Jeffrey Epstein, Sosok yang Catatan Kejahatannya Mengguncang Tatanan Dunia

Jurnalis: Zanavia Javasta
Editor: Dendy Ganda Kusumah

9 Feb 2026 18:39

Thumbnail Jeffrey Epstein, Sosok yang Catatan Kejahatannya Mengguncang Tatanan Dunia
Catatan Jeffrey Epstein mengungkap keterlibatan sejumlah tokoh dunia dalam jejaring kejahatannya. (Foto: New York Times)

KETIK, JAKARTA – Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan dan bahan perbincangan dunia setelah otoritas Amerika Serikat merilis jutaan halaman dokumen terkait kasus lamanya, yang dikenal sebagai Epstein Files. Rilis dokumen tersebut menyita perhatian publik global karena mengungkap kembali jaringan kejahatan perdagangan perempuan dan eksploitasi anak yang melibatkan pemodal kaya raya dengan relasi elite internasional.

Jeffrey Edward Epstein merupakan seorang pemodal (financier) dan pengusaha asal Amerika Serikat. Namanya dikenal luas bukan karena prestasi bisnis, melainkan akibat keterlibatannya dalam kasus kejahatan seksual yang selama bertahun-tahun tertutup rapat. Pertanyaan pun mengemuka: siapa sebenarnya Epstein dan mengapa kejahatannya baru terkuak secara luas belakangan ini?

Epstein lahir pada 20 Januari 1953 di Brooklyn, New York, dari pasangan Seymour Epstein dan Pauline Epstein. Ia dibesarkan dalam keluarga Yahudi kelas menengah, jauh dari latar belakang keluarga kaya atau berpengaruh. Setelah lulus sekolah menengah atas, Epstein sempat menempuh pendidikan di Cooper Union dan NYU Courant Institute of Mathematical Sciences. Namun, ia tidak pernah menyelesaikan pendidikan sarjananya.

Meski tanpa gelar akademik, Epstein memulai karier sebagai guru matematika dan fisika di sekolah swasta elite di Manhattan. Pada 1976, menurut berbagai sumber, ia diperkenalkan kepada mitra di bank investasi global Bear Stearns oleh salah satu orang tua muridnya. Dari titik inilah kariernya melonjak. Dalam waktu sekitar enam tahun, Epstein telah menjadi pedagang saham sebelum akhirnya mendirikan perusahaan pengelola keuangannya sendiri.

Baca Juga:
Pedro Acosta Jujur Soal KTM: Membaik, Tapi Masih Tertinggal dari Ducati dan Aprilia

Pada dekade 1980-an, Epstein diketahui berhasil mengumpulkan kekayaan yang sangat besar hingga disebut sebagai miliarder. Namun, nilai pasti kekayaannya sulit dipastikan karena sebagian besar disimpan secara tertutup. Ia disebut memperoleh penghasilan dengan menyediakan layanan pengelolaan pajak dan perencanaan warisan bagi para miliarder. Kekayaan tersebut memungkinkannya memiliki berbagai properti mewah di berbagai negara, termasuk sebuah pulau pribadi yang dikenal sebagai “Epstein Island”.

Epstein juga dikenal memiliki jaringan pergaulan yang luas, mencakup pebisnis, politisi, bangsawan, hingga akademisi ternama dunia. Namun, di balik citra tersebut, sejumlah korban telah melaporkan dugaan kekerasan seksual sejak 1990-an. Maria Farmer melaporkan dugaan pemerkosaan kepada kepolisian dan FBI pada 1996, namun kasus itu tidak ditindaklanjuti. Nama Virginia Giuffre kemudian menjadi salah satu korban pertama yang berani mengungkap identitasnya ke publik pada 2011.

Epstein meninggal dunia di sel penjaranya pada 10 Agustus 2019. Kematian tersebut dinyatakan sebagai bunuh diri oleh otoritas setempat, meski hingga kini masih memicu skeptisisme publik dan berbagai teori konspirasi. Rilis Epstein Files pada 2025–2026 kembali membuka luka lama, sekaligus menyoroti kegagalan sistem hukum dalam menangani kasus kejahatan seksual berskala besar. (*)

Baca Juga:
Alarm untuk Ducati, Bagnaia Nilai Aprilia Sudah di Level Berbeda
Baca Sebelumnya

Bukber di Jambuluwuk Kota Batu, Nikmati Menu Asian Cuisine Autentik

Baca Selanjutnya

Anak-anak Berkebutuhan Khusus Tampil Memukau, Ramaikan HPN dan HUT ke-80 PWI di Grobogan

Tags:

jeffrey epstein files epstein epstein file perdagangan anak kasus kekerasan dunia penjahat anak Amerika brooklyn pulau pribadi epstein

Berita lainnya oleh Zanavia Javasta

Seratusan Mahasiswa Gelar Aksi Demo di Kayutangan Malang, Protes Kekerasan Aparat di Tual

23 Februari 2026 20:29

Seratusan Mahasiswa Gelar Aksi Demo di Kayutangan Malang, Protes Kekerasan Aparat di Tual

Daftar Lengkap Peserta Lolos Seleksi Jalur Prestasi MTsN 1 Kota Malang, Cek Namamu!

21 Februari 2026 19:41

Daftar Lengkap Peserta Lolos Seleksi Jalur Prestasi MTsN 1 Kota Malang, Cek Namamu!

Jangan Khawatir! MTsN 1 Kota Malang Buka Gelombang 2 PMBM, Catat Jadwalnya

21 Februari 2026 18:41

Jangan Khawatir! MTsN 1 Kota Malang Buka Gelombang 2 PMBM, Catat Jadwalnya

Siswi SDN Sawojajar 5 Kota Malang Sabet Medali Emas di Ajang Internasional AISEEF 2026

20 Februari 2026 20:32

Siswi SDN Sawojajar 5 Kota Malang Sabet Medali Emas di Ajang Internasional AISEEF 2026

Jadi Ketum IKA ITN, Ini Kabinet Inti Wahyu Hidayat Wujudkan Visi Kolaborasi

19 Februari 2026 17:45

Jadi Ketum IKA ITN, Ini Kabinet Inti Wahyu Hidayat Wujudkan Visi Kolaborasi

Masjid FK UB Gelar Cek Kesehatan Gratis, Ajak Masyarakat Sehat Bugar Jalani Puasa

19 Februari 2026 15:34

Masjid FK UB Gelar Cek Kesehatan Gratis, Ajak Masyarakat Sehat Bugar Jalani Puasa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar