Ini Variasi Suhu Lava dan Awan Wedhus Gembel Gunung Merapi

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Marno

15 Mar 2023 00:07

Thumbnail Ini Variasi Suhu Lava dan Awan Wedhus Gembel Gunung Merapi
Merapi dilihat dari Dusun Brobogan, Cangkringan, tampak sedang erupsi. (Foto: BPPTKG )

KETIK, BOYOLALI – Setelah Gunung Merapi memuntahkan awan panas sejak Sabtu (11/3/2023), menurut hasil survei Tim Drone Badan Geologi hingga Senin (13/3/2023), tercatat 60 kejadian awan panas guguran dari erupsi Gunung Merapi.

"Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncuran awan panas guguran paling jauh mencapai 3,7 kilometer dari puncak Gunung Merapi," ujar Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso dalam keterangannya, Senin (13/3 2023).

"Ujung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng," tambah dia.

Sejauh ini, potensi bahaya yang masih mengancam yakni berupa guguran lava dan awan panas guguran. BPPTKG menetapkan zona bahaya sejauh 7 kilometer dari puncak Merapi untuk terhindar dari ancaman awan panas yang kerap disebut 'wedhus gembel'.

Baca Juga:
Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

Menurut situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), suhu 'wedhus gembel' dapat mencapai 1.000-1.100 derajat Celsius saat keluar kawah dan menjadi 500-600 derajat celsius saat menerjang permukiman.

Secara umum, kandungan 'wedhus gembel' yang memiliki nama ilmiah pyroclastic density flow adalah zat padat (debu volkanik dengan ukuran mulai dari ash sampai lapili), dan fase gas (CO2, sulfur, chlor, uap air dan lainnya) yang bercampur udara.

Selain awan panas, yang patut diwaspadai dari erupsi gunung merapi adalah lava atau lahar. Menurut Volkanolog Institut Teknologi Bandung (ITB) Mirzam Abdurrachman seperti dikutip dari situs ITB, lava yang keluar bersuhu tinggi akan berbentuk cair atau encer.

Umumnya, lahar atau lava ini akan mulai mengalir saat suhunya di atas 700 derajat celsius. Menurut Mirzam, perbedaan warna juga menunjukkan perbedaan suhu lava.

Baca Juga:
PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

Perbedaan Suhu Lava

1. Lava berwarna putih: suhu di atas 1.150 derajat celsius.

2. Lava berwarna kuning keemasan: suhu di atas 1.100 derajat celsius.

3. Lava oranye: suhu 900-1.000 derajat celsius.

4. Lava berwarna merah buah ceri: suhu 700-800 derajat celsius.

5. Lava berwarna merah tanah: suhu 550-625 derajat celsius.

6. Lava merah redup: suhu di atas 475 derajat celsius.

7. Lava pijar bak tungku pizza: suhu 260-315 derajat celsius.

Warna guguran lava, kata Mirzam, dapat menjadi referensi bagi masyarakat setempat untuk melakukan mitigasi sendiri. Namun, masyarakat juga harus mewaspadai lava dengan temperatur tinggi tapi tidak mengalir jauh. Ini bisa terjadi karena potensi penyumbatan dan akumulasi energi dari magma yang belum keluar di bawahnya.

Apabila Anda berada di daerah yang terkena dampak hujan abu erupsi Gunung Merapi, jangan panik. Berikut hal yang harus diperhatikan saat hujan abu terjadi seperti dikutip dari Volcanoes.ushs.gov:

Apa yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Hujan Abu

1. Jangan panik, tetaplah tenang.

2. Tetap di dalam ruangan.

3. Jika berada di luar ruangan, carilah tempat perlindungan. Misalnya di dalam gedung atau pun di dalam mobil.

4.Gunakanlah masker, sapu tangan, atau pakaian Anda untuk menutup mulut dan hidung dari abu erupsi.

5. Siapkan telepon darurat.

6. Jangan gunakan lensa kontak.

7. Pantau terus informasi yang diberikan. 

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meyakini bahwa Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah tidak akan meletus secara eksplosif seperti yang terjadi pada 2010.

Menurut Sultan, pola erupsi pada gunung api aktif itu telah mengalami perubahan dibandingkan saat erupsi besar beberapa tahun silam. Meski membutuhkan waktu yang tidak sebentar, ia meyakini aktivitas vulkanik Merapi akan berhenti dengan sendirinya. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Freddy Thie Siap Beri Ruang untuk Sepak Bola Kaimana

Baca Selanjutnya

Wamenkumham Dilaporkan Dugaan Gratifikasi Rp 7 M

Tags:

Lava wedus gembel panas kita bisa terbakar

Berita lainnya oleh S. Widodo

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

24 Juni 2023 21:02

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

23 Juni 2023 21:45

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

23 Juni 2023 13:42

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

22 Juni 2023 20:20

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

21 Juni 2023 21:35

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

21 Juni 2023 15:55

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H