Jawa Timur Terima 145 Siswa Program Afiliasi Pendidikan Menengah dari Papua, Disebar ke 36 Sekolah

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

11 Jul 2025 13:39

Headline

Thumbnail Jawa Timur Terima 145 Siswa Program Afiliasi Pendidikan Menengah dari Papua, Disebar ke 36 Sekolah
Gubernur Khofifah bersama siswa-siswa Papua yang ikut program ADEM. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menerima 145 siswa Papua yang berasal dari program Afiliasi Pendidikan Menengah (ADEM) Kemendikdasmen RI. Mereka akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di 36 sekolah di Jawa Timur. 

Program tersebut telah menghasilkan sebanyak 7 angkatan. Jawa Timur dinilai berhasil menjalankan program. Sebanyak 105 dari 206 siswa Papua yang bersekolah di Jatim berhasil diterima di perguruan tinggi se-Indonesia. 

"Kami bersyukur sekali bahwa tahun lalu, dari 206 siswa Papua, sebanyak 105 diterima di perguruan tinggi se-Indonesia. Ini artinya mereka ini anak-anak yang luar biasa, penuh prestasi," ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Jumat 11 Juli 2025.

Khofifah menjelaskan, Jatim selalu terbuka dalam memberikan penguatan pendidikan terhadap masa depan masyarakat Papua. Menurutnya agar dapat mencapai kesuksesan, anak-anak Papua harus mampu belajar dengan baik dan disiplin.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

"Jika mereka juga mendapatkan tempat tumbuh kembang dan pembibingan yang baik, saya rasa prestasi mereka akan terus baik. Terus bisa memberikan penguatan pada masa depan masyarakat yang ada di Papua," katanya. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai menjelaskan pada program ADEM tersebut terdapat 500 anak Papua yang disebar di seluruh Indonesia. Mereka akan menempuh pendidikan SMA selama 3 tahun hingga lulus. 

"Untuk sementara memang tingkat SMA, mulai dari kelas 1 sampai mereka 3 tahun sampai mereka lulus. Pendidikan mereka selama 3 tahun dan berapa angkatan banyak menghasilkan lulusan yang masuk di perguruan tinggi negeri maupun swasta, bahkan sekolah kedinasan," ujarnya. 

Daerah-daerah yang dipilih menjadi jujugan para siswa mulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Tuban, Jember, Bojonegoro, dan daerah lainnya. Beberapa siswa akan mendapatkan fasilitas berupa asrama, namun ada pula yang tinggal bersama masyarakat sekitar. 

Baca Juga:
PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

"Mereka disekolahkan di sekolah yang sudah siap menerima. Bagaimana dengan tempat bermalamnya, sekolahnya, jadi itu yang dijadikan acuan kenapa mereka siap menerima anak-anak ADEM," tuturnya. 

Sebelum menempuh pendidikan, anak-anak Papua tersebut telah dididik agar dapat menyesuaikan diri dengan adat, kebiasaan, hingga makanan yang ada di Jawa Timur. 

"Mereka dididik, mendapatkan wawasan kebangsaan dari Rindam Brawijaya, supaya mereka bisa menyesuaikan kondisi wilayah yang ada di Jawa Timur. Jadi pada saat mereka terjun ke sekolah masing-masing nggak kaget," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Riset Mahasiswa Unair Ungkap Tantangan Urban Tourism di Jalan Tunjungan Surabaya

Baca Selanjutnya

Rekonstruksi Pembunuhan di Singgahan Tuban: Tersangka Injak dan Buang Tubuh Korban ke Lumpur

Tags:

Adem Papua jatim Afiliasi Pendidikan Menengah Provinsi Jawa Timur Pendidikan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar