Ini Klarifikasi Kades Banyutengah Gresik usai Viral Pelayanan Mobil Siaga ke Warga Lamban

Jurnalis: Aris Erwandi
Editor: Rahmat Rifadin

2 Jul 2025 11:02

Thumbnail Ini Klarifikasi Kades Banyutengah Gresik usai Viral Pelayanan Mobil Siaga ke Warga Lamban
Mobil siaga desa Banyutengah Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik yang dua ban belakang dicopoti. (Foto:Aris/Ketik)

KETIK, GRESIK – Warga Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik mencopoti dua ban belakang mobil siaga desa setempat. Aksi ini akibat kekesalan mereka akibat meninggalnya seorang warga bernama Fatkul Hadi gara-gara kesulitan mendapatkan akses mobil siaga dalam kondisi darurat. Kejadian itu viral di media sosial.

Insiden itu memicu amarah warga. Mereka beramai-ramai meluruk balai desa, Minggu siang 29 Juni 2025 dan melampiaskan protes dengan mencopoti ban mobil siaga. Menurut warga, pelayanan mobil siaga selama ini tidak transparan dan lamban dalam merespons situasi darurat.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Prupuh menggunakan motor roda tiga jenis tosa milik warga. Namun, nyawanya tak tertolong saat dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Warga dan keluarga korban kembali mendatangi Balai Desa Banyutengah pada Senin siang 30 Juni 2025. Suasana audiensi yang memanas memicu aksi lempar kursi meski akhirnya dapat dapat diredam. 

Baca Juga:
Musrembang Kecamatan Panceng Gresik TA 2026 Hasilkan Program Prioritas Selaras Asta Cita Presiden Prabowo

Kepala Desa Banyutengah, Fadloli, kepada Ketik pada Selasa 1 Juli 2025, di Kantor Balai Desa melakukan klarifikasi terkait keberadaan mobil siaga. Menurutnya mobil itu memang untuk warga masyarakat yang membutuhkan. Dan kejadian ini hanya miskomunikasi saja. 

Fadloli menjelaskan, pada Sabtu malam 28 Juni 2025, sekitar pukul 24.00 WIB, ada pihak pasien yang menanyakan mobil siaga ke salah satu perangkat desa dan disarankan menghubungi kepala desa. Sebab untuk melepaskan mobil siaga itu wewenang kepala desa, dan kuncinya ada di balai desa.

"Karena sampai saat ini kami belum memiliki sopir khusus untuk menjalankan mobil siaga maupun mobil sehat milik desa tersebut," Katanya.

Namun ternyata pihak keluarga pasien tidak menghubungi maupun mendatangi kepala desa. Seandainya mereka menghubunginya langsung atau ke rumah Kades pasti akan diantarkan sendiri berobat ke puskesmas atau rumah sakit saat itu juga.

Baca Juga:
Anggota DPRD Jatim Guntur Wahono Sosialisasikan “Pancasila Sebagai Pilar Penjaga Bangsa” dan Serahkan Mobil Siaga Desa

akhirnya mereka meminjam kendaraan motor tosa ke warga untuk dibawa ke puskesmas dan ditangani. Karena kondisi pasien darurat lalu dirujuk ke RSUD Ibnu Sina menggunakan mobil ambulance puskesmas. Dan Minggu siang 29 Juni 2025, pasien warga Fatkul Hadi telah meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Bunder.

"Begitu pasien meninggal kemudian warga meluapkan emosinya ke pihak Pemerintah Desa padahal keluarga korban tidak menyalahkan Pemerintah Desa, karena pasien meninggal karena sakit, " ujarnya.

"Ini sebenarnya hanya miskomunikasi antara pihak peminjam kendaraan siaga dengan pemerintah desa. Dimana warga menyangka pemerintah desa mempersulit atau lamban dalam memberikan layanan mobil siaga kepada warga yang membutuhkan tersebut, padahal tidak," imbuhnya.

Fadloli melanjutkan Di Desa Banyutengah, sebenarnya ada 5 unit mobil siaga, 2 unit milik Bainul Zahid, 1 unit milik NU dan milik desa sendiri ada 2 unit. Sebenarnya tidak ada kendala menggunakan fasilitas mobil siaga itu.

Kades Banyutengah, Fadloli menyampaikan kepada warga desa setempat, apabila membutuhkan mobil siaga bisa langsung menghubungi kepala desa. Jikalau tidak ada mobil sehat/siaga pasti pemerintah desa akan mengupayakan menggunakan mobil lainnya untuk melayani warga secara gratis.

Sementara atas hasil audiensi warga pendemo dengan pihak desa saat itu di balai desa Banyutengah pada Senin 30 Juni 2025, meski ada kendala namun akhirnya sepakat damai.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banyutengah Mohammad Nasir menjelaskan bahwasannya hasil kesepakatan pertemuan dengan warga pada Senin kemarin 30 Juni 2025, kunci mobil siaga akan di pegang satu orang yang ditunjuk.

"Sehingga apabila ada warga sakit bisa langsung menghubungi  orang tersebut (sopir) untuk mengantarnya ke puskesmas atau rumah sakit saat itu juga," ujarnya.

Nasir mengungkapkan bahwa warga yang meninggal dunia itu merupakan tetangganya. Yaitu Fatkul Hadi (30) RT 8 RW4 Desa Banyutengah itu meninggal dunia karena sakit saat berada di RSUD Ibnu Sina.(*)

Baca Sebelumnya

Universitas Annuqayah Luncurkan KKN Internasional Plus Umrah, Mahasiswa Siap Mengabdi di Makkah

Baca Selanjutnya

Raja Tega! Suami di Jember Aniaya dan Sekap Istri yang Lagi Hamil, Gara-gara Anak Bungsu Minta Biaya Sekolah

Tags:

Desa Banyutengah Kecamatan Panceng Mobil siaga desa

Berita lainnya oleh Aris Erwandi

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

7 April 2026 19:02

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi

3 April 2026 15:34

Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

30 Maret 2026 15:03

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

24 Maret 2026 15:31

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

Gantangan Kicaumania Bungah BC Rutin Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu Di Gresik

18 Maret 2026 05:07

Gantangan Kicaumania Bungah BC Rutin Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu Di Gresik

Ramadan Berkah, Laskar Pantura Bagi Takjil: Setelah Sidayu Kini Sasar Dukun

12 Maret 2026 21:40

Ramadan Berkah, Laskar Pantura Bagi Takjil: Setelah Sidayu Kini Sasar Dukun

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar