Heboh Anak Stunting Sidoarjo Dapat Telur 'Berjamur', Isinya Ternyata Bagus

Jurnalis: Fathur Roziq
Editor: Mustopa

8 Agt 2023 13:15

Thumbnail Heboh Anak Stunting Sidoarjo Dapat Telur 'Berjamur', Isinya Ternyata Bagus
Telur ayam bantuan untuk pencegahan stunting yang ditemukan saat pembagian di Kecamatan Tulangan pada Selasa (8/8//2023). Ada yang bertanggal 30 Juli. Ada yang bertanggal 30 Agustus. (Foto: screens shoot video)

KETIK, SIDOARJO – Penyaluran bantuan permakanan telur dan ayam untuk anak-anak stunting (gagal tumbuh) maupun pencegahan stunting menimbulkan kehebohan. Sebab, tanggal di kemasan tertulis 30 Juli 2023. Di kulit telur ada bercak noda putih. Namun, setelah dipecah dan dicek, isinya dianggap masih bagus.

Telur dengan noda putih mirip jamur itu, antara lain, ditemukan di Kecamatan Tulangan dan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Noda itu diketahui saat telur hendak dibagikan. Tidak semuanya memang bernoda. Tapi, ada telur ayam dalam kemasan plastik itu yang terlihat ada bercak putih.

”Ini patut menjadi evaluasi sebelum penyaluran bantuan,” ungkap H Dhamroni Chudori, legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Kecamatan Tulangan.

Bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat, bukan dari Pemkab Sidoarjo. Pembagian telur itu, lanjut dia, dilakukan di Kantor Kecamatan Tulangan. Telur-telur ayam dalam kemasan itu masing-masing 10 butir. Satu anak mendapatkan 20 butir, dan ada juga daging ayam.

Baca Juga:
Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Apa tindakan petugas? Dia meminta telur-telur yang terlihat bernoda putih itu tidak dibagikan, dan lebih baik diganti dengan telur yang tampak masih bagus. Petugas kemudian menarik telur-telur yang tampak seperti berjamur untuk diganti telur lain.

Di kemasan plastik tertulis tanggal berbeda, masing-masing tanggal 30 Juli dan 30 Agustus 2023. Kondisi kulit telur juga tidak sama, ada yang tampak bernoda, ada pula yang tidak. 

Semula, ada yang menyebut tanggal di kemasan itu merupakan tanggal kedaluwarsa atau expired, ada pula yang menyebutnya tanggal pengemasan. Tapi, ternyata ada yang tertulis tanggal 30 Agustus.

”Daripada terjadi apa-apa dengan anak-anak, lebih baik diganti yang masih bagus,” ungkap Dhamroni.

Baca Juga:
Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Di Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, ditemukan hal yang sama. Menurut Ketua BUMDes Sawocangkring M. Tanreha, petugas pembagi telur sudah tahu sebelum pembagian pada Selasa (8/8/2023). Ada telur yang di kemasannya tertulis 30 Juli, ada juga 30 Agustus. Petugas sempat ragu-ragu.

Telur pun dipecah untuk diperiksa, ternyata kondisinya masih bagus. Akhirnya telur tersebut tetap dibagikan kepada keluarga mereka yang punya anak stunting atau yang rawan stunting.

Foto Telur ayam bantuan untuk pencegahan stunting yang dibagikan di Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, pada Selasa (8/8//2023). (Foto: Tanreha for Ketik.co.id)Telur ayam bantuan untuk pencegahan stunting yang dibagikan di Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, pada Selasa (8/8//2023). (Foto: Tanreha for Ketik.co.id)

Selasa petang (8/8/2023), Tanreha yang juga ketua RT 11/RW 04 Desa Sawocangkring itu mengajak kepala desa untuk mengecek lagi ke para penerima telur. Mereka juga diminta mengecek kondisi telur tersebut.

”Alhamdulillah, sampai sekarang (Selasa sore) tidak ada keluhan. Tidak ada masalah,” ungkapnya.

Ketua Komisi D (Kesejahteraan Rakyat) DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih mengatakan, kondisi seperti ini hendaknya bisa diantisipasi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Lebih-lebih yang terlibat sebagai leading sector pencegahan dan penanganan stunting.

”Memang bantuan dari pusat. Tapi, alangkah baiknya dinas terkait itu mengecek bantuan sebelum dibagikan,” ujarnya.

Sementara sekretaris Komisi D H Bangun Winarso mengatakan, paling tidak dinas terkait ikut mengawasi pembagian bantuan tersebut. Sebab, kasus di daerah lain, ada juga bantuan untuk penanganan stunting dari pusat. Daging ayam dan telur dikirim dari luar daerah, kondisi ayam sudah berubah, tidak segar lagi.

”Dinas mestinya ikut mengawasi,” ujarnya. (*)

Baca Sebelumnya

Triwulan II 2023, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,24 Persen

Baca Selanjutnya

Disetujui Presiden Jokowi, Ridwan Kamil Kaji Rute Kereta Gantung di Bandung Raya

Tags:

sidoarjo Stunting Balita Stunting Anak Stunting Kabupaten Sidoarjo DPRD Sidoarjo Pemkab Sidoarjo Kecamatan Tulangan Kecamatan Wonoayu Dinkes Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

10 April 2026 07:05

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar