Jalan Taji Longsor Nyaris Putus! Bupati Malang Langsung Turun Tangan, Perbaikan Dimulai Hari Ini

2 Maret 2026 13:41 2 Mar 2026 13:41

Thumbnail Jalan Taji Longsor Nyaris Putus! Bupati Malang Langsung Turun Tangan, Perbaikan Dimulai Hari Ini

Bupati Malang Sanusi ketika meninjau jalan longsor di Desa Taji, Senin, 2 Maret 2026. (Foto: Prokopim Kabupaten Malang)

KETIK, MALANG – Bupati Malang Sanusi meninjau secara langsung laporan bencana alam berupa tanah longsor yang menjadi akses jalan Desa Taji Kecamatan Jabung, Senin, 2 Maret 2026. Penyebab akses jalan tersebut longsor itu karena hujan lebat yang terjadi belakangan ini.

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Jabung mengakibatkan akses  menuju Desa Taji mendadak menyempit. Tanah penahan jalan arah masuk memuju Desa Taji ambrol sekitar pukul 21.30 WIB, Sabtu, 28 Februari 2026, menggerus badan jalan sepanjang kurang lebih 15 meter.

Longsor tersebut membuat lebar jalan tersisa sekitar dua meter. Untuk sementara, telah dilakukan pelebaran darurat agar dapat dilewati akses kendaraan roda empat (R4). 

Bupati Malang Sanusi menyampaikan bahwa mulai saat ini longsor di Desa Taji sudah di tangani melalui Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang dengan harapan agar dapat segera terselesaikan. Ia juga menjelaskan bahwa sebenarnya jalan menuju Desa Taji ini sudah masuk dalam penganggaran Dinas PU Bina Marga tahun 2026. 

“Untuk anggaran sudah ada tinggal pelaksanaannya tapi keduluan tanah longsor ini. Anggaran yang disiapkan sebesar 300 juta rupiah untuk plengsengan dan 500 juta untuk jalannya,” ujarnya. 

Lebih lanjut Bupati Malang juga menyampaikan bahwa selain jalan yang longsor di Desa Taji ini Pemerintah Kabupaten Malang (Pemkab Malang juga akan membenahi jalan rusak di Desa Sukopuro dan Desa Taji Kecamatan Jabung. 

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnadi Kusuma menjelaskan bahwa setelah peninjauan dari Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang longsor ini terjadi akubat adannya longsor yang terjadi di atas jalan sehingga menutup jalur drainase yang mengakibatkan air hujan menggerus badan jalan. 

“Kita akan menangani dengan segera, mulai hari ini sudah mulai bekerja dan minimal besok sudah mulai terpasang sesek bambu terlebih dahulu, dan diperkiraan akan selesai dalam waktu sekitar 5 bulanan” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Oong sapaan Kepala PU Bina Marga Kabupaten Malang bahwa pemasangan sesek bambu ini dirasa lebih bagus daripada pemasangan bronjong. 

“Jadi untuk sementara kita tidak memakai bronjong, karena lebih bagus menggunakan sesek bambu dengan dipasang sandbag yang diisi dengan material pasir, sirtu, dan sedikit kandungan tanah agar vegetasi bisa tumbuh disitu,” tuturnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bupati Malang Jalan Logsor Desa Taji Kabupaten Malang Pemkab Malang