KETIK, MALANG – Hotel Trio Indah 2 merupakan salah satu pilihan penginapan di  pusat Kota Malang. Berada di kawasan nol kilometer kota, hotel ini dikelilingi berbagai destinasi kuliner dan spot ikonik yang mudah dijangkau.

Hotel ini menawarkan konsep heritage di tengah kawasan bangunan lama dengan gaya tata kota ala kolonial Belanda. Gaya Eropa klasik ini membuat banyak tamu mancanegara menyukai interior tersebut.

Tak hanya itu, hotel Trio Indah 2 juga memiliki ruangan yang cukup luas, sehingga pengunjung akan merasa lebih lega ketika bermalam. Selain itu, Lokasinya yang strategis, tepat di Jalan Brigjen Slamet Riadi No. 1–3, Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, membuat hotel ini selalu mengutamakan kebersihan dan keramahtamahan.

“Konsep kami heritage. Kemudian, kami memiliki ukuran kamar yang lebih besar dibandingkan hotel-hotel baru. Kami juga selalu menjaga kebersihan, dan keramahtamahan menjadi nilai tambah,” ujar Hadi selaku Marketing Executive Hotel Trio Indah 2.

Selain itu, area yang luas juga memberikan nilai tambah. Hadi mengatakan bahwa Hotel Trio Indah 2 memiliki area parkir yang sangat luas, bahkan mampu menampung hingga lima bus.

Baca Juga:
Perkuat Narasi Edukatif, Ketik.com dan UM Rajut Kolaborasi Literasi Berbasis Kepakaran

“Kami punya parkir yang luas, lima bus bisa masuk,” ungkap Hadi.

Setyo Hadi, Manager Hotel Trio Indah 2, mengungkapkan bahwa tamu mancanegara yang menginap di hotelnya mencapai sekitar 30 persen. Ia juga menyebut banyak dari mereka datang ke Kota Malang untuk menelusuri peninggalan leluhurnya.

“Di sini sekitar 30 persen. Lumayan tinggi bagi saya, 30 persen tamu asing,” ungkapnya.

Hotel Trio Indah 2 sendiri didirikan sejak tahun 2003. Awalnya, tempat ini merupakan restoran modern siap saji, kemudian berkembang menjadi hotel yang dilengkapi supermarket. Di kawasan ini juga pernah berdiri restoran siap saji.
 
Seiring berjalannya waktu, hotel ini lebih sering berkolaborasi dengan pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, tamu tidak hanya mendapatkan pengalaman menginap, tetapi juga dapat menjelajahi kuliner khas UMKM.

Baca Juga:
Gudang Pabrik Rokok di Malang Sengaja Dibakar, Ini Modus Yang Dilakukan Tersangka

“Kami bekerja sama dengan UMKM. Alhamdulillah, peminatnya banyak dan masyarakat juga sangat antusias,” jelas Setyo.

Hotel Trio Indah 2 memiliki 40 kamar dengan tiga tipe, yakni enam kamar standard, empat kamar deluxe (dikenal sebagai executive room), dan 30 kamar superior. Setiap tipe tersedia dalam pilihan double bed maupun twin bed.

Executive room menjadi tipe kamar tertinggi dengan fasilitas balkon yang menghadap ke belakang hotel, sekaligus menjadi area khusus merokok bagi tamu. Setyo juga menyampaikan bahwa budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) kerap menginap di hotel ini saat berkunjung ke Malang dan selalu memilih kamar tipe executive.

“Kamar executive ini sering digunakan oleh Cak Nun. Setiap ke Malang, beliau selalu menginap di sini bersama tim Padhang Mbulan. Beliau sangat menyukai kamar tersebut,” tutur Setyo.

Selain itu, hotel ini juga menyediakan restoran dengan area outdoor dan indoor yang nyaman untuk sarapan, makan siang, hingga makan malam bersama keluarga. Restoran di Hotel Trio Indah 2 buka hingga pukul 22.00 WIB.

Hotel Trio Indah 2 dapat menjadi pilihan tempat menginap dengan lokasi yang sangat strategis di tengah kota, dekat dengan berbagai destinasi dan spot ikonik Kota Malang. (*)