KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pendataan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebagai langkah untuk memastikan ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Esty Dwiastuti, mengatakan koordinasi teknis pendataan SPAM dilakukan bersama sejumlah pihak yang memiliki keterkaitan dengan penyediaan layanan air minum.

“Koordinasi teknis pendataan SPAM ini melibatkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Batu, konsultan dari Universitas Brawijaya, Bapelitbangda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Perumdam Among Tirto, serta perwakilan dari tiga kecamatan,” ungkapnya, Minggu, 30 Agustus 2026.

Pelibatan berbagai unsur tersebut diarahkan untuk memperkuat koordinasi dalam penyusunan data SPAM di seluruh wilayah Kota Batu.

Esty menjelaskan, koordinasi lintas sektoral tersebut berfokus pada tiga kecamatan yang ada di Kota Batu. Sinergi antarinstansi diperlukan untuk memastikan data yang dikumpulkan memiliki tingkat akurasi dan dapat terintegrasi sebagai dasar pengelolaan SPAM.

Baca Juga:
Laka Truk Damkar, Wali Kota Batu Cak Nur Pastikan 5 Korban Tertangani Secara Optimal

“Fokus pada tiga kecamatan di Kota Batu, koordinasi lintas sektoral ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan memastikan data SPAM akurat serta terintegrasi,” ujar Esty.

Keberadaan data yang valid, jelas dia, menjadi bagian penting dalam menentukan arah perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan sistem penyediaan air minum.

“Data yang valid sangat krusial sebagai landasan perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan SPAM yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak terkait menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan layanan air minum yang dapat diakses masyarakat secara adil dan merata.

Baca Juga:
Apresiasi Layanan Gratis RSIA Haji, Wali Kota Batu: Masyarakat Sehat Bisa Berkarya Optimal

Esty juga menekankan pentingnya akurasi data dalam memastikan perencanaan SPAM sesuai kebutuhan. Selain menjadi dasar penyusunan program, data yang tepat juga berkaitan dengan efisiensi pengelolaan serta keandalan layanan air minum bagi masyarakat.

“Data yang akurat adalah fondasi utama untuk merencanakan SPAM yang tepat sasaran, memastikan efisiensi pengelolaan, dan memberikan layanan air minum yang andal bagi seluruh warga,” paparnya.

Atas proses koordinasi tersebut, Esty menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Batu melalui kolaborasi yang telah dibangun.

“Terima kasih atas kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak yang terlibat. Komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Batu dengan semangat,” tuturnya.

Ia turut mengajak seluruh pihak mendukung upaya bersama dalam mewujudkan Kota Batu yang lebih inklusif melalui akses air bersih yang terjamin bagi masyarakat.(*)