Jaksa Masuk Pesantren, Santri Wali Barokah Kediri Dapat Penyuluhan Hukum dari Kejari Kota Kediri

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Mustopa

15 Okt 2025 13:34

Thumbnail Jaksa Masuk Pesantren, Santri Wali Barokah Kediri Dapat Penyuluhan Hukum dari Kejari Kota Kediri
Kejaksaan Negeri Kota Kediri dalam program Jaksa Masuk Pesantren di Ponpes Wali Barokah, Rabu 15 Oktober 2025. (Foto: Aan/Ketik.com)

KETIK, KEDIRI – Para santri dan ustaz di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri mendapat bekal tambahan berupa edukasi hukum dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri dalam program Jaksa Masuk Pesantren, Rabu 15 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan untuk memperkuat kesadaran hukum di kalangan generasi muda, khususnya di lingkungan pesantren.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kediri Andi Mirnawaty menjelaskan bahwa program Jaksa Masuk Pesantren sudah berjalan di berbagai daerah dan menjadi salah satu langkah strategis untuk mengenalkan hukum kepada para santri secara langsung.

"Kami berharap sinergi dengan Ponpes Wali Barokah dapat semakin memperkuat kesadaran hukum di masyarakat. Santri harus menjadi pelopor dalam menjaga ketertiban dan ketaatan pada aturan," katanya.

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

Ia menambahkan, santri di era sekarang tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga harus memiliki pemahaman dasar tentang hukum agar tidak mudah terjerumus dalam pelanggaran, baik disengaja maupun tidak.

"Kami ingin pesantren menjadi pusat pendidikan yang juga melek hukum. Santri harus bisa menjadi contoh dalam menciptakan masyarakat yang sadar aturan," tegasnya.

Salah satu poin penting yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut adalah mengenai potensi pelanggaran hukum dalam aksi massa. Menurut Andi, menyampaikan aspirasi memang hak setiap warga negara, tetapi aksi yang berujung anarkis tidak bisa ditoleransi.

"Jika demo berubah menjadi anarkis sampai merusak fasilitas umum dan mengganggu ketertiban, maka bisa diproses secara hukum pidana," ungkapnya.

Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Dalam sesi diskusi, Andi juga menyoroti pentingnya pencegahan terhadap kenakalan remaja. Meski santri hidup di lingkungan yang tertata dan penuh pengawasan, tetap diperlukan edukasi hukum agar mereka lebih siap menghadapi kehidupan di luar pesantren nantinya.

"Kita ingin santri bisa mengenali tindakan-tindakan yang bisa berdampak hukum, terutama yang berkaitan dengan kenakalan remaja. Dunia di luar pesantren tentu tidak setenang lingkungan di sini, maka bekal hukum menjadi penting," tambahnya.

Andi turut mengapresiasi para santri Wali Barokah yang dinilai memiliki pemahaman tinggi dan keberanian dalam menyampaikan pendapat. Ia menyebut para santri di sana sebagai generasi kritis yang patut diapresiasi.

"Kami melihat kualitas santri di sini sangat baik. Mereka kritis, punya rasa ingin tahu tinggi, dan mampu berdialog dengan baik. Ini menunjukkan mutu pendidikan yang luar biasa," ungkapnya.

Sementara itu, pimpinan Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto menyambut baik program penyuluhan hukum ini. Menurutnya, kesadaran hukum memang penting ditanamkan sejak dini, termasuk dalam menangani persoalan internal seperti bullying.

"Kalau ada kasus seperti bullying, kami lebih mengutamakan pendekatan kekeluargaan. Kami libatkan BK (Bimbingan Konseling) dan berusaha agar tidak sampai ke ranah hukum. Alhamdulillah sejauh ini cukup efektif," jelasnya.

Dia menambahkan, jika pun harus memberikan sanksi kepada santri, pihak pondok lebih memilih sanksi yang bersifat mendidik, bukan menghukum secara keras.

"Kami berikan sanksi yang mendidik, misalnya membaca Al-Qur’an beberapa lembar. Harapannya anak bisa menyadari kesalahannya tanpa merasa dihukum secara negatif," ujarnya.(*)

Baca Sebelumnya

Perkuat Integritas Sekolah, 190 Guru di Kota Batu Dibekali Pencegahan Korupsi

Baca Selanjutnya

Dejavu, Ajang Pameran 21 Perupa Salurkan Goresan Karya Seni di Atas Kanvas

Tags:

Jaksa Masuk Pesantren Kejari Kota Kediri kediri Wali barokah Ponpes Kediri

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar