KETIK, JAKARTA – Kroasia berhasil merebut posisi kedua di Grup C setelah pertandingan yang menegangkan melawan Ghana, di Philadelphia Stadium, Minggu pagi 28 Juni 2026. Kroasia mengalahkan pesaing langsung mereka itu dengan skor 2-1.
Pada menit ke-83, Nikola Vlasic, berkat umpan dari Luka Modric, mencetak gol penentu kemenangan bagi Kroasia. Tim asuhan Zlatko Dalic akan bertanding di babak 32 besar melawan tim peringkat kedua Grup K: Portugal atau Kolombia. Ghana, sebagai tim peringkat ketiga, akan menghadapi juara Grup K: Portugal atau Kolombia.
Kroasia menguasai bola pada fase awal pertandingan, dan hal itu justru disambut baik oleh Ghana—yang bahkan memicu sorakan ejekan dari tribun penonton. Pasalnya, The Black Stars hanya membutuhkan satu poin untuk lolos ke babak berikutnya, sementara Kroasia berisiko tersingkir jika mengalami kekalahan.
Setelah seperempat jam pertama yang seimbang, Vlasic menciptakan ancaman besar pertama. Gelandang serang asal Torino itu menerima umpan setelah serangan yang apik dan melihat tendangannya membentur tiang gawang.
Sekitar seperempat jam kemudian, Kroasia akhirnya memimpin. Mateo Kovacic mengumpan kepada Susic, yang tendangan kerasnya dari jarak sekitar dua puluh meter melesat melewati sela-sela kaki Luckassen dan masuk ke sudut jauh: 1-0.
Baca Juga:
Hasil Piala Dunia 2026: Austria Tahan Aljazair 3-3, Ralf Rangnick Antarkan Burschen ke Babak 32 BesarGhana tidak banyak berbuat dalam hal serangan, namun tetap bisa bermimpi menyamakan kedudukan melalui bintang andalan mereka, Antoine Semenyo. Penyerang Manchester City itu melepaskan tendangan yang bagus, yang sayangnya meleset tipis di samping gawang Dominik Livakovic.
Fase awal babak kedua juga menjanjikan bagi para penggemar Ghana. Baru dua menit setelah masuk sebagai pemain pengganti, Issahaku Fatawu langsung menunjukkan eksistensinya dengan tendangan keras yang meleset satu meter di atas gawang Livakovic. Namun, hal itu ternyata hanya menjadi salah satu dari sedikit momen menonjol di babak kedua, di mana kedua tim tampil solid secara defensif
Maka tak mengherankan jika Ghana berhasil menyamakan kedudukan melalui situasi bola mati. Luckassen menyarangkan tendangan bebas apik dari Ernest Nuamah dengan bagian dalam kaki. Wasit Drew Fischer dipanggil ke layar monitor, dan menyimpulkan bahwa Kwasi Sibo memang berada dalam posisi offside, namun tidak menghalangi pandangan. Oleh karena itu, wasit asal Kanada tersebut tetap pada keputusannya: 1-1.
Namun, Kroasia akhirnya berhasil unggul di menit-menit akhir. Pada menit ke-83, Modric melepaskan tendangan sudut ke tiang jauh, di mana Vlasic berada dalam posisi yang sangat baik dan menyundul bola dengan keras ke gawang Benjamin Asare yang tak berdaya: 2-1. Dengan kontribusinya ini, Modric (40) menjadi pemberi assist tertua sepanjang sejarah Piala Dunia. (*)