KETIK, TUBAN – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dua rumah warga di Dusun Karang Anyar, Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, ambruk pada Kamis, 30 April 2026.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan dua mobil milik warga tertimpa reruntuhan bangunan.

Rumah yang terdampak diketahui milik Sukristianto dan seorang petani bernama Nurkosim.

Kapolsek Kenduruan, Teguh Triyo Handoko, menyebut angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan deras menjadi penyebab utama robohnya bangunan.

“Personel sudah kami terjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu evakuasi material bangunan,” ujarnya.

Baca Juga:
MA Islamiyah Senori Tuban Wisuda 167 Siswa Prodistik, Cetak Lulusan Pintar Ngaji dan Jago IT

Pohon besar tumbang karena terjangan hujan disertai angin di pinggir jalan Sidomukti, Kenduruan, Kamis 30 April 2026. (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, bahkan mendekati Rp100 juta.

Selain merobohkan rumah, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon besar tumbang di sekitar lokasi, termasuk di area dekat jembatan desa.

Baca Juga:
Rencana Kimsin di Kwan Sing Bio Tuban Terhambat, Izin dan Konflik Jadi Pertimbangan

Salah satu warga, Muhaimin, mengatakan hujan turun cukup deras tanpa henti disertai angin kencang yang membuat struktur bangunan melemah.

“Beruntung saat kejadian penghuni rumah sudah keluar, sehingga tidak ada korban jiwa,” katanya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana.

“Jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan ada tanda kerusakan bangunan, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” tambahnya.(*)