Incinerator Picu Penurunan Kualitas Udara di Kota Batu, DLH Beralih ke Komposter

Jurnalis: Sholeh
Editor: Aziz Mahrizal

13 Jul 2025 12:12

Thumbnail Incinerator Picu Penurunan Kualitas Udara di Kota Batu, DLH Beralih ke Komposter
‎Pengolahan sampah mengunakan incinerator di TPA Tlekung Kota Batu. (Foto: Sholeh/Ketik) ‎

KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), memutuskan untuk membangun Big Composter tahap kedua di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tlekung. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memperbaiki indeks kualitas udara yang menurun drastis, alih-alih menambah mesin incinerator baru.

Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni, menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan respons atas evaluasi kualitas udara tahun 2024 yang menurun drastis.‎

‎"Kami mengidentifikasi, selain karena memang kepadatan wisatawan yang hadir ke Kota Batu, tapi juga itu (indeks kualitas udara menurun) diproduksi oleh tungku-tungku Incinerator yang tidak standar," katanya, Minggu, 13 Juli 2025.

‎Menurutnya, penggunaan incinerator secara terus-menerus berdampak negatif pada lingkungan. Oleh karena itu, DLH kini berkomitmen untuk meningkatkan kembali indeks kualitas lingkungan hidup, terutama kualitas udara, pada tahun 2025.

Baca Juga:
Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

"Kita capek dengan cara mereduksi atau bakar-bakar dan kita aktivasi untuk pengolahan sampah organik. Setidaknya itu bisa menyelesaikan dua indeks yang menjadi perhatian kita, yakni indeks kualitas lingkungan hidup dan indeks pengelolaan persampahan," jelasnya.

Selain pembangunan Big Composter di TPA, Kota Batu juga membutuhkan 60 Rumah Komposter untuk mengelola sampah organik di tingkat dusun. Rumah-rumah kompos ini dirancang untuk melayani 750 hingga 1.000 kepala keluarga di setiap desa.

Dian menerangkan, saat ini sudah tersedia anggaran untuk membangun 20 rumah kompos di tingkat desa. Mekanisme pembangunannya akan menggunakan belanja modal, karena merupakan aset pemerintah kota. Pelaksanaannya akan diserahkan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang ditunjuk oleh kepala desa.

"Mekanisme pembangunannya adalah dengan belanja modal, karena merupakan aset pemerintah kota. Rumah Kompos di tingkat desa itu akan menggunakan sewa kelola tipe 4," jelas Dian.(*)

Baca Juga:
Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

Baca Sebelumnya

Dispendik Surabaya Tegaskan Tak Ada Bangku Tambahan di Sekolah Negeri

Baca Selanjutnya

Kue Tiram Babah Hoi, Ote-Ote dengan Topping Melimpah yang Bikin Nagih

Tags:

Kota Batu Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Rumah Komposter Incinerator TPA Tlekung Komposter kualitas udara

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar