu memborong kembang api. Sumarli yang akrab disapa Abah Ali ini merogoh kocek sekitar Rp 1,5 juta untuk membeli berbagai jenis kembang api. 

Lima jenis kembang api yang yang dibeli Abah Ali tidak disulut pada malam tahun baru di Surabaya. Tapi kembang api tersebut akan disulut di salah satu kampung di Ponorogo.

"Semua kembang api yang saya beli ini akan saya sulut di rumah mertua di Ponorogo. Biar di sana suasana malam tahun baru lebih meriah”," ujar pria yang tinggal di kawasan Tandes, Surabaya. 

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Seperti dikatahui, kembang api yang biasanya disulut itu untuk memeriahkan pesta, memperingati hari kemerdekaan, pergantian, dan berbagai perayaan lainnya.

Kembang api yang dijual di pasaran terdiri dari delapan jenis. Yaitu, jenis kembang api Sparkie, Roman Candies, Dandelion, Pinwhel, Repeaters, Crysantemum, Gliter dan Palm. Kembang api dan mercon, pertama kali ditemukan di Tiongkok pada abad ke 9. 

Kemeriahan malam menjelang tahun baru 2024, di Surabaya juga akan terdengar bunyi terompet dan kembang api yang berhamburan di langit.

Bila suasana tidak hujan semua titik jalan, warga keluar rumah menyambut kedatangan tahun baru 2024. Hal ini sudah menjadi tradisi warga Kota Surabaya dan kota-kota lain.

Di Surabaya, tahun ini akan terdengar bunyi terompet gas. Sementara terompet tradisional yang bahannya terbuat dari kertas karton sudah jarang dijual di pinggir jalan.   

Yoyok, salah satu suporter sepak bola, misalnya, setiap akhir tahun lebih suka menggunakan terompet gas. Terompet jenis ini suaranya lebih keras, karena tinggal memencet tompolnya tanpa harus meniup seperti terompet tradisional.

"Lebih praktis menggunakan terompet gas. Terompet jenis ini muda dibeli”, katanya. 

Lelaki yang aktif jadi suporter Persebaya ini mengaku membeli terompoet gas secara online. Harga terompet berukuran kecil hanya sekitar Rp 35.000 dan ukaran besar Rp 85.000. “Kalau habis hanya isi gasnya,” katanya.

Sebagian warga kota yang tinggal di perkambungan juga tak melewatkan pergantian tahun tersebut. Mereka ada menyiapkan hidangan menu ikan bakar. Menu makanan ini disuguhhkan saat terdengar bunyi petasan mercon dan kembang api.(*)

Baca Sebelumnya

Tahun Anggaran 2023 Segera Berakhir, Pemkab Sidoarjo Kebut Proyek Infrastruktur

Baca Selanjutnya

Polresta Sidoarjo Catat Pengungkapan Kasus Naik 86,03 Persen pada Tahun 2023

Tags:

Tahun baru 2024 Terompet Gas surabaya kembang api

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar