Inovasi Kecamatan Sukosari, Bondowoso Raih Penghargaan dari Gubernur Jatim

Jurnalis: Ari Pangistu
Editor: Muhammad Faizin

9 Okt 2023 08:13

Thumbnail Inovasi Kecamatan Sukosari, Bondowoso Raih Penghargaan dari Gubernur Jatim
Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indak Parawansa, Senin (9/10/2023) (Humas Pemkab Bondowoso for ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Bondowoso kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Inovasi yang dilahirkan oleh Kecamatan Sukosari meraih piagam penghargaan dari Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) Provinsi Jawa Timur tahun 2023. 

Penghargaan diterima langsung oleh Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

Turut mendampingi Plh Sekda Bondowoso, Haeriyah Yuliati, dan Camat Sukosari, Probo Nugroho  di Surabaya, pada Senin (9/10/2023). 

Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto menyampaikan, rasa syukur dan bangga  atas prestasi ini. Dia berharap inovasi ini menjadi motivasi dan semangat bagi ASN lainnya untuk tak henti berkarya dalam melayani masyarakat. 

Baca Juga:
Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

"Saya harap ini jadi motivasi semua ASN. Jangan terlena, tapi terus berupaya," ujarnya dikonfirmasi. 

Sementara itu, Camat Sukosari, Probo Nugroho, menerangkan, lahirnya inovasi tersebut sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan akurasi data. 

"Permasalahan akurasi data ini kita coba cari jalan keluarnya dengan KURSI TANDU," ujarnya. 

Kecamatan Sukosari Atasi Permasalahan Data Melalui KURSI TANDU

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

Permasalahan akurasi data masih sering menjadi kendala di beberapa kawasan. Karena, data yang tidak tepat kerap kali berdampak pada kebijakan-kebijakan yang justru tak tepat sasaran.

Sebut saja permasalahan yang pernah dihadapi oleh Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso. Ditemukan, selisih angka antara data laporan kependudukan dari Pemerintah Desa dan data Adminduk dalam SIAK Terpusat. Kemudian, terdapat selisih data Bansos dari Kementrian Sosial dengan data Kemiskinan Ekstrem.

Berangkat dari itu, Kecamatan Sukosari akhirnya berinisiasi melahirkan sebuah inovasi bernama KURSI TANDU (Akurasi Data Kependudukan). 

Camat Sukosari, Probo Nugroho, melalui Kasi Pelayanan, A Bahrul Munir, menjabarkan, bahwa KURSI TANDU merupakan aplikasi layanan kependudukan dengan dua cara kerja. 

"Yaitu secara online yang bisa diakses masyarakat, can off line juga dengan Juling (Jumat keliling)," jelasnya. 

Ia menjelaskan, secara online ini masyarakat dapat memesan layanan kapan saja dan dimana saja dengan menggunakan HP Android melalui geogle form pada link bit.ly/kursitandusukosari.

Selanjutnya setelah diverifikasi, diproses dan petugas mengirim dokumen pelayanan ke tempat tinggal pemohon layanan secara gratis. 

Kemudian, untuk mendekatkan layanan bagi masyarakat yang berada di kawasan susah sinyal. Pihaknya datang dengan cara jemput bola pelayanan di tempat melalui Jumat keliling (Juling). 

"Semuanya gratis, bahkan kalau masyarakat belum perekaman e-KTP kita antar jemput perekaman ke kantor," tuturnya. 

Ia meyakini dengan menggunakan aplikasi ini layanan adminduk masyarakat bisa lebih efisien dari sisi waktu maupun biaya. 

Selain itu, akurasi data yang disajikan oleh Kecamatan pun sudah barang tentu lebih tepat. Karena, semua sistemnya terhubung antara pemerintah desa dan kecamatan. 

Karena itulah tak heran sejak kehadiran inovasi ini pihaknya, kata pria akrab disapa Probo itu, telah berhasil memverifikasi dan memvalidasi data sejumlah 2.959 jiwa.

Yang secara terperinci yakni penduduk meninggal dunia 1.187 jiwa, penduduk lahir 1.411 jiwa, penduduk datang 78 jiwa, penduduk pindah 80 jiwa, penduduk ganda 98 jiwa dan penduduk tidak ditemukan 105 jiwa. 

"Verifikasi dan validasi data kemiskinan ekstrem sejumlah 775 jiwa, sehingga akurasi data penerima Bansos lebih valid dan tepat sasaran," tuturnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga memastikan penetapan legalitasnya melalui Surat Keputusan Camat Sukosari dan Surat Keputusan Bupati Bondowoso. 

Saat ini sendiri, aplikasi tersebut telah direplikasi oleh kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso.

"Harapan saya siapa pun nanti camatnya aplikasi ini bisa tetap digunakan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Malang Beri Bantuan 4.521 Keluarga Rawan Stunting

Baca Selanjutnya

Dana Rp50 Miliar untuk Persiapan Kota Malang Jadi Tuan Rumah Porprov 2025

Tags:

Bondowoso Kursi tanduk Sukosari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Pj Bupati Bondowoso Bambang soekwanto Akurasi Data Kependudukan Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi Kursi Tandu

Berita lainnya oleh Ari Pangistu

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

19 September 2024 16:47

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

19 September 2024 14:49

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

19 September 2024 09:01

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

19 September 2024 07:33

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

18 September 2024 15:00

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

17 September 2024 20:05

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar