Inflasi Ekonomi di Jatim Meroket, 3 Kelompok Ini Jadi Penyumbang Tertinggi

Jurnalis: Fitra Herdian
Editor: Rahmat Rifadin

22 Okt 2025 17:21

Headline

Thumbnail Inflasi Ekonomi di Jatim Meroket, 3 Kelompok Ini Jadi Penyumbang Tertinggi
Ilustrasi - Kebutuhan bahan bakar rumah tangga menjadi salah satu penyumbang inflasi di Jawa Timur. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Inflasi di Jawa Timur kian meroket di saat optimisme pemulihan ekonomi. Informasi ini berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim yang baru saja diumumkan.

BPS Jatim mencatat, inflasi tahunan (year on year) per September 2025 menembus 2,53 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,90. Kenaikan ini mengindikasikan bahwa biaya hidup warga Jatim jauh dari kata ringan.

Statistik Ahli Madya BPS Jatim, Debora Sulistya Rini menjelaskan, daerah yang mengalami inflasi tertinggi adalah Banyuwangi. "Sementara Kabupaten Gresik paling rendah," ungkapnya dalam keterangan resmi, 22 Oktober 2025.

Laju inflasi ini, kata Debora menunjukkan bahwa kenaikan harga barang dan jasa tak lagi bersifat musiman. Melaonkan telah menjadi tren stabil di sebagian besar wilayah Jatim.

Baca Juga:
Inflasi Kota Malang 0,34 Persen, Kenaikan Harga Komoditas Pangan Selama Lebaran jadi Pemicu

Adapun kelompok yang mencatatkan lonjakan inflasi disumbang oleh makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,36 persen. Posisi berikutnya ada kelompok perawatan pribadi dan jasa yang menembus 11,09 persen.

Penyumbang inflasi selanjutnya adalah dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 1,33 persen.

Inflasi ini dipicu melonjaknya indeks di sejumlah kelompok pengeluaran dasar yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Kelompok selanjutnya yang mengalami inflasi adalah pendidikan 1,71 persen dan penyediaan makanan-minuman 1,76 persen yang ikut menggerus daya beli keluarga.

Baca Juga:
MoU dengan BPS, Pemprov Sulsel Perkuat Data Statistik untuk Kebijakan

Sementara satu-satunya kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah informasi, komunikasi, dan jasa keuangan. Kelompok tersebut mengalami penurunan 0,54 persen ditambah sektor digital. Khusus sektor ini dianggap ironis, sebab selama ini dianggap penopang efisiensi ekonomi.

Secara month-to-month (m-to-m) inflasi Jawa Timur tercatat 0,23 persen, dan secara year-to-date (y-to-d) mencapai 1,67 persen. “Data ini menjadi gambaran penting untuk melihat dinamika harga di Jawa Timur, sekaligus menjadi dasar evaluasi dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah,” pungkas Debora. (*)

Baca Sebelumnya

31 Seniman Ikut Andil dalam Pameran Nasional Seni Rupa Kaligrafi di Kota Batu

Baca Selanjutnya

HSN 2025: Ulama Probolinggo Ingatkan Santri Tetap Jaga Persatuan

Tags:

Inflasi Inflasi Jatim BPS Badan Pusat Statistik BPS Jatim

Berita lainnya oleh Fitra Herdian

Jumlah Penumpang Bandara Juanda Naik 4 Persen, 3 Negara Ini Jadi Favorit

15 April 2026 16:11

Jumlah Penumpang Bandara Juanda Naik 4 Persen, 3 Negara Ini Jadi Favorit

2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026

14 April 2026 19:26

2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026

Lengkap! Ini Jadwal Seleksi Lowongan Kerja BLUD RSUD Dr Soetomo

14 April 2026 15:43

Lengkap! Ini Jadwal Seleksi Lowongan Kerja BLUD RSUD Dr Soetomo

BLUD RSUD Dr Soetomo Buka 31 Lowongan Pekerjaan, Cek Daftarnya di Sini!

14 April 2026 14:30

BLUD RSUD Dr Soetomo Buka 31 Lowongan Pekerjaan, Cek Daftarnya di Sini!

Persiapan Hadapi Madura United, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

14 April 2026 14:21

Persiapan Hadapi Madura United, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

14 April 2026 12:20

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar