Jalani Pemeriksaan KPK, Sadad Tercepat, Kusnadi 'Tertahan' 9 Jam

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Moana

26 Jan 2023 00:15

Thumbnail Jalani Pemeriksaan KPK, Sadad Tercepat, Kusnadi 'Tertahan' 9 Jam
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jatim, Rabu (25/1/2023).(Shinta Miranda Sari/KETIK) 

KETIK, SIDOARJO – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan maraton terhadap empat pimpinan DPRD Jatim terkait pusaran korupsi aliran dana hibah yang meyeret Sahat Tua P Simandjuntak sebagai tersangka. 

Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jatim, Rabu (25/1/2023). 

Empat pimpinan dewan tersebut adalah Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Wakil Ketua DPRD Jatim Fraksi Gerindra Anwar Sadad, Wakil Ketua DPRD Jatim Anak Maslachah dan Wakil Ketua DPRD Jatim Fraksi Demokrat Iskandar. 

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim), Anwar Sadad menjalani pemeriksaan tercepat dibanding ketiga lainnya. Sadad diperiksa sekitar 2,5 jam mulai pukul 12.08 - 14.45 WIB.

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Sedangkan Iskandar keluar sekitar pukul 16.30 WIB. Sementara Kusnadi menjalani pemeriksaan selama kurang lebih sembilan jam. Anik Maslachah diperkirakan keluar sekitar sore setelah Iskandar.

Kusnadi sempat dua kali keluar dari gedung untuk menjalankan shalat ashar sekitar pukul 16.00 WIB dan shalat magrib pukul 18.00 WIB kemudian masuk lagi ke dalam gedung.

Ia tak terlalu menanggapi pertanyaan wartawan terkait penyidikan tersebut dan hanya melemparkan senyum. Ia keluar gedung pada pukul 19.00 WIB. Total sekitar 9 jam Kusnadi harus tertahan oleh pemeriksaan tersebut dan ia merupakan pimpinan dewan terlama yang berhadapan dengan Tim Penyidik KPK. 

Anwar Sadad Jelaskan Prosedur Hibah 

Baca Juga:
PKB Dukung Kinerja Positif Pemprov Jatim, Dinilai Berdampak pada Masyarakat

Berbeda dengan Anwar Sadad. Saat bertemu awak media ia menjelaskan bahwa penyidik menanyakan sejumlah hal teknis mengenai tugas dan fungsi pimpinan DPRD Jatim. Dirinya juga menjelaskan tentang penyusunan APBD serta alokasi hibah.

"Mulai dari bagaimana anggota dewan menerima aspirasi masyarakat, memperjuangkan aspirasi itu melalui peraturan perundangan yang berlaku," ungkap Sadad. 

Dia menjelaskan setiap aspirasi yang diterima legislator, akan disampaikan dalam rapat paripurna. Dokumen aspirasi itu dibahas bersama komisi, mitra dan pimpinan DPRD. 

Lalu diserahkan kepada eksekutif untuk dijadikan sebagai bahan bahan masukan dalam rangka musyawarah perancangan pembangunan (Musrembang). Kemudian perencanaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Semua sampai pemeriksaan APBD, sampai evaluasi oleh Kemendagri juga kita jalankan evaluasi Kemendagri sampai, kemudian lahir peraturan kepala daerah Pergub sampai dengan penjabaran APBD. Itu semua prosuder itu kita sampaikan apa adanya. Kita sampaikan semuanya," jelas Sadad.

Pria yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jatim berharap penjelasan darinya sudah memberi titik terang dalam proses hukum yang sedang ditangani KPK. 

"Mudah-mudahan ini menjelaskan. Apa yang selama ini masyarakat Jawa Timur hampir dua bulan. Saya kira ini ombang-ambing yang dengan berbagai polemik dengan kejadian seperti itu," pungkasnya.(*) 

 

Baca Sebelumnya

Siswa SD - SMA Akan Terima Bantuan PIP

Baca Selanjutnya

Truk Angkut 562 Gas Elpiji Terbakar di Bluto Sumenep

Tags:

Anwar Sadad dana hibah Pemprov Jatim Korupsi Dana Hibah DPRD Jatim Kusnadi Anik Maslachah Komisi Pemberantasan Korupsi

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar