Jadi Kandidat Kota Sehat Dunia WHO, Pemkot Surabaya Harapkan Partisipasi Masyarakat

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

9 Okt 2024 15:09

Thumbnail Jadi Kandidat Kota Sehat Dunia WHO, Pemkot Surabaya Harapkan Partisipasi Masyarakat
Proses pelayanan kesehatan untuk warga Surabaya. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki komitmen untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang prima untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Atas upaya tersebut Kota Surabaya terpilih sebagai kandidat Kota Sehat Dunia Akreditasi World Health Organization (WHO) Southeast Asia Regional Office (SEARO).

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani mengatakan, masuknya Surabaya sebagai kandidat Kota Sehat Dunia Akreditasi WHO SEARO merupakan bentuk pengakuan atas upaya pemkot dalam memberikan fasilitas kesehatan yang memadai bagi masyarakat.

Untuk itu, ia mendorong agar Kota Surabaya tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga harus diakui di tingkat internasional.

Baca Juga:
Soft Opening Gedung Baru Puskesmas Jikohay, Layanan Kesehatan Resmi Dimulai

"Mari kita bersama-sama mewujudkan Surabaya sebagai kota yang diakui secara global sebagai kota yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing,” kata Restu, Rabu 9 Oktober 2024.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menambahkan, lolosnya Kota Pahlawan sebagai kandidat Kota Sehat Dunia lantaran pemkot telah menyelesaikan seluruh tahapan penting dalam proses akreditasi WHO SEARO.

Beberapa tahapan tersebut antara lain menyelesaikan form 1A yang berkaitan dengan implementasi Kota Sehat di Kota Surabaya untuk seluruh kelompok masyarakat, dan Form 1B mengenai asesmen mandiri pemenuhan indikator kota sehat di segala sektor.

"Kami juga telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun profil Kota Sehat Surabaya serta action plan Kota Sehat Surabaya untuk dua tahun kedepan," tambah Irvan.

Baca Juga:
Tambang, Sungai, dan Doa di Desa Baru Obi

Proses sertifikasi Kota Sehat berawal dari inisiatif Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang berkeinginan agar Kota Surabaya naik kelas karena sudah tiga kali mendapatkan predikat swastisaba wisatara, yaitu penghargaan tertinggi untuk Implementasi Kota Sehat Nasional oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan.

Proses menuju Kota Sehat Dunia ini tidak sekadar pengakuan dunia internasional atas keberhasilan Pemkot Surabaya dalam menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai bagi warganya, tetapi bagaimana warga Surabaya bisa mengakses layanan kesehatan, lingkungan yang bersih, dan dukungan sosial yang kuat.

"Kami optimis bahwa dengan kerja keras dan sinergi seluruh elemen Pemerintah Kota dan masyarakat, Surabaya akan menjadi kota yang sehat, inklusif, dan ramah bagi semuanya," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Tim Visitasi Badan Akreditasi Madrasah Kunjungi MIN 1 Aceh Singkil

Baca Selanjutnya

Pemkab Pamekasan Gelar Upacara HUT RI ke-79 di Halaman Mandhapa Agung Ronggosukowati

Tags:

Kota Sehat Dunia WHO SEARO Fasilitas kesehatan partisipasi masyarakat Asesmen mandiri restu novi Widiani Kualitas hidup

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar