Hasil Lab Tegaskan Menu MBG di Jepara Aman, Bukan Penyebab Keracunan Siswa

Jurnalis: Malik Naharul
Editor: Mustopa

30 Sep 2025 14:58

Thumbnail Hasil Lab Tegaskan Menu MBG di Jepara Aman, Bukan Penyebab Keracunan Siswa
Ketua Satgas Percepatan Program MBG Kabupaten Jepara, M. Ibnu Hajar, meninjau dapur SPPG Banjaran Bangsri untuk memastikan penyajian makanan bergizi bagi siswa sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan (Foto: Dok Pemkab Jepara)

KETIK, JEPARA – Dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Banjaran, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, akhirnya terjawab. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memastikan tidak ditemukan bakteri penyebab keracunan pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan kepada para siswa.

Kepastian ini didasarkan pada hasil uji laboratorium yang dilakukan Balai Laboratorium Kesehatan dan PAK Provinsi Jawa Tengah, Semarang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, Selasa 30 September 2025.

"Hasil lab tidak ada bakteri dalam menu MBG yang menyebabkan keracunan anak-anak di Banjaran Bangsri Jepara," kata Kadinkes Jateng.

Menu MBG yang diuji terdiri dari nasi putih, ayam kecap, sayur tumis jagung-buncis-wortel, susu kotak, dan buah melon potong. Menu ini dikonsumsi siswa pada Selasa 23 September 2025 lalu, dan sempat diduga menjadi penyebab munculnya gejala mual, pusing, hingga lemas yang dialami 35 anak.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Sampel makanan diambil dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjaran Bangsri, yang setiap harinya melayani 3.554 siswa dari 40 sekolah di tiga desa, yakni Banjaran, Banjaragung, dan Srikandang.

Ketua Satgas Percepatan Program MBG Kabupaten Jepara, M. Ibnu Hajar, yang juga Wakil Bupati Jepara, menegaskan hasil laboratorium tersebut menguatkan bahwa menu MBG bukan penyebab kasus tersebut.

"Jadi clear kalau dari sampel menu MBG hasilnya negatif. Secara logika sebenarnya juga bisa dinalar, dalam sehari menu untuk 3.554 dari 40 sekolah itu sama, tapi mengapa yang mengalami pusing, mual, dan lemas mayoritas hanya dari SDN 1 Banjaran. Nah, mungkin saja anak-anak itu mengkonsumsi makanan lainnya, kita kan juga tidak tahu," ujarnya.

Menurut Gus Hajar, Pemkab Jepara bersama tim terus memastikan program MBG berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP). SPPG pun diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) agar kebersihan, keamanan, dan kualitas makanan terjamin.

Baca Juga:
Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

"Mulai dari tempat masak atau dapur, bahan masakan, pengolahan hingga penyajian harus sesuai SOP," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan edukasi kepada siswa agar menu MBG dikonsumsi tepat waktu. Sesuai SOP, makanan harus disantap maksimal empat jam setelah disajikan.

"Jadi mestinya tidak boleh dibawa pulang, tapi harus langsung disantap di sekolah agar tetap layak konsumsi, bergizi, dan sehat," tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Bupati Pemalang Harap Wisudawan UPS Tegal Hasilkan Riset Bermanfaat

Baca Selanjutnya

Pemprov Jatim Gelar Job Fair 2025, Kadisnaker: Semoga Menemukan Pekerjaan yang Cocok

Tags:

Jepara MBG Makan bergizi gratis Dinas Kesehatan Jateng Ibnu Hajar Banjaran Bangsri SPPG Hasil Lab Keamanan Pangan Siswa SD Keracunan Makanan program pemerintah SLHS SOP

Berita lainnya oleh Malik Naharul

PCNU Jepara Salurkan 1.391 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Bandang dan Longsor di Desa Tempur

29 Januari 2026 21:06

PCNU Jepara Salurkan 1.391 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Bandang dan Longsor di Desa Tempur

Heboh Jelang Tahun Baru! Polres Jepara Gagalkan Edaran Sabu Nyaris 1 Kg

31 Desember 2025 15:45

Heboh Jelang Tahun Baru! Polres Jepara Gagalkan Edaran Sabu Nyaris 1 Kg

Polisi Bongkar Jaringan Pemalsuan SKCK Online di Jepara, Tiga Perempuan Diamankan

31 Desember 2025 15:07

Polisi Bongkar Jaringan Pemalsuan SKCK Online di Jepara, Tiga Perempuan Diamankan

Gerakan Peduli Muria Tanam Ratusan Pohon, Pulihkan Fungsi Hutan Puncak Savana Tunggangan

21 Desember 2025 22:15

Gerakan Peduli Muria Tanam Ratusan Pohon, Pulihkan Fungsi Hutan Puncak Savana Tunggangan

Awalnya Coba-Coba, ASN Ini Malah Jadi Pengedar Narkoba di Karimunjawa

11 September 2025 14:07

Awalnya Coba-Coba, ASN Ini Malah Jadi Pengedar Narkoba di Karimunjawa

Ambyar! Konser Denny Caknan Bertajuk Warisan Rasa Sukses Guncang Alun-Alun Jepara

16 Juli 2025 06:09

Ambyar! Konser Denny Caknan Bertajuk Warisan Rasa Sukses Guncang Alun-Alun Jepara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar