Jangan Berlebihan! Ini Batasan Anak Bermain Game

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Irwansyah

11 Feb 2023 13:23

Thumbnail Jangan Berlebihan! Ini Batasan Anak Bermain Game
Ilustrasi anak bermain game. (Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – Bermain game adalah hal yang menyenangkan bagi banyak orang. Game berguna untuk melepas penat dari rutinitas sehari hari.

Selain itu beberapa game juga memiliki manfaat melatih fokus, konsentrasi bahkan kecerdasan. Apalagi saat ini game dapat mudah diunduh dari smartphone dan berbagai perangkat elektronik lainnya.

Tidak hanya orang dewasa, game juga digemari oleh anak-anak. Bahkan tidak sedikit orang tua yang memberi anaknya smartphone pada usia yang sangat muda. Alasannya agar anak tenang dan tidak rewel.

Sebenarnya hal ini tidak masalah, asalkan orang tua tahu batasan waktu anak dalam bermain game. Jika berlebihan, tentu saja akan membuat anak kecanduan dan hal ini tidak baik bagi tumbuh kembangnya.

Baca Juga:
Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

Oleh sebab itu, psikolog klinis dari Eka Hospital Cibubur, Siti Sa'diah Syam, M.Psi, menyampaikan beberapa batasan anak dalam bermain game.

1. Usia anak boleh bermain gadget

Dilansir dari situs Worid Health Organization (WHO), bahwa anak di bawah usia dua tahun belum boleh terpapar media digital, seperti televisi atau smartphone. Mengapa demikian?

Menurut United Nations Children's Fund (UNICEF), paparan layar mengurangi kemampuan anak untuk membaca emosi manusia dan mengendalikan rasa frustrasi mereka. Interaksi tatap muka adalah satu-satunya cara anak belajar memahami isyarat nonverbal dan menafsirkannya.

Baca Juga:
Batasi Penggunaan Gadget dan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun, SE Wali Kota Malang Segera Diterbitkan

2. Batasan screen time

Selain itu sebagai orang tua juga harus tegas menetapkan batasan screen time bagi anak. Batas screen time harian yang direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics adalah 30 menit untuk anak di bawah usia 6 tahun dan 60 menit untuk anak di atas usia 6 tahun.

Masih mengacu sumber yang sama, ada sedikit kelonggaran jika anak sedang libur sekolah, yaitu maksimal 2 jam. Yang terpenting, izinkan anak menggunakan gadget setelah tanggung jawab mereka (tugas sekolah dan pekerjaan rumah) selesai.

3. Perhatikan jenis game yang dimainkan

Sebagai orang tua sudah sepatutnya memperhatikan jenis game yang dimainkan anak. Mengingat banyaknya jenis game yang beredar dan tidak semuanya layak dimainkan oleh anak-anak.

"Paling tidak, yang perlu diperhatikan adalah batasan usianya, sesuaikan dengan (umur) anak. Biasanya kan ada rating-nya, entah itu 3+, 5+, atau 17+," tutur Diah.

4. Pentingnya pengawasan orang tua

Pengawasan orang tua adalah faktor yang penting dalam tumbuh kembang anak. Namun ada kalanya sebagai orang tua kita tidak dapat memantau anak setiap saat. tulah mengapa fitur kontrol orang tua diciptakan.

Cara mengaktifkannya cukup mudah. Untuk perangkat Android, buka aplikasi Google Play lalu klik ikon profil yang ada di kanan atas. Klik Setelan > Keluarga > Kontrol Orang Tua. Aktifkan kontrol orang tua dan buat PIN. Setelahnya, kita bisa memilih rating aplikasi dan game sesuai usia anak.

5. Jika anak terlanjur kecanduan game

Dilansir Game Quitters, sebanyak 8,5 persen anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun mengalami kecanduan game. Dari seluruh pecandu game, 94 persen di antaranya adalah laki-laki dan 6 persen perempuan.

Mengutip Pine Grove Behavioral Health & Addiction, ciri-ciri anak kecanduan game adalah:

- Mengabaikan tugas sekolah, hobi lama, teman lama, bahkan waktu tidur supaya bisa bermain game lebih lama.

- Setiap harinya, menghabiskan 6 jam atau lebih untuk bermain game.

- Sangat defensif, marah, atau menangis jika diminta berhenti.

- Menjadi gelisah jika tidak bermain game.

- Mengalami sakit di tangan, mata, dan punggung karena terlalu banyak bermain game.

Apa yang harus dilakukan jika anak terlanjur kecanduan game? Kecanduan yang parah membutuhkan tentu saja perawatan profesional dan ini memakan waktu yang cukup lama untuk penyembuhan. Selain itu diperlukan tekad yang kuat dari diri sendiri dan dukungan keluarga agar bisa sembuh.

Namun jika gejalanya masih ringan,orang tua dapat menerapkan beberapa peraturan. Seperti mematikan gadget selama makan atau liburan keluarga, mendorong anak melakukan aktivitas lain (misalnya membaca buku atau bermain di luar ruangan), hingga mematikan gadget 30–60 menit sebelum tidur. (*)

Baca Sebelumnya

Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras Aman

Baca Selanjutnya

Wow! Biaya ONH Ternyata Bisa Ditekan sampai Rp 40 Juta

Tags:

Game Gadget kecanduan Batasan anak main game

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar