Ini Cara Khusus Pilih Benih Tebu Terbaik dari Disbun Jatim

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Marno

24 Jul 2023 10:53

Thumbnail Ini Cara Khusus Pilih Benih Tebu Terbaik dari Disbun Jatim
Pemeliharaan tanaman tebu oleh Dinas Perkebunan Jatim. (Foto: Instagram @disbunjatim)

KETIK, SURABAYA – Budidaya tebu adalah segala upaya yang dilakukan untuk menciptakan kondisi lingkungan tumbuh tanaman yang optimal agar berproduksi mendekati/mencapai potensi genetiknya. 

Untuk menentukan tindakan budidaya diperlukan pendekatan-pendekatan sesuai dengan aslinya menyangkut lingkungan tumbuh dan sifatnya. 

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Jatim Heru Suseno pengelolaan tebu yang baik dan benar meliputi penentuan varietas, perawatan atau pemeliharaan dan tipologi lahan. 

Penataan varietas dilakukan melalui penentuan varietas unggul yang akan ditanam sesuai dengan tipologi lahan, penetapan komposisi kemasakan, kesesuaian varietas unggul dengan rencana tebang dan masa tanam serta ketersediaan bahan tanam yang sehat, murni dan tepat waktu saat dibutuhkan. 

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

"Saya ndak bisa bilang varietas terbaik ya, karena satu varietas bisa menunjukkan hasil yang beda kalau proses budidaya dan ditanam di tipologi lahan yg beda," paparnya kepada Ketik.co.id. 

Menurut Heru, tapi sejauh ini mayoritas petani Jatim masih dominan di varietas Bululawang atau BL, karena perawatan mudah dan produksi per tahun cenderung stabil. 

"Meskipun sudah dominan bertahun-bertahun tetap diupayakan untuk ada keragaman varietas agar tidak mudah terserang penyakit atau hama secara masif," ujarnya. 

Mengenai pemilihan bibit tanaman tebu yang unggul, Kadisbun Jatim juga menyebut bahwa benih yang memiliki sertifikat adalah yang terbaik. 

Baca Juga:
Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

"Benih harus bersertifikat dan berlabel dan disesuaikan dengan tipologi lahannya serta ketahanannya terhadap penyakit," tutur Heru. 

Mengenai umur tanaman sejak ditanam sampai bisa dipanen mencapai kurang lebih 1 tahun. Meskipun butuh waktu lama masa panennya, Kadisbun tak kawatir petani Jatim beralih ke tanaman lain. Karena di Jatim memiliki nilai tawar yang cukup tinggi untuk harga tebu dibandingkan provinsi lain. 

"Sejauh ini nilai tawar tebu cukup baik, beberapa petani menganggap berusaha tani tebu lebih menguntungkan daripada jagung," ujar Heru. 

Banyaknya petani tebu rakyat di Jatim akan mempertahankan predikat barometer nasional dalam produksi gula nasional. 

Hal tersebut sesuai arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan agar para petani terus merawat komunikasi dan koordinasi  dengan beberapa instansi yang memiliki pusat penelitian, dalam hal untuk mengasilkan kualitas bibit tebu agar menghasilkan kadar rendemen yang baik. (*)

Baca Sebelumnya

KPK Edukasi Penguatan Anti Korupsi ke Puluhan Ribu ASN Pemkab Bandung

Baca Selanjutnya

Kisah Sukses Ratu Felisha Jadi Influencer, Merintis di Tengah Krisis

Tags:

Tebu budidaya tebu Kadisbun Jatim Heru Suseno Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar