Honor Diturunkan 50 Persen, Nasib Guru Non NIP di Lumajang Kian Memperihatinkan

Jurnalis: Abdul Fatah
Editor: Muhammad Faizin

20 Mar 2024 05:10

Thumbnail Honor Diturunkan 50 Persen, Nasib Guru Non NIP di Lumajang Kian Memperihatinkan
Aktivitas mengajar guru Non NIP di salah satu TK di Lumajang (Foto: Abdul Fatah / Ketik)

KETIK, LUMAJANG – Nasib guru Non NIP (Nomor Induk Pegawai) -atau biasa disebut guru honorer/non-ASN - di Lumajang sejak Januari 2024 kian memperihatinkan. Pasalnya, honor mereka yang hanya Rp 500 ribu perbulan, harus turun separuhnya, karena keterbatasan anggaran Pemkab Lumajang.

Kini seluruh Guru Non NIP di Lumajang mulai TK sampai SMP, hanya mendapat honor Rp 250 ribu per bulan. Angka yang sangat kecil dibandingkan dengan pengabdian mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. 

Agus Setiawan, salah seorang tokoh muda Lumajang menyayangkan kebijakan pemotongan honor guru non ASN ini. Karena pengabdian mereka hampir sama dengan guru lainnya, yang sudah ASN.

"Kebijakan ini saya anggap sangat kurang tepat. Guru Non NIP kita mengabdi sepenuhnya untuk mencerdaskan anak bangsa. Perannya sangat besar. Honor mereka jauh dari kata cukup yang hanya Rp 500 ribu per bulan, apalagi  dipotong lagi menjadi setengahnya, ini sungguh kebijakan yang tidak mempertimbangkan pengabdian para guru di Lumajang," kata Agu Setiawan.

Baca Juga:
Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Masih kata Agus Setiawan, masih banyak cara untuk tidak memotong anggaran bagi para guru Non ASN ini. Masih banyak anggaran di sektor lain yang bisa dilakukan penghematan agar tidak mengganggu pendapatan guru non NIP yang jumlahnya sangat kecil.

"Penurunan anggaran untuk guru Non NIP ini sudah mendapat pengesahan dari DPRD dalam APBD 2024, pertanyaan saya, kenapa 50 anggota DPRD kita tidak berusaha menolong nasib para guru Non NIP kita. Kenapa ini bisa lolos, sementara ada sektor lain yang angkanya puluhan milyar bisa lolos dengan kepada media  inibaik. Sebut saja misalnya perjalanan dinas ASN yang angkanya sangat tinggi," ujar Agus Setiawan.

Sementra itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Drs. Agus Salim, M.Pd kepada Ketik.co.id menyebut, pengurangan itu dilakukan karena keterbatasan anggaran untuk dana hibah di Kabupaten Lumajang.

"Bukan dipotong, tetapi kemampuan daerah dalam memberi hibah ditahun 2024 memang seperti ini. Semoga tahun depan normal lagi," kata Drs. Agus Salim kepada Ketik.co.id. (*) 

Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Baca Sebelumnya

Timsel Umumkan 10 Nama Calon Komisioner KPU Maluku Utara

Baca Selanjutnya

Ini Curhat Guru Non NIP di Lumajang Pasca Honor Mereka Turun 50 Persen

Tags:

Honor Guru Non NIP diturunkan Nasib guru Non NIP Guru TK dan PAUD Lumajang berita lumajang hari ini

Berita lainnya oleh Abdul Fatah

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

13 April 2026 18:04

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

11 April 2026 20:15

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

8 April 2026 13:44

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

6 April 2026 14:57

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

6 April 2026 12:49

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

4 April 2026 02:26

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar