KETIK, MADIUN – Polres Madiun meningkatkan kewaspadaan menjelang liburan panjang sekolah dengan memperketat pengamanan di sejumlah lokasi wisata dan gedung sekolah yang berada di wilayah hukumnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan sekaligus mencegah tindak kriminalitas selama masa libur berlangsung.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Madiun, Yudhi Kristiawan, mengatakan pihaknya akan meningkatkan intensitas patroli serta memperkuat personel di titik-titik yang dinilai rawan.
Menurutnya, objek wisata menjadi salah satu fokus pengamanan karena diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama libur sekolah.
“Di objek wisata nanti kita akan pertebal dengan kekuatan dari Samapta dan Satlantas untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas,” ujar AKP Yudhi Kristiawan, Senin, 15 Juni 2026.
Baca Juga:
Gubernur Khofifah Buka Jambore Perhutanan Sosial di Madiun, Inginkan KUPS Naik KelasSelain kawasan wisata, Polres Madiun juga memberikan perhatian khusus terhadap gedung sekolah dan sejumlah instansi yang berpotensi ditinggalkan dalam kondisi kosong selama masa libur panjang.
Yudhi menjelaskan, kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aksi pencurian maupun tindak kriminal lainnya.
Karena itu, patroli rutin akan ditingkatkan guna mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kemudian terkait dengan masalah premanisme tiga cepu yaitu curat, curas, dan curanmor kita juga antisipasi sehubungan dengan libur sekolah banyak instansi-instansi mungkin ditinggal karena libur panjang. Otomatis kita akan fokus ke sana untuk pengamanan,” katanya.
Baca Juga:
Polsek Kediri Kota Ringkus Dua Pelaku Curanmor dalam Satu Jam, Terungkap Diduga Terlibat Lima Aksi PencurianMenurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada pencegahan tindak pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tetapi juga berbagai potensi gangguan keamanan lainnya yang dapat muncul selama periode liburan.
Polres Madiun juga akan melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang dianggap rawan untuk menentukan pola pengamanan yang paling efektif.
Sementara terkait penambahan personel, Yudhi menegaskan jumlah petugas yang diterjunkan akan disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan di lapangan.
“Menyesuaikan saja. Nanti kebutuhan tambahan personel tetap menyesuaikan sesuai kondisi yang ada di lapangan,” ujarnya.
Polres Madiun mengimbau masyarakat yang berlibur agar tetap meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang bawaan, serta mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan menuju destinasi wisata.
Sementara bagi pihak sekolah dan instansi yang ditinggalkan selama liburan, kepolisian menyarankan agar memastikan sistem keamanan berfungsi dengan baik dan tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan.(*)