Hilangkan Charity Based, Difabel Kriya Gembira Pasarkan Produk Garapannya

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

10 Jun 2023 09:29

Thumbnail Hilangkan Charity Based, Difabel Kriya Gembira Pasarkan Produk Garapannya
Teman-teman difabel tengah memproduksi karyanya (Foto: Atika/Kriya Gembira)

KETIK, MALANG – Komunitas Disabilitas Omah Gembira tengah berupaya menghilangkan charity based, atau rasa belas kasih dalam membeli produk buatan kelompok difabel. Melalui Kelompok Usaha Kriya Gembira, karya-karya difabel Kota Malang diaplikasikan menjadi produk yang lucu dan unik.

Salah satu pendamping difabel, Atika Zania menjelaskan Kriya Gembira menjadi wadah pekerjaan bagi para difabel yang bergabung.

"Tujuan kami untuk menjadi wadah pekerjaan bagi mereka (kelompok difabel). Kita ingin menghilangkan charity based, kadang orang suka beli barang dari disabilitas karena kasihan, bukan memang suka dengan kualitasnya," terang Atika, Sabtu (10/6/2023).

Foto Produk yang dihasilkan oleh teman-teman difabel dari Kriya Gembira (Lutfia/Ketik)Produk yang dihasilkan oleh teman-teman difabel dari Kriya Gembira (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Kala Gubernur Khofifah Belikan Baju Lebaran untuk 95 Siswa Difabel di Madiun

Produk-produk yang dipasarkan pun cukup beragam. Mulai dari tas, baju, pin, hingga aksesoris. Desain pun terlihat trendi dan mengikuti minat pasar saat ini.

"Dengan begitu orang-orang yang beli produk kami, ya karena produknya lucu dan bagus. Kita ingin menghilangkan charity based," serunya.

Kriya Gembira saat ini berbasis di Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Dengan anggota yang dimiliki sekitar 45 orang. 

Setiap minggunya, kelompok tersebut memiliki kegiatan rutin di 12 paguyuban di Malang Raya. Seperti di Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, Singosari, Lawang, Ngantang, dan sebagainya.

Baca Juga:
MFM Radio Gandeng Yayasan Pejuang Mimpi, Buka Ruang Interaksi Komunitas Difabel dan Masyarakat

"Kriya Gembira ini memang sebuah inkubasi bisnis yang berfokus pada teman-teman disabilitas. Kita ingin membantu mereka untuk mengimplementasikan (karya-karya) melalui produk-produk ini," sambung Atika.

Atika menjelaskan bahwa produk-produk yang telah digarap, langsung dipasarkan secara online maupun offline melalui bazar.(*)

Baca Sebelumnya

PLN NP Gandeng Warga Probolinggo Lestarikan Lingkungan Sekitar Pembangkitan

Baca Selanjutnya

Kuliner Hidden Gems asal Lamongan, No 3 Penuh Misteri

Tags:

Difabel Kriya Gembira karya difabel charity based omah gembira

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H