Jauh dari Orang Tua, Begini Kisah Perjuangan Meisa Rahma Latifa hingga Jadi Pramugari Kereta Api

Jurnalis: Wandi Ruswannur
Editor: Mustopa

10 Mei 2024 03:36

Thumbnail Jauh dari Orang Tua, Begini Kisah Perjuangan Meisa Rahma Latifa hingga Jadi Pramugari Kereta Api
Meisa Rahma Latifa, Pramugari Kereta Api (Foto: dok. pribadi)

KETIK, YOGYAKARTA – Meisa Rahma Latifa gadis asal Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu membagikan kisah perjuangannya hingga bisa menjadi pramugari kereta api.

"Saat ini saya tinggal di Yogyakarta menjadi pramugari dan masih menempuh pendidikan S1 Manajemen sehingga harus jauh dari orangtua," katanya kepada media online nasional Ketik.co.id melalui pesan  Whatsapp, Jumat (10/05/2024).

Pemilik akun media sosial Instagram @meisa_rahma_latifa mengatakan, suka dan duka yang dilewati selama ini pasti ada. Salah satunya saat lulus SMA, ia pernah mendaftar sebanyak 2 kali tetapi belum ada rezeki dari yang di atas.

"Pada akhirnya tertarik untuk terjun di dunia pelayanan, karena basic diri saya adalah komunikasi. Lalu memutuskan untuk mengambil kuliah dengan dua kampus berbeda guna menunjang pekerjaan tentunya," ujar Meisa

Baca Juga:
WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Foto Meisa Rahma Latifa, Pramugari Kereta Api (Foto: dok. pribadi)Meisa Rahma Latifa, Pramugari Kereta Api (Foto: dok. pribadi)

Setelah berbincang secara matang bersama pihak keluarga, pada akhirnya ia mengambil jalan dengan memutuskan untuk merantau bekerja di kereta api sambil melanjutkan perkuliahan S1 Manajemen hingga saat ini.

"Saya adalah anak rantau dan orang yang sangat senang membuka komunikasi dengan orang lain, baik itu orang tua maupun muda. Karena ketika kita membuka komunikasi pertama dengan orang otomatis akan mendapatkan teman dan saudara baru," imbuhnya.

Meisya merasa sangat bersyukur bisa dapat bergabung dengan PT Kereta Api Indonesia dengan menjadi seorang pramugari, pekerjaan yang mempertemukannya dengan ribuan orang yang berbeda karakter.

Baca Juga:
'Gas!' Lagu Milik FSTVLST yang Ajarkan Bangkit dari Keterpurukan, Begini Liriknya!

"Sebagai pramugari saya harus memiliki sifat-sifat khusus dengan jiwa humble misalnya memiliki hati yang tulus dan sabar seperti yang telah disampaikan dalam moto PT Kereta Api Indonesia yaitu melayani dengan sepenuh hati," tuturnya.

Sejauh ini suka yang sangat dirasakannya yaitu bisa membanggakan kedua orang tua dengan menjadi seorang wanita yang mandiri, pekerja keras, berdiri dengan kaki sendiri, dapat bertemu dan berjabat tangan dengan orang-orang hebat yang naik di atas kereta.

"Untuk dukanya mungkin dari awal merantau. Kalau orang lain masuk ke tempat kuliah diantar oleh orang tua dan keluarga, sedangkan saya hanya modal tekad serta satu koper yang berisi bekal dan doa restu dari orang tua, tapi saya yakin pasti bisa," tuturnya penuh haru.

Kendati demikian, ia sangat bersyukur karena selalu didukung penuh dari orang tua.

Ia berharap ke depan selalu bisa menambah wawasan, baik ilmu dan pengalaman serta bisa selalu berbagi cerita dengan orang sekitar tentang apa itu perjuangan, semangat, percaya diri, dan komunikasi. Karena menurutnya hal itu semua sangat penting.

"Saya mengajak generasi muda khususnya kaum perempuan di manapun berada agar jangan pernah mundur sebelum mencoba, jangan pernah merasa gagal sebelum bangkit dan jangan pernah balik sebelum berhasil," tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Fokus pada Kepemimpinan Perempuan, Naviatus Sholikhah Resmi Pimpin Kopri Kota Malang

Baca Selanjutnya

Pimpin PMII Kota Malang, Diky Wahyu Firmansyah Janji Perkuat Nilai-Nilai Aswaja

Tags:

Meisa Rahma Latifa Pramugari Kereta Api Cantik mahasiswi orangtua perjuangan Muko-muko Yogyakarta

Berita lainnya oleh Wandi Ruswannur

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

4 Agustus 2024 06:05

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

31 Juli 2024 00:05

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

30 Juli 2024 05:23

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

29 Juli 2024 05:52

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

28 Juli 2024 01:17

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

27 Juli 2024 10:45

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar