Isak Tangis Haru di Hutan Sumatera: Biolog Oxford dan Pemburu Bunga Temukan Rafflesia Raksasa yang Dicari 13 Tahun!

Jurnalis: Dia Vionita
Editor: Fisca Tanjung

23 Nov 2025 03:00

Thumbnail Isak Tangis Haru di Hutan Sumatera: Biolog Oxford dan Pemburu Bunga Temukan Rafflesia Raksasa yang Dicari 13 Tahun!
Bunga Rafflesia hasseltii yang tampak mekar di hutan Sumatera. (Foto: X / @thorogoodchris1)

KETIK, JAKARTA – Momen langka dan mengharukan terekam di hutan belantara Sumatera, Indonesia. Seorang biolog dari Universitas Oxford, Dr. Chris Thorogood, bersama timnya berhasil menemukan Rafflesia hasseltii, spesies bunga raksasa parasit yang sangat langka.

Penemuan ini menjadi puncak dari perjalanan panjang selama lebih dari satu dekade bagi Septian 'Deki' Andrikithat, seorang pemburu bunga asal Indonesia yang ikut dalam ekspedisi tersebut.

Video penemuan yang diunggah di Instagram Universitas Oxford menunjukkan momen emosional tersebut. Deki terlihat berlutut di dekat bunga, terisak haru, sementara Dr. Thorogood menenangkannya. 

Baca Juga:
Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

Rafflesia hasseltii, yang kerap disebut “bunga bangkai” karena aromanya mirip daging membusuk, merupakan spesies langka yang, menurut Dr. Thorogood, lebih sering dilihat harimau daripada manusia. Untuk menemukannya, Thorogood dan tim harus berjalan siang dan malam menembus hutan hujan Sumatera yang juga menjadi jalur perlintasan harimau.

Foto Tangis haru Septian 'Deki' Andrikithat, seorang pemburu bunga asal Indonesia begitu menyaksikan bunga tersebut mekar. (Foto: tangakapan layar reels instagram @illustratingbotanist)Tangis haru Septian 'Deki' Andrikithat, seorang pemburu bunga asal Indonesia begitu menyaksikan bunga tersebut mekar. (Foto: tangakapan layar reels instagram @illustratingbotanist)

Video tersebut kemudian memperlihatkan bunga raksasa dengan kelopak berwarna merah dan bintik-bintik putih yang sedang mekar sempurna. Bunga ini tampak seperti keluar dari film 'Little Shop of Horrors'.

Baca Juga:
Muslimat NU Serukan Dunia Tanpa Perang, Khofifah dan Arifah Saksikan Deklarasi 9 Tuntutan ke PBB

"Ini sangat menakjubkan," kata Deki, yang telah mencari bunga ini selama 13 tahun.

"Saya orang paling beruntung di dunia," timpal Thorogood.

Melihat bunga itu mekar adalah momen langka, mengingat siklus mekarnya yang sangat singkat.

"Butuh waktu hingga 9 bulan bagi kuncup untuk berkembang, dan hanya mekar selama beberapa hari," kata Thorogood kepada New York Post.

"Yang ini mekar tepat di depan mata kami. Peluangnya sangat kecil, saya bahkan tidak tahu seberapa kecil. Seolah-olah bunga itu mekar khusus untuk kami," imbuhnya.

Menurut Oxford Botanic Garden Arboretum, Rafflesia adalah tanaman parasit yang menghabiskan hidupnya di dalam spesies tanaman merambat tropis dan hanya muncul di atas tanah untuk mekar.

Bunga ini mengeluarkan bau busuk untuk menarik lalat, kemudian bertelur di atasnya lalu secara tidak sengaja menyerbuki bunga.

Terdapat lebih dari 40 spesies bunga beraroma busuk ini. Salah satu spesiesnya, Rafflesia arnoldi dari Sumatera, Indonesia, adalah bunga terbesar di dunia.  Namun sayangnya terancam punah akibat perusakan habitat.

Baca Sebelumnya

Jatim Perkuat Satu Data Daerah! Khofifah Teken MoU dengan BPS, Luncurkan Aplikasi SINGASARI

Baca Selanjutnya

Gugatan Rp28,4 Miliar Soal Lagu Nuansa Bening Kandas, Vidi Aldiano Menang Tiga Perkara Sekaligus

Tags:

Hutan Sumatera Indonesia Ekspedisi botani hutan hujan rafflesia hasselti penemuan langka

Berita lainnya oleh Dia Vionita

Kenapa Tahun Baru Mulai 1 Januari? Ternyata Ini Sejarahnya

1 Januari 2026 00:15

Kenapa Tahun Baru Mulai 1 Januari? Ternyata Ini Sejarahnya

Tahun Baru ala Orang Zaman Dulu, Intip Keseruan Perayaan Era Victoria yang Hangat dan Elegan

31 Desember 2025 17:01

Tahun Baru ala Orang Zaman Dulu, Intip Keseruan Perayaan Era Victoria yang Hangat dan Elegan

Ikonik! Begini Perjalanan Panjang Bola Malam Tahun Baru di Times Square New York

31 Desember 2025 13:01

Ikonik! Begini Perjalanan Panjang Bola Malam Tahun Baru di Times Square New York

Bukan Cuma Kembang Api, Ini Serunya Hogmanay dan Tradisi 'First Footing' saat Malam Tahun Baru di Skotlandia!

31 Desember 2025 08:30

Bukan Cuma Kembang Api, Ini Serunya Hogmanay dan Tradisi 'First Footing' saat Malam Tahun Baru di Skotlandia!

Budaya Unik Menyambut Tahun Baru: Menguak Makna Tradisi Pakai Celana Dalam Merah di Italia dan Spanyol

31 Desember 2025 06:00

Budaya Unik Menyambut Tahun Baru: Menguak Makna Tradisi Pakai Celana Dalam Merah di Italia dan Spanyol

Bakar-Bakaran di Malam Tahun Baru Bisa Picu Kanker? Ini Faktanya

31 Desember 2025 02:01

Bakar-Bakaran di Malam Tahun Baru Bisa Picu Kanker? Ini Faktanya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar