Jejak Sunan Katong di Protomulyo, Pusat Wisata Religi Bersejarah di Kota Santri Kendal

Jurnalis: Dian Wisnu Ardi
Editor: Al Ahmadi

16 Jan 2026 16:51

Thumbnail Jejak Sunan Katong di Protomulyo, Pusat Wisata Religi Bersejarah di Kota Santri Kendal
Caption Foto: Suasana Komplek Makam Kanjeng Sinuhun Sunan Katong di Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, yang ramai dikunjungi peziarah, Jumat, 16 Januari 2026. (Foto: Dian Wisnu Ardi/Ketik.com)

KETIK, KENDAL – Kabupaten Kendal, khususnya Kecamatan Kaliwungu, telah lama dikenal sebagai Kota Santri. Di balik hiruk-pikuk jalur Pantura, tersimpan warisan sejarah penyebaran Islam yang agung di Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Di sanalah bersemayam Makam Kanjeng Sinuhun Sunan Katong, sebuah destinasi wisata religi yang tak pernah sepi dari lantunan doa para peziarah.

Secara geografis, Komplek Makam Sunan Katong terletak di area perbukitan yang asri, tepatnya di Desa Protomulyo.

Lokasi ini sering disebut dalam babad tanah Jawa sebagai Bukit Kuntul Nglayang. Suasana di lokasi sangat teduh, dikelilingi pepohonan besar yang menaungi area pemakaman, memberikan ketenangan batin bagi siapa saja yang datang.

Baca Juga:
Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

Berdasarkan latar belakang sejarah, Sunan Katong memiliki nama asli Raden Katong. Beliau dikenal sebagai salah satu tokoh sentral penyebaran agama Islam di wilayah Kendal dan sekitarnya.

Banyak literatur sejarah menyebutkan bahwa Sunan Katong memiliki hubungan darah yang dekat dengan Kesultanan Demak Bintoro, bahkan diyakini sebagai adik dari Raden Patah.

Makam ini tidak berdiri sendiri. Di sekitarnya terdapat komplek makam tokoh-tokoh penting lainnya yang turut serta dalam syiar Islam, seperti Makam Kyai Guru (Syeikh Asy’ari), Pangeran Djuminah, serta para pengikut setia Sunan Katong.

Keberadaan makam-makam ini menjadikan area Protomulyo sebagai satu kesatuan komplek wisata religi yang terintegrasi.

Baca Juga:
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Memasuki area makam, pengunjung akan disambut oleh gapura pendopo yang megah dan terawat dengan tulisan "Selamat Datang di Makam Kanjeng Sinuhun Sunan Katong". Fasilitas di area ini pun terus berbenah demi kenyamanan pengunjung.

Menurut salah satu pekerja, Sanaji, yang sehari-harinya merawat Komplek Makam Sunan Katong, arus pengunjung memiliki pola tertentu.

"Kalau hari biasa memang ada saja yang datang, tapi lonjakan pengunjung itu pasti terjadi pada hari Minggu dan hari libur nasional. Apalagi kalau momen Syawalan (satu minggu pasca lebaran), itu puncaknya. Peziarah membludak, tidak hanya dari Kendal tapi dari luar daerah," ujar Sanaji saat ditemui di lokasi, Jumat, 16 Januari 2026.

Motivasi para peziarah pun beragam, namun bermuara pada satu tujuan spiritual. Eva, salah satu pengunjung yang ditemui usai memanjatkan doa, mengungkapkan alasannya berziarah.

"Tujuannya ya untuk mendoakan beliau-beliau yang sudah berjasa menyebarkan agama Islam, sekaligus 'ngalap berkah' (mencari keberkahan) dari Allah SWT melalui perantara (wasilah) wali-Nya. Hati jadi lebih tenang kalau sudah ke sini," tutur Ibu Eva.

Melihat potensi besar yang dimiliki Komplek Makam Sunan Katong, wisata religi ini memegang peranan vital dalam peta pariwisata Kabupaten Kendal ke depannya.

Pengembangan tidak bisa hanya berhenti pada pemugaran fisik makam. Diperlukan integrasi yang kuat antara aspek spiritual dan ekonomi kerakyatan. Kedepannya, kawasan ini diharapkan dapat menjadi pusat edukasi sejarah dan pemberdayaan UMKM.

Dengan pengelolaan yang profesional dan tetap menjaga kesakralan, Makam Sunan Katong bukan hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir sang penyebar Islam, tetapi juga menjadi penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kendal yang berbasis kearifan lokal.(*)

Baca Sebelumnya

Wisata Malam Keluarga Minim, Pemkot Batu Siapkan Terobosan Baru

Baca Selanjutnya

Polda Kepri Peringati Isra Mikraj, Perkuat Keimanan dan Integritas Personel Polri

Tags:

Wisata Religi Makam Sunan Katong Kaliwungu Kendal pariwisata Wisata Religi Kendal Kota santri Protomulyo Sejarah Islam Jawa Tengah

Berita lainnya oleh Dian Wisnu Ardi

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

11 April 2026 14:20

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

11 April 2026 14:09

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

10 April 2026 07:30

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

9 April 2026 11:25

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

1 April 2026 19:11

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

Bidik Level Nasional, 285 Calon Paskibraka Kendal Jalani Tes CAT Wawasan Kebangsaan

1 April 2026 19:08

Bidik Level Nasional, 285 Calon Paskibraka Kendal Jalani Tes CAT Wawasan Kebangsaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar