Inflasi DIY 2,90 Persen Terkendali, Gubernur DIY Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Jelang Nataru

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

11 Nov 2025 21:02

Thumbnail Inflasi DIY 2,90 Persen Terkendali, Gubernur DIY Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Jelang Nataru
Para pejabat terkait berfoto bersama Sri Sultan HB X usai Rapat Koordinasi Daerah dan HLM Tim Pengendalian Inflasi Daerah DIY 2025. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan menjelang akhir tahun. (Foto: Penkum Kejati DIY for Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memperkuat delapan langkah strategis dan kerangka 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif) sebagai upaya menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Langkah ini ditekankan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan High Level Meeting (HLM) TPID DIY yang digelar di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, pada Selasa 11 November 2025.

Acara bertema “Evaluasi Inflasi Tahun 2025 serta Persiapan Pemda DIY Menghadapi HBKN Natal 2025 dan Tahun Baru 2026” ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Staf Korem (Kasrem) 072/Pamungkas Kolonel Inf Dec Jerry Manungkalit, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY I Gde Ngurah Sriada, dan para kepala daerah se-DIY.

Peringatan Sri Sultan Terhadap Titik Keseimbangan

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mewanti-wanti agar semua pihak waspada meskipun inflasi tahunan DIY per Oktober 2025 tercatat 2,90 persen (year-on-year/yoy) dan masih dalam sasaran nasional.

"Rakorda TPID kali ini, diselenggarakan pada momentum yang sangat krusial. Kita berada di titik keseimbangan, antara keberhasilan menjaga stabilitas harga, dan tantangan mempertahankannya di tengah tekanan musiman akhir tahun," ujar Sri Sultan HB X.

Sri Sultan menekankan bahwa menjelang Nataru, lonjakan permintaan komoditas dan penurunan pasokan pascapanen dapat memicu gejolak harga yang menekan daya beli masyarakat.

Untuk itu, ia menyoroti sektor pertanian sebagai kunci pengendalian inflasi dan menegaskan bahwa pengendalian harga harus dilakukan secara berkeadilan, yakni stabil di pasar namun menyejahterakan petani. Disebutkan, Pemerintah daerah telah menyiapkan delapan langkah strategis menjelang akhir tahun, meliputi:

1. Memperkuat cadangan pangan daerah.
2. Mengoptimalkan peran BUMD sebagai penggerak ekonomi pangan.
3. Memperluas akses kredit pertanian.
4. Meningkatkan kerja sama antar daerah untuk menjaga keseimbangan stok.
5. Mempercepat hilirisasi produk dan diversifikasi pangan.
6. Mendorong penguatan digitalisasi pertanian dan inovasi.
7. Meningkatkan edukasi publik untuk mencegah pembelian panik.
8. Mengurangi peran perantara untuk memangkas distorsi harga.

"Pemerintah, BUMD, Bank Indonesia, Bulog, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat, semua harus melu handarbeni lan hangrukebi, merasa memiliki dan ikut menjaga," tegas Gubernur DIY.

Inflasi Bulanan Naik, BI Dorong Inovasi Digital

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Sri Darmadi Sudibyo, melaporkan bahwa inflasi bulanan (month-to-month/mtm) DIY pada Oktober 2025 tercatat 0,42 persen, meningkat dari bulan sebelumnya. Secara tahunan, angka 2,90% yoy itu juga lebih tinggi dibanding tahun lalu dan sedikit di atas inflasi nasional.

Baca Juga:
Produksi Air Bersih, Pemkot Surabaya Tinjau IPAM Karang Pilang 4 Pastikan Kualitas Air Terjaga

Kenaikan harga didorong oleh komoditas seperti emas perhiasan, biaya perguruan tinggi/pendidikan, dan telur ayam ras. Meskipun demikian, Sri Darmadi menegaskan bahwa DIY masih menjadi salah satu provinsi dengan inflasi yang relatif rendah di Jawa.

Sebagai strategi lanjutan, BI bersama TPID DIY mengimplementasikan kerangka 4K dan mendorong Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Selain itu, BI merekomendasikan:
• Penguatan inovasi pertanian digital dan pengaturan pola tanam berbasis data iklim.
• Pemanfaatan dana sosial komunitas (social fund) untuk membantu menstabilkan harga dan menjaga nilai tukar petani.

Melalui sinergi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk TNI, Polri, Kejati, dan BUMD TPID DIY optimistis stabilitas harga dapat dipertahankan dan ketersediaan bahan pokok menjelang akhir tahun tetap aman dan terkendali. (*)

Baca Juga:
Sowan ke Sri Sultan HB X, Danrem 072/Pamungkas Bicara Ketahanan Nasional dan Budaya Yogyakarta
Baca Sebelumnya

Siaga Bencana, BPBD Jatim Minta Camat Garda Depan Penggerak Kencana

Baca Selanjutnya

Kasus Kematian Anak Camat Obi Barat di Halsel Masuk Tahap Satu

Tags:

Pemda DIY Daerah Istimewa Yogyakarta TPID DIY Inflasi Hari Besar Keagamaan Nasional natal 2025 Tahun Baru 2026 Sri Sultan Hamengku Buwono X Bank Indonesia BUMD GNPIP Stabilitas Harga Pertanian DIY

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar