Implementasi Empat Pilar Kebangsaan, KTH Jombang Diajak Rawat Hutan dan Mata Air

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Muhammad Faizin

17 Des 2025 06:30

Thumbnail Implementasi Empat Pilar Kebangsaan, KTH Jombang Diajak Rawat Hutan dan Mata Air
Anggota DPR RI Sadarestuwati (kiri) memberikan pemaparan empat pilar kebangsaan ke KTH Wonosalam, Jombang. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Anggota DPR RI/MPR RI Sadarestuwati dari Dapil VIII Jawa Timur, yang juga duduk di Komisi VI DPR RI, mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan, bumi, dan mata air melalui gerakan menanam pohon sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air.

Ajakan tersebut disampaikan Sadarestuwati saat menghadiri Gerakan Menanam Pohon dan Merawat Bumi serta Mata Air yang digelar oleh PDI Perjuangan bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Wonosalam, Kabupaten Jombang, dengan mengusung tagline “Memayu Hayuning Bawono”.

Dalam sambutannya, Sadarestuwati menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada Kepoktan Wonosalam yang bersedia berkolaborasi dalam upaya menjaga hutan dan sumber mata air.

“Saya sangat bangga dan mencintai Kepoktan Desa Wonosalam yang telah berkenan bersama-sama berkolaborasi untuk nguri-nguri, memelihara hutan, mata air, serta pepohonan yang sudah ada, sekaligus melakukan penanaman pohon,” ujarnya.

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan alam. Sadarestuwati juga mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan di berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh menjadi pelajaran penting akibat eksploitasi alam yang berlebihan.

Menurutnya, penggantian hutan dengan tanaman monokultur menjadi salah satu penyebab utama bencana ekologis seperti banjir dan longsor. Ia menjelaskan perbedaan mendasar antara pohon berkayu dengan tanaman monokultur yang tidak memiliki kambium dan sistem perakaran kuat.

“Tanaman seperti kelapa sawit atau palem tidak memiliki kambium dan hanya berakar serabut. Akar seperti ini tidak mampu menahan tanah saat hujan deras, sehingga rawan menyebabkan longsor. Berbeda dengan pohon-pohon hutan yang memiliki akar tunggang dan tunjang,” jelasnya.

Sadarestuwati menekankan bahwa kegiatan menanam pohon ini juga merupakan bagian dari implementasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, khususnya nilai Pancasila dalam mencintai tanah air dan semangat gotong royong.

Baca Juga:
Sepanjang 2022-2025 d Jatim! 97 Persen Merupakan Bencana Hidrometeorologi

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah implementasi nyata dari Empat Pilar, terutama Pancasila. Kita bergotong royong menyelamatkan bumi dan mata air sebagai warisan untuk anak cucu kita,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan sosialisasi empat pilar kepada KTH Wonosalam, Jombang yang dilaknakan pada 15 Desember 2025, tidak berhenti pada satu momentum, tetapi menjadi awal dari gerakan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan hidup.

“Ini bukan akhir, tapi awal dari kebersamaan kita. Hanya lingkungan yang lestari inilah yang bisa kita wariskan untuk generasi mendatang,” pungkas Sadarestuwati. (*)

Baca Sebelumnya

Bidik Okupansi Akhir Tahun, Grand Mercure Malang Mirama Usung Tema "Fur and Fiction" dan "Antartika" untuk Perayaan Tahun Baru

Baca Selanjutnya

Antisipasi Nataru di Sleman, Begini Arahan Bupati Harda Kiswaya

Tags:

empat pilar DPR RI bencana alam kth wonosalam hutan Jombang hutan berita jombang berita dpr ri Estu sadarestuwati

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

4 April 2026 06:20

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar