Izin Berlayar Dicabut, Nelayan Geruduk Kantor Syahbandar Perikanan Barelang

Jurnalis: Amron Hermanto
Editor: Muhammad Faizin

14 Agt 2025 20:25

Thumbnail Izin Berlayar Dicabut, Nelayan Geruduk Kantor Syahbandar Perikanan Barelang
Unjuk rasa nelayan di Syahbandar Barelang untuk memprotes pencabutan izin berlayar bagi kapal nelayan oleh Direktorat Jenderal Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. (Foto: Amron/ Ketik)

KETIK, BATAM – Sudah lima hari kapal ikan Sumber Indah yang berlabuh di Pelabuhan Penampungan Ikan PT Hasil Laut Sejati, Jembatan 2 Barelang, Batam, tidak mendapat izin berlayar. Penyebabnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan melakukan suspensi atau mencabut izin berlayar kapal tersebut.

Akibatnya, para nelayan dan anak buah kapal (ABK) Sumber Indah menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pelayanan Kesyahbandaran Pelabuhan Perikanan Barelang, Kamis, 14 Agustus 2025. 

Aksi damai ini digelar untuk mendesak pemerintah agar segera mencabut pembekuan izin berlayar, sehingga mereka bisa kembali melaut mencari nafkah bagi keluarga.

Koordinator aksi yang juga Kapten Sumber Indah, Irfan Pulungan, mengatakan pihaknya telah mengajukan perpanjangan izin berlayar sejak lima hari lalu. Namun, hingga kini belum disetujui. Menurut informasi yang diterima, pembekuan dilakukan karena hasil tangkapan sebelumnya dianggap tidak memenuhi target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

 

Foto Nelayan dan ABK Kapal Sumber Indah Ber Unjuk Rasa Karena izin berlayar di Suspen/ Bekukan ( Foto Amron)Nelayan dan ABK Kapal Sumber Indah menggelar unjuk rasa karena izin berlayar dibekukan. ( Foto: Amron/Ketik)

 

“Informasinya, kendalanya karena kami tidak memenuhi target PNBP. Padahal bulan ini kami sudah melaut 23 hari untuk mencari ikan sebanyak-banyaknya. Bulan lalu kami hanya bisa membawa pulang 12 ton ikan. Itu saja rezeki yang kami dapat. Mencari ikan di laut itu tidak pasti, tergantung cuaca dan kondisi laut,” ujarnya.

Baca Juga:
Kota Batu Tuan Rumah HLM TP2DD, Dorong Digitalisasi dan Transaksi Non-Tunai

Irfan menambahkan, setiap nelayan berangkat melaut dengan harapan mendapatkan hasil maksimal agar pendapatan pun memadai. “Kalau kami tidak berangkat, siapa yang memberi makan anak-istri kami? Negara kalau sebulan dua bulan tidak dapat pajak mungkin tidak bangkrut, tapi kalau kami seminggu tidak kerja, bisa bangkrut,” tegasnya.

Nahkoda kapal tersebut juga mengkhawatirkan nasib 30 kru yang menggantungkan hidup dari kapal Sumber Indah. Ia berharap pemerintah memberi penjelasan yang jelas terkait aturan dan perhitungan target tangkapan, termasuk besaran PNBP.

“Kami sangat mengharapkan Syahbandar Perikanan Barelang menemui kami untuk memberikan penjelasan dan solusi, karena mereka adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat. Tolong perhatikan nasib kami nelayan. Kami hanya ingin pemerintah membuka izin, dan kami bisa bekerja,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

DPMD Lumajang Gelar Bimtek Penyusunan Produk Hukum Desa

Baca Selanjutnya

Ketua TPKK Lumajang: Pencegahan Stunting Tanggung Jawab Bersama

Tags:

Nelayan Batam Syahbandar perikanan PNBP Tangkapan Ikan DIrjen Perikanan

Berita lainnya oleh Amron Hermanto

Penerimaan Bintara Polri 2026, Polda Kepri Mengedepankan Prinsip Betah

14 April 2026 18:15

Penerimaan Bintara Polri 2026, Polda Kepri Mengedepankan Prinsip Betah

DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Serang, Bahas Ranperda LKPj

14 April 2026 10:00

DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Serang, Bahas Ranperda LKPj

Wakil Kepala BP Batam Turun Tangan Tindak Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi Nongsa

13 April 2026 09:40

Wakil Kepala BP Batam Turun Tangan Tindak Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi Nongsa

Persekutuan Doa BP Batam Rayakan Paskah Bersama Lansia di Pulau Rempang, Gelar Bakti Sosial

12 April 2026 12:20

Persekutuan Doa BP Batam Rayakan Paskah Bersama Lansia di Pulau Rempang, Gelar Bakti Sosial

Ribuan Warga Hadiri dan Meriahkan Pembukaan MTQH XXXIV Batam

11 April 2026 16:53

Ribuan Warga Hadiri dan Meriahkan Pembukaan MTQH XXXIV Batam

Kapolda Kepri Resmikan Rusun Hoegeng dan Fitness Gym di Polresta Barelang Batam

9 April 2026 19:28

Kapolda Kepri Resmikan Rusun Hoegeng dan Fitness Gym di Polresta Barelang Batam

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar