Inflasi Cilegon 'Digoyang' Cabai Merah, Wali Kota Ungkap Strategi Jitu Jaga Harga Jelang Nataru

Jurnalis: Khoirul Umam
Editor: Fisca Tanjung

18 Nov 2025 17:54

Thumbnail Inflasi Cilegon 'Digoyang' Cabai Merah, Wali Kota Ungkap Strategi Jitu Jaga Harga Jelang Nataru
Wali Kota Cilegon menghadiri rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Cilegon. (Foto: Khoirul Umam/Ketik.com)

KETIK, CILEGON

Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Cilegon menyiapkan berbagai program strategis untuk menekan laju inflasi.

Hal ini disampaikan Wali Kota Cilegon, Robinsar, saat memberikan sambutan pada High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cilegon di Aula Setda II, Selasa, 18 November 2025.

Baca Juga:
Inflasi Kota Malang 0,34 Persen, Kenaikan Harga Komoditas Pangan Selama Lebaran jadi Pemicu

"Kita sudah siapkan beberapa program di mana salah satunya yaitu nanti kita akan lakukan pengecekan langsung ke pasar untuk memastikan terkait ketersediaan stok pangan supaya harga tetap stabil dan pasokan barang juga tetap terjaga," katanya.

Robinsar menjelaskan, untuk komoditas pangan, cabai merah menjadi salah satu penyebab inflasi yang cukup dominan tahun ini, disusul bawang yang berpotensi meningkat pada tahun depan.

"Kalau secara nasional seperti yang dipaparkan Bank Indonesia, emas masih menjadi penyumbang inflasi terbesar sedangkan untuk komoditas pangan cabai masih cukup dominan tahun ini dan mungkin tahun depan bawang bisa jadi meningkat," jelasnya.

Robinsar menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong gerakan menanam cabai di kalangan masyarakat, PKK dan ASN sebagai upaya dalam memperkuat produksi lokal.

Baca Juga:
BI Maluku Utara dan Pemkab Halsel Bahas Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri

"Saya harap melalui gerakan ini nantinya ketersediaan cabai di Kota Cilegon bisa tetap terjaga sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar bisa berkurang,” katanya.

Masih kata Robinsar, inflasi di Kota Cilegon masih berada pada kategori stabil.

"Di akhir bulan Oktober, inflasi kita tercatat sebesar 2,57 persen, lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi Provinsi Banten yang mencapai 2,75 persen di mana capaian tersebut menempatkan Cilegon sebagai salah satu daerah ke-2 dengan inflasi terendah di Provinsi Banten," tuturnya.

Robinsar juga menyatakan, jika seluruh upaya dalam pengendalian inflasi yang telah berjalan akan terus dioptimalkan. Selain itu, ia juga mendorong instansi terkait untuk meningkatkan ketahanan pangan agar stabilitas harga dapat terjaga hingga akhir tahun.

“Kami akan terus perkuat langkah kita yang sudah berjalan dalam pengendalian inflasi dan saya juga berharap seluruh instansi terkait bisa terus bersama-sama meningkatkan ketahanan pangan, agar stabilitas harga di Kota Cilegon tetap terjaga hingga akhir tahun,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Banten, Rawindra Ardiansyah, mengapresiasi perhatian Pemkot Cilegon terhadap pengendalian inflasi.

“Kehadiran kepala daerah dalam forum seperti ini menjadi sinyal positif bagi kemajuan TPID. Pertemuan hari ini kami fokuskan pada kesiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru. Kami berharap setiap OPD dapat menyampaikan laporan terkait stok, keamanan pasokan, keterjangkauan harga, serta komunikasi kebijakan kepada masyarakat,” ujarnya.

Rawindra juga menyoroti perkembangan inflasi yang dinilai masih terkendali.

“Di Banten, inflasi hingga Oktober masih berada di bawah angka nasional. Emas perhiasan masih menjadi penyumbang utama inflasi lebih dari satu tahun terakhir, dan selama kondisi global belum stabil, masyarakat cenderung memilih instrumen yang dianggap paling aman,” tuturnya.

Baca Sebelumnya

Bimtek Penyampaian LKPM, Ning Ita: Lapor LKPM Itu Wajib, Jangan Takut Pajak!

Baca Selanjutnya

Blak-blakan! Fatimah, Ibu Kantin "Nekat" Nasihati Mensos, Begini Reaksi Gus Ipul

Tags:

Cabai Merah Inflasi cilegon Berguncang

Berita lainnya oleh Khoirul Umam

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

7 April 2026 15:15

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

2 April 2026 12:00

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

30 Maret 2026 11:50

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

28 Maret 2026 14:42

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

19 Maret 2026 22:45

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

18 Maret 2026 12:49

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar