Hati-hati! Kondisi Jalur Alternatif Malang-Blitar via Ngantang Rusak

Jurnalis: Sholeh
Editor: Gumilang

9 Apr 2024 04:30

Thumbnail Hati-hati! Kondisi Jalur Alternatif Malang-Blitar via Ngantang Rusak
Jalan yang rusak di Jalur Alternatif Ngantang Wlingi di Desa Pagersari Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. (Foto: Sholeh/ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Jalur Alternatif Malang -Blitar yang melalui Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, saat ini kondisinya rusak parah. Pengendara maupun pemudik yang melintas jalur alternatif ini diimbau berhati-hati.

Pantauan media nasional ketik.co.id, titik yang rusak di Jalur alternatif tersebut berada Desa Pagersari Kecamatan Ngantang. Jalan yang rusak berupa aspal yang telah mengelupas. Kondisi mayoritas jalan tersebut nampak terdapat batu makadam.

Namun pengendara tidak usah khawatir, jalan yang rusak hanya sekitar 1 KM. Selebihnya, Jalan di Perbatasan dua desa tersebut sudah berupa beton yang mulus.

Salah satu pengendara asal Tulungagung yang melintas jalur alternatif tersebut Muhammad Faizin mengatakan, jalan alternatif yang dikenal dengan jalur Ngantang - Wlingi itu cenderung sempit.

Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Hanya mobil kecil yang bisa melewatinya. Juga ada beberapa titik jalan yang rusak parah. Terutama, di Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. 

Itu karena jalur alternatif ini juga dilewati truk pengangkut pasir dari lereng Gunung Kelud. Tak jarang, truk truk memuat pasir melebihi kapasitas. Sehingga gampang merusak jalan.

"Pengendara harus hati hati melalui jalur ini. Selain sempit. Di kecamatan Ngantang ada yang rusak parah," ujar Muhammad Faizin, Selasa, (9/4/2024).

Meski kondisi jalan rusak, dirinya tetap melintasi jalur alternatif tersebut. Pasalnya dapat memangkas jarak dan waktu perjalanan. Jarak yang terpangkas adalah sekitar 30 KM jika lewat jalur alternatif tersebut.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

"Saya kalau ke Kota Batu atau Pujon pasti lewat sini. Karena lebih dekat dan tidak macet," sebutnya. Sebagai informasi, Jalur Alternatif Malang-Blitar via Ngantang, Kabupaten Malang menuju Krisik dan Wlingi Kabupaten Blitar itu menjadi primadona.

Khususnya menjadi primadona bagi pengendara dari Kota Batu, Pujon dan Ngantang yang akan ke Blitar atau Tulungagung dan Trenggalek. Begitu juga sebaliknya.

Dari Kota Batu ke Kota Blitar melewati Kecamatan Ngantang hanya menempuh jarak sekitar 50 KM. Namun, jika melalui jalur utama yakni lewat Kota Malang dan Kepanjen Kabupaten Malang, maka akan menempuh sekitar 80 KM.

Untuk menembus Kabupaten Blitar, dari arah Kota Batu melewati Pujon, pengendara harus belok kiri di Pertigaan Kambal arah bendungan Selorejo Ngantang.

Silahkan lurus hingga menemukan Pertigaan sebelum loket pintu masuk Bendungan Selorejo. Dari situ belok kiri mengikuti jalan utama hingga Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.

Jika dari arah Kota Blitar, cukup gampang karena sudah banyak papan penunjuk arah menuju Kota Batu. Yaitu pengendara tinggal menuju pertigaan di Kecamatan Wlingi.

Dari situ belok kiri lurus terus hingga Desa Pagersari hingga menemukan Bendungan Selorejo dan pertigaan Kambal Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Itulah kondisi dan rute Jalur Alternatif Malang-Blitar via Kecamatan Ngantang. (*)

Baca Sebelumnya

Ikan Seberat 13,1 Kg Milik Syaifullah Juara Kontes Bandeng Kawak Gresik 2024

Baca Selanjutnya

Innalillah, Komedian Babe Cabita Meninggal Akibat Penyakit Autoimun

Tags:

Jalur alternatif Ngantang Wlingi Kabupaten Malang Kabupaten Blitar

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H