JCW Soroti Proses Verifikasi SPMB SMA/SMK Negeri di Yogyakarta Terlalu Lama

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

20 Jun 2025 16:28

Thumbnail JCW Soroti Proses Verifikasi SPMB SMA/SMK Negeri di Yogyakarta Terlalu Lama
JCW menyoroti proses verifikasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tingkat SMA/SMK Negeri di Yogyakarta yang dianggap terlalu lama. (Foto: Bahar/Ketik)

KETIK, YOGYAKARTA – Proses penerimaan murid baru di Yogyakarta kembali mendapat sorotan dari Jogja Corruption Watch (JCW). Kali ini, JCW menyoroti proses verifikasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tingkat SMA/SMK Negeri di Yogyakarta yang dianggap terlalu lama.

Menurut Deputi Pengaduan Masyarakat JCW, Baharuddin Kamba, proses verifikasi yang lama menyebabkan keterlambatan dalam proses penerimaan murid baru. Salah satu yang dikeluhkan wali atau siswa adalah lamanya proses verivikasi ini.

"Kami temukan, dari hari Senin memasukkan baru hari Kamis malamnya terverifikasi dan kami terima aduan soal ini," ungkap Baharuddin.

JCW menyarankan agar petugas verifikator ditambah untuk mempercepat proses verifikasi.

"Misalnya, dalam satu hari jumlah pendaftar ada 750 orang, maka dapat dihitung berapa jumlah tenaga verifikator yang dibutuhkan," ujarnya lagi.

Baharuddin juga menambahkan bahwa JCW telah melakukan pemantauan terhadap proses penerimaan murid baru di beberapa sekolah di Yogyakarta. Ia mengungkapkan hasil pemantauan yang dilakukan menunjukkan bahwa proses verifikasi yang lama merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh calon murid baru.

Jenjang SMP

Sementara itu, proses penerimaan murid baru di SMP Negeri 5 dan SMP Negeri 6 Kota Yogyakarta berjalan dengan lancar. Meskipun sempat terjadi gangguan server, namun hal tersebut tidak berlangsung lama dan dapat segera diatasi.

JCW berharap bahwa proses verifikasi dapat dipercepat dan dilakukan dengan lebih efektif.

"Kami berharap bahwa proses penerimaan murid baru dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada masalah yang dihadapi oleh calon murid baru," imbuhnya lagi.

Baharuddin juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penerimaan murid baru. Ia berharap bahwa proses penerimaan murid baru dapat dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Sehingga tidak ada kecurangan atau penyalahgunaan wewenang.

Pada kesempatan yang sama, JCW juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengawasi proses penerimaan murid baru.

"Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengawasi proses penerimaan murid baru, sehingga dapat memastikan bahwa proses tersebut dilakukan dengan adil dan transparan," ujar Baharuddin.

Dengan begitu, diharapkan proses penerimaan murid baru dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada masalah yang dihadapi oleh calon murid baru.

Sementara itu saat dihubungi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Drs Suhirman, M Pd menyampaikan bahwa masalah proses verifikasi, sangat wajar kalau agak lama. 

"Pada di hari 1 kita buka (tanggal 18) langsung masuk 11 ribuan data yang harus diverifikasi," ungkapnya.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Ia menyebutkan verifikator sudah melibatkan panitia baik di Induk Disdikpora DIY maupun di tingkat satuan pendidikan, tetapi karena memang harus mencermati dokumen dengan teliti untuk 1 siswa membutuhkan antara 5-10 menit. 

Menurut Suhirman, sampai dengan hari ke-3 ini sudah ada 30 ribu data yang masuk dan sudah tidak ada antrian panjang yang membutuhkan waktu yang lama.

"Bisa dibayangkan dalam 3 hari 36 ribu data, berarti satu hari 1000 data sudah terverifikas," jelasnya.

Ditambahkan bahwa Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY bertanggung jawab atas pendaftaran siswa baru untuk jenjang SMA/SMK sederajat di Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Baca Juga:
Bupati Tegal Jadi Wisudawan Magister Manajemen UPS

Sedangkan pendaftaran siswa baru untuk jenjang SMP, khususnya dalam konteks Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), menjadi kewenangan pemkab atau pemkot. Dalam hal ini Dinas Pendidikan setempat, serta satuan pendidikan (sekolah) yang bersangkutan.  (*)

Baca Sebelumnya

Sari Roti Resmikan Distributor Wilayah Cilegon-Serang, Siap Gempur Pasar Banten

Baca Selanjutnya

Kepala Staf Kepresidenan RI Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat di Kota Malang, Pastikan Standarisasi Pendidikan Merata

Tags:

JCW SPMB SMA/SMK Negeri Verifikasi Penerimaan murid baru Transparansi Akuntabilitas Pendidikan Dispora DIY

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar