Jalin Kolaborasi dengan BPIP, YPI Hidayatul Mubtadi'in Terapkan Ekonomi Pancasila

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Marno

15 Jul 2023 09:51

Thumbnail Jalin Kolaborasi dengan BPIP, YPI Hidayatul Mubtadi'in Terapkan Ekonomi Pancasila
Kemas Akhmad Tajuddin, Hasanuddin Wahid, memantau produk buatan YPI Hidayatul Mubtadi'in (foto: Lutfia/ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Hidayatul Mubtadi'in sudah kali kedua jalin kerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Saat ini BPIP tengah mencanangkan konsep Ekonomi Pancasila untuk diterapkan oleh masyarakat. 

Sosialisasi pun gencar dilaksanakan, salah satunya kepada Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi'in. Menurut Deputi Bidang Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi, BPIP, Kemas Akhmad Tajuddin, saat ini Ekonomi Pancasila dalam oroses finalisasi draft RUU.

"Ekonomi Pancasila akan kita buat dan rancang Undang-Undangnya. Mudah-mudahan DPR bisa mempercepat proses pembentukan UU Ekonomi Pancasila. Naskah akademik sudah dibuat dan draft RUU sedang finalisasi," ujarnya pada Sabtu (15/7/2023).

Jika RUU Ekonomi Pancasila telah disahkan, maka akan memperkuat dasar hukum dalam pengimplementasian. Kemas mengharapkan pada tahun 2023 RUU tersebut dapat segera disahkan.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

"Dengan RUU ini maka Ekonomi Pancasila sudah punya dasar hukum yang kuat. Kalau selama ini Ekonomi Pancasila kan lebih banyak diwacanakan, belum diwujudkan dalam dasar hukum yang kuat. Target 2023 RUU Ekonomi Pancasila bisa disahkan dan jadi dasar hukum untuk melakukan aktivitas perekonomian," jelasnya.

Sementara itu, Ketua YPI Hidayatul Mubtadi'in Kota Malang, Nur Laila menjelaskan bahwa para santri mencoba menghidupkan perekonomian pesantren. YPI Hidayatul Mubtadi'in telah mengembangkan beberapa produk melalui digitalisasi yang melibatkan siswa dan santri. Mulai dari hasil karya seni lukis, desain grafis, hingga produk makanan seperti kopi racik. 

"BPIP kan mencanangkan Sistem Pancasila melalui Pesantren. Kami sendiri sudah punya produk, hasil dari siswa san santri. Kami kerja sama dengan wali murid, alumni, untuk membangun sistem distribusi Ekonomi Pancasila. Santri dijadikan distributor, reseller, untuk usaha yang dimiliki. Santri ini juga dididik menjadi produsen dari produk yang mereka miliki," jelas Laila.

Laila menjelaskan, peran BPIP pada kolaborasi ini adalah memberikan arahan dan panduan tentang cara Ekonomi Pancasila berkembang di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar. Mengingat selama ini sudah banyak wali murid memberikan pelatihan pembuatan produk kepada santri.

Baca Juga:
Kepala Daerah Diingatkan Pantau MBG, Gubernur Khofifah Perintahkan Perbaiki Kendala di Lapangan

"Kita ada sistem MOU kerjasama tertulis dengan pihak UMKM. Pembagiannya nanti bagi hasil karena kita sistemnya juga syariah. Jadi bukan sistem persentasi lagi," tambahnya.

YPI Hidayatul Mubtadi'in sendiri memiliki berbagai lembaga pendidikan. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga Pondok Pesantren (Ponpes). Namun hanya 24 siswa atau santri kompeten dari MTS dan MA yang terlibat pada usaha tersebut.

"Kita juga terintegrasi dengan program One Pesantren One Product (OPOP) dari Gubernur Jawa Timur. Kita juga termasuk salah satu peserta dan binaan OPOP," ujarnya.

Senada, Anggota DPR RI Dapil Malang Raya M Hasanuddin Wahid yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan siap mengawal proses finalisasi draft RUU Ekonomi Pancasila. 

"Kami siap mengawal RUU segera disahkan,karena kami yakin Ekonomi Pancasila ini sangat pas di era saat ini dengan gempuran teknologi dan pasca pandemi," kata Cak Udin, sapaan akrab Hasanuddin Wahid, yang juga Sekjen DPP PKB itu. (*)

Baca Sebelumnya

BPPTKG Catat 156 Kali Guguran Lava Gunung Merapi

Baca Selanjutnya

Penerimaan Pajak Jatim Capai Rp 738 Miliar dari Program Pemutihan PKB

Tags:

Pesantren OPOP Ekonomi Pancasila BPIP YPI Hidayatul Mubtadi'in

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar