Innalillahi, Kasatkorcab Banser Pacitan Sifaul Janan Wafat di Usia 61 Tahun

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

26 Jul 2025 23:47

Thumbnail Innalillahi, Kasatkorcab Banser Pacitan Sifaul Janan Wafat di Usia 61 Tahun
Almarhum Sifaul Janan semasa hidup, sosok pejuang NU dan mantan Kasatkorcab Banser Pacitan, yang selalu dikenal militan dan penuh dedikasi. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Kabar duka menyelimuti warga Nahdlatul Ulama (NU) Pacitan.

Sifaul Janan, tokoh NU yang dikenal sebagai sosok pejuang dan inspiratif, wafat pada Sabtu, 26 Juli 2025 sekitar pukul 18.00 WIB di rumah duka Desa Widoro, Pacitan. 

Almarhum berpulang di usia 61 tahun.

Semasa hidupnya, ia pernah menjabat sebagai Kasatkorcab Banser Pacitan periode 1999–2003 serta Ketua Laziznu Pacitan periode 2017–2022. 

Baca Juga:
Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Ia dikenal sebagai pribadi yang aktif di berbagai kegiatan keagamaan dan organisasi NU, dan Badan Otonom (Banom) NU di Pacitan.

Almarhum Sifaul Janan dikenal sebagai pribadi sederhana dengan penuh dedikasi. Semangatnya seolah tak pernah luntur meski zaman berganti.

"Beliau sosok yang memotivasi kepada generasi muda NU seperti kami. Agar senantiasa khidmat, militan, totalitas dan punya semangat juang untuk berorganisasi," ucap Sekretaris PC PMII Pacitan, Heri Nur Cahyono soal sosok almarhum.

Perjalanan ke Muktamar NU ke-34 Lampung

Baca Juga:
Tangis Iringi Akad Nikah di Ruang Jenazah Pacitan, Adik Meninggal usai Dikejar Polisi

Nama Sifaul Janan atau Mbah Sifa' sapaan akrabnya sempat ramai pada 2021, saat ia menempuh perjalanan panjang dari Pacitan ke Lampung untuk menghadiri Muktamar ke-34 NU dengan mengendarai sepeda motor.

Foto Mbah Syifaul Djanan saat tiba di lokasi Muktamar ke-34 NU di Lampung dengan sepeda motor, perjalanan yang ditempuh selama 48 jam dari Pacitan. (Foto: Arifin Hamid for Ketik)Mbah Syifaul Djanan saat tiba di lokasi Muktamar ke-34 NU di Lampung dengan mengendarai Honda GL Pro berstiker tulisan Banser dari Pacitan. (Foto: Arifin Hamid for Ketik)

Perjalanan lintas Jawa-Sumatera itu memakan waktu sekitar 48 jam.

“Saya berangkat dari Pacitan hari Senin (20/12/2021) kemarin. Siangnya singgah di PBNU Kramat Raya Jakarta Pusat dan bermalam di sana. Tadi dini hari pukul 02.00 WIB alhamdulillah tiba di lokasi Muktamar dan disambut teman-teman,” ungkapnya saat diwawancarai TIMES Indonesia kala itu.

Baginya, perjalanan tersebut adalah wujud penghormatan terhadap Muktamar NU yang digelar lima tahun sekali.

“Bagi saya perjuangan para Kiai zaman dahulu untuk membesarkan NU harus berkorban harta dan nyawa mengabdikan diri demi bangsa dan negara. Makanya inspirasi itu tertanam dalam hati,” tegasnya.

Perjalanan 48 jam itu ditempuh dengan empat tangki bensin, biaya Rp 260 ribu, serta menyeberang dengan kapal ferry.

Semua itu ia lakukan demi kecintaannya terhadap NU dan para ulama yang telah berjasa mendedikasikan diri pada organisasi.

“Selama masih diberi nafas oleh Allah SWT, jiwa raga ini ku abdikan untuk NU,” ucapnya suatu ketika.

Kepergian Sifaul Janan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar NU, sahabat, dan masyarakat Pacitan.

Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di surga-Nya. Aamiin.(*)

Baca Sebelumnya

Soal Askab PSSI Halsel, Izzuddin Al-Qassam Kasuba: Kalau Itu Hal yang Positif Kita Coba

Baca Selanjutnya

Ishari NU Bangkalan Teguhkan Identitas Kota Zikir dan Shalawat

Tags:

Mbah Syifaul Djanan wafat tokoh NU Pacitan Banser Pacitan Kasatkorcab Banser Pacitan Ketua Lazisnu Pacitan NU Pacitan berita duka Pacitan Muktamar NU Lampung pejuang NU tokoh inspiratif NU Berita pacitan ulama Pacitan wafat kabar duka NU tokoh agama Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar