Ini Bulan-Bulan Favorit Warga Pacitan untuk Gelar Pernikahan, Apa Saja?

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

19 Apr 2024 12:07

Thumbnail Ini Bulan-Bulan Favorit Warga Pacitan untuk Gelar Pernikahan, Apa Saja?
Prosesi ijab kabul yang dilakukan warga Pacitan saat memasuki bulan baik. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Sedikitnya ada empat momen yang menjadi favorit warga di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur untuk mengikat janji suci atau menikah.

Menurut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pacitan, Muhammad Rafiq Fauzan musimnya warga Pacitan melangsungkan pernikahan adalah bulan Syawal, Dzulhijah, Safar, Sya'ban.

Alasan di balik pemilihan bulan-bulan tersebut bermacam-macam. Salah satunya lantaran tak lepas dari keyakinan dan tradisi turun-temurun. 

"Secara umum, naiknya pasangan yang mengajukan pernikahan itu ada di bulan Syawal, Dzulhijah, Safar, Sya'ban kalau dalam kalender Hijriah. Ini memang selalu ada peningkatan karena jadi tradisi masyarakat," jelas Rafiq, kepada Ketik.co.id, Jumat, (19/4/2024).

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Meskipun tidak didasari oleh dalil. Kepercayaan masyarakat, khususnya orang tua, masih kuat terhadap bulan-bulan tersebut.

"Hari baiknya itu karena menurut hitungan jawa yang diyakini oleh masyarakat. Seperti saat ini masuk Syawal juga termasuk ramai," tambah Rafiq.

Rafiq mencatat, lonjakan jumlah pendaftar pernikahan di KUA Pacitan terlihat jelas perbedaannya saat memasuki waktu tersebut.

Jumlahnya di bulan baik, bisa mencapai puluhan pasangan pengantin. Sedangkan di luar waktu tersebut hanya berkisar belasan pasangan.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Kalau tahun kemarin dalam satu bulan baik ini bisa sampai 90-an, kalau di hari biasa tidak bisa di prediksi tapi antara 15-an saja," lanjutnya.

Kendati demikian, Rafiq menegaskan bahwa menikah yang terpenting adalah niat baik, sesuai dengan aturan pemerintah dan agama.

Namun, tradisi menikah di bulan baik ini menjadi bagian dari kekayaan budaya dan kepercayaan masyarakat Pacitan yang perlu dilestarikan.

Lebih lanjut, Rafiq menambahkan bahwa bulan-bulan tersebut ternyata memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam.

"Syawal dan Dzulhijah merupakan bulan yang juga dianjurkan untuk menikah dalam islam, termasuk Sapar dan Sya'ban," ucapnya.

Menikah di bulan-bulan tersebut, diharapkan pasangan dapat memulai kehidupan rumah tangga dengan penuh berkah dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Tradisi ini menjadi pengingat bagi pasangan suami istri untuk senantiasa menjaga keharmonisan rumah tangga dan menjalani hidup dengan penuh rasa syukur," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Asahan Gelar Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045

Baca Selanjutnya

Jelang Putusan MK Sengketa Pilpres, Ini Tanggapan Khofifah Selaku Dewan Pembina TKN Prabowo-Gibran

Tags:

pacitan menikah KUA pernikahan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar