Hindari Teh dan Gorengan saat Sahur, dr Tirta Ungkap Bahayanya untuk Tubuh

Jurnalis: Muhammad Fajar Hasan Ar-Ridlo
Editor: Al Ahmadi

27 Feb 2026 16:09

Thumbnail Hindari Teh dan Gorengan saat Sahur, dr Tirta Ungkap Bahayanya untuk Tubuh
dr. Tirta Mandira Hudhi. (Foto: Instagram @dr.tirta)

KETIK, JAKARTA – Bulan Ramadhan identik dengan teh hangat, kopi, dan gorengan.

Namun di balik kenikmatannya, ada risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Seorang influencer kesehatan dan pebisnis, dr. Tirta Mandira Hudhi atau yang akrab disapa Cipeng, mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan mengonsumsi teh dan kopi, terutama saat sahur.

Dalam perbincangannya di podcast bersama Habib Ja'far dan Onadio Leonardo, ia menjelaskan bahwa minuman berkafein seperti teh dan kopi dapat meningkatkan kerja ginjal.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

“Minum teh dan kopi saat sahur sangat tidak dianjurkan. Kita akan sering pipis dan akan sering haus,” ujarnya, dikutip Jumat, 27 Februari 2026.

Menurut pria 34 tahun kelahiran Surakarta itu, efek diuretik dari kafein membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Akibatnya, rasa haus akan lebih mudah muncul saat menjalani puasa seharian.

Ia menyarankan agar saat berbuka, air putih menjadi pilihan pertama. Setelah berpuasa, tubuh mengalami kekurangan cairan, gula, dan elektrolit sehingga perlu dikembalikan secara bertahap.

Untuk memenuhi kebutuhan gula, ia menganjurkan konsumsi tiga buah kurma.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Satu buah kurma mengandung sekitar 30 hingga 50 kalori, sehingga tiga buah kurma dinilai cukup untuk membantu mengembalikan energi awal sebelum menyantap makanan berat.

Selain minuman berkafein, dr Tirta juga menyoroti kebiasaan berbuka dengan gorengan. Ia tidak sepenuhnya melarang, namun mengingatkan agar tidak berlebihan.

“Gorengan sekali-sekali gapapa sih, kan ga langsung wafat juga,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan utama bukan pada jenis gorengan atau alat memasaknya, melainkan pada penggunaan minyak yang dipakai berulang kali hingga menghitam.

Minyak yang digunakan berkali-kali dapat menghasilkan lemak trans yang berbahaya bagi tubuh.

“Lemak itu dibagi dua, lemak jenuh dan lemak trans. Yang bahaya adalah lemak trans. Kalau berkali-kali dipakai goreng bikin kriuk jadi lama,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, konsumsi lemak trans berlebihan dapat memicu terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah yang sulit dikontrol.

Kebiasaan berbuka dengan gorengan selama 30 hari penuh, kemudian dilanjutkan konsumsi makanan tinggi lemak saat Lebaran, dapat berdampak pada kenaikan tekanan darah.

“Pas buka pakai gorengan terus selama 30 hari. Nah, pas Lebaran makan gule kambing terus tensinya naik, yang disalahin malah gule kambingnya. Angel!,” tambahnya.

Ia pun mengingatkan agar masyarakat lebih bijak memilih menu sahur dan berbuka. Air putih dan kurma dinilai lebih aman dan sesuai untuk kondisi tubuh setelah berpuasa, dibandingkan langsung mengonsumsi gorengan, teh, atau kopi dalam jumlah banyak.(*)

Baca Sebelumnya

Safari Ramadan! KAI Daop 8 Surabaya Cek Perlintasan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

Baca Selanjutnya

Apa Itu BP3R? Lembaga Baru untuk Percepat Program 3 Juta Rumah

Tags:

teh dan kopi berbahaya bagi kesehatan kesehatan Ramadhan 2026 Buka puasa sahur Dokter Tirta cipeng surabaya ramadhan dr. Tirta Berbuka Puasa Gorengan teh Kopi Kurma

Berita lainnya oleh Muhammad Fajar Hasan Ar-Ridlo

Mengenal Ollie Watkins dan Jonathan Rowe, Duo Bomber Inggris yang On Fire di Europa League

10 April 2026 19:01

Mengenal Ollie Watkins dan Jonathan Rowe, Duo Bomber Inggris yang On Fire di Europa League

'Gas!' Lagu Milik FSTVLST yang Ajarkan Bangkit dari Keterpurukan, Begini Liriknya!

10 April 2026 08:00

'Gas!' Lagu Milik FSTVLST yang Ajarkan Bangkit dari Keterpurukan, Begini Liriknya!

ParagonCorp Buka Rekrutmen April 2026 untuk Posisi Customer Business Development

8 April 2026 17:45

ParagonCorp Buka Rekrutmen April 2026 untuk Posisi Customer Business Development

Cerita Mahasiswa Surabaya yang Pilih Tak Pulang ke Samarinda saat Lebaran

17 Maret 2026 21:21

Cerita Mahasiswa Surabaya yang Pilih Tak Pulang ke Samarinda saat Lebaran

Genre Musik yang Orang Jarang Tahu! Ada Pop dan Rock yang Bikin Lebih “Melayang”

14 Maret 2026 07:00

Genre Musik yang Orang Jarang Tahu! Ada Pop dan Rock yang Bikin Lebih “Melayang”

Suka Duka Merawat Motor Modifikasi Custom

11 Maret 2026 10:39

Suka Duka Merawat Motor Modifikasi Custom

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar