Heboh Ada Pelajar di Labuhanbatu Disekap dan Dicabuli, Ini Kata Polisi

Jurnalis: Joko Gunawan
Editor: Mustopa

8 Sep 2024 18:50

Thumbnail Heboh Ada Pelajar di Labuhanbatu Disekap dan Dicabuli, Ini Kata Polisi
Dua pria terduga berkaitan dengan cabul dan persetubuhan kepada anak di bawah umur saat diamankan di Mapolres Labuhanbatu. (Foto: Humas Polres/Ketik.co.id)

KETIK, LABUHAN BATU – Warga Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut khususnya di Rantauprapat dihebohkan dengan adanya informasi seorang pelajar sekolah menengah atas yang disekap dan dicabuli belasan pria.

Belakangan, informasi yang kadung sudah beredar dari mulut ke mulut maupun sosial media itu, menjadi perbincangan, terlebih melibatkan anak di bawah umur.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Bernhard L Malau melalui Kasi Humas, AKP Syafrudin, Minggu, 8 September 2024 pun mengakui, dua terduga pelaku sudah diamankan disekitaran Kampung Sipirok, Lingkungan Perisai B, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Sabtu, 7 September 2024 Sekitar pukul 20.25 WIB.

Diakuinya, dua pelaku tersebut diduga berkaitan dengan perbuatan cabul atau persetubuhan dengan anak di bawah umur. Terkait penyekapan dan aksi pemerkosaan, Syafrudin belum mau memastikannya.

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

"Untuk sementara ini dapat dikatakan tidak ada penyekapan atau pemerkosaan, masih dalam pemeriksaan. Tapi yang pasti, ada dua orang diamankan," sebutnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh personel di Mapolres Labuhanbatu, pelajar yang masih berusia sekitar 17 tahun itu, merupakan warga Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu.

Sementara, pria yang kini dalam pemeriksaan terkait dengan dugaan perbuatan cabul dan persetubuhan adalah PIJ (21)dan SZ (23) keduanya warga Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu.

Dilanjutkan Syafrudin, sehari sebelum penangkapan dua pria itu, orang tua pelajar tersebut juga sudah melaporkan perihal kehilangan anaknya.

Baca Juga:
Modus Iming-iming Jadi Pembina Pramuka, Oknum Guru di Kesesi Pekalongan Cabuli 5 Siswa

"Iya, sempat menghilang. Belakangan diketahui keberadaannya setelah rekannya meminta share lokasi. Itu ada rumah kos-kosan, di sana dia ditemukan. Untuk sementara, itu dulu yang bisa kita jelaskan," ujar Kasi Humas Polres Labuhanbatu.

Foto Rumah kos-kosan (dua kiri) di mana awalnya disebutkan seorang anak di bawah umur disekap dan diperkosa di Labuhanbatu. Foto: Joko/Ketik.co.id)Rumah kos-kosan (dua kiri) di mana awalnya disebutkan seorang anak di bawah umur disekap dan diperkosa di Labuhanbatu. (Foto: Joko/Ketik.co.id)

Terpisah, seorang warga yang juga sebagai penyewa di rumah kos-kosan empat pintu di mana dikabarkan seorang pelajar disekap dan diperkosa, juga memberikan keterangan hampir sama dengan Kasi Humas Polres Labuhanbatu.

Saat disambangi Ketik.co.id, Minggu, 8 September 2024, Rini (40) mengakui, bahwa ada keramaian di salah satu dari empat rumah berjajar yang sama-sama mereka sewa. 

Itu diketahuinya ketika dia baru sampai rumah setelah pulang bekerja. "Tadi malam aku pas pulang kerja, aku lihat ada rame-rame di rumah yang kedua itu," ujarnya sembari menunjuk.

Setelah sekian waktu di malam itu juga, baru dia pahami bahwa ada satu keluarga yang dikabarkan datang menjemput anaknya di rumah tersebut.

Menurut cerita Rini, keberadaan sejumlah pria di rumah itu, diperkirakannya baru sekitar 5 hari lalu. Bahkan, jika malam, dia sering melihat penghuni rumah itu berkumpul dan bermain gitar.

Namun, karena dianggap tidak mengganggu, dia pun tidak mempedulikannya. "Sering aku lihat di situ bergitar-gitar, cuma karena tidak ribut-ribut, aku pun tak open kali," sebutnya.

Sepengetahuannya, keberadaan wanita yang diperkirakan masih di bawah umur itu, tidak terlalu diperhatikannya. Ditanya terkait penggerebekan dan informasi penyekapan, Rini sendiri tidak begitu yakin.

"Yang kudengar, keluarganya dulu datang. Setelah rame dan ribut-ribut baru polisi datang. Kalau dua laki-lakinya memang sudah ditahan sebelum polisi datang. Kalau penyekapan, aku rasa enggaklah," ujarnya.(*)

Baca Sebelumnya

Ratusan Pelajar SD di Kab Bandung Dapat Asupan Kudapan Bergizi Setiap Hari

Baca Selanjutnya

Susuri Gua di Pacitan, PSS Temukan Air Terjun Mirip Shower Kamar Mandi

Tags:

PENCABULAN persetubuhan Dua Pelaku Heboh Kos-Kosan Polres Labuhanbatu Sumut siswi Pelajar anak di bawah umur Bilah Hulu Bandar Tinggi

Berita lainnya oleh Joko Gunawan

Halalbihalal IPSI Labuhanbatu, Mimpi Nyata Tingkatkan Silaturahmi dan Prestasi

13 April 2026 22:16

Halalbihalal IPSI Labuhanbatu, Mimpi Nyata Tingkatkan Silaturahmi dan Prestasi

Sejarah! IPSI Labuhanbatu Jadi Tuan Rumah Porprovsu Pencak Silat

13 April 2026 15:19

Sejarah! IPSI Labuhanbatu Jadi Tuan Rumah Porprovsu Pencak Silat

Maling Barang Senilai Rp100 Juta di Labuhanbatu Diringkus Saat Sarapan di Warung

9 April 2026 19:31

Maling Barang Senilai Rp100 Juta di Labuhanbatu Diringkus Saat Sarapan di Warung

Penggunaan BOSP SMAN 2 Rantau Selatan Disinyalir Kangkangi Permendikdasmen

8 April 2026 19:16

Penggunaan BOSP SMAN 2 Rantau Selatan Disinyalir Kangkangi Permendikdasmen

Sejumlah SPPG di Labuhanbatu Belum Daftarkan BPJS Pekerja MBG

2 April 2026 22:17

Sejumlah SPPG di Labuhanbatu Belum Daftarkan BPJS Pekerja MBG

SMAN 2 Ratu Labuhanbatu Terima Dana BOSP Rp627 Juta, Kepsek Siapkan Spanduk Info Pengelolaan

2 April 2026 19:01

SMAN 2 Ratu Labuhanbatu Terima Dana BOSP Rp627 Juta, Kepsek Siapkan Spanduk Info Pengelolaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar